Home » Teknologi » Cara Menghilangkan Iklan di HP Redmi Permanen, Ampuh & Mudah

Cara Menghilangkan Iklan di HP Redmi Permanen, Ampuh & Mudah

Beo – Iklan yang muncul tiba-tiba saat sedang asyik menggulir menu atau membuka aplikasi tentu sangat mengganggu. Bagi pengguna setia Xiaomi, khususnya seri Redmi, fenomena ini sudah menjadi rahasia umum.

Tampilan antarmuka MIUI memang kaya fitur, namun kehadiran iklan sistem sering kali menjadi keluhan utama yang mengurangi kenyamanan penggunaan.

Kabar baiknya, gangguan visual ini bukanlah harga mati yang harus diterima selamanya. Ada metode sistematis untuk membersihkan antarmuka ponsel dari promosi yang tidak diinginkan.

Membersihkan “sampah” digital ini tidak hanya membuat layar lebih lega, tetapi juga berdampak positif pada performa perangkat secara keseluruhan.

Berikut adalah pembahasan mendalam mengenai strategi dan langkah-langkah teknis membersihkan iklan di perangkat Redmi agar pengalaman digital menjadi lebih fokus dan menyenangkan.

Mengapa HP Redmi Menampilkan Banyak Iklan?

Sebelum masuk ke teknis pembersihan, penting untuk memahami akar masalahnya. Xiaomi, perusahaan induk Redmi, memiliki model bisnis yang unik dibanding kompetitor lain. Mereka menjual perangkat keras (hardware) dengan margin keuntungan yang sangat tipis, terkadang hampir setara dengan biaya produksi.

Strategi ini membuat harga HP Redmi sangat terjangkau dengan spesifikasi tinggi. Lantas, dari mana mereka mendapatkan keuntungan? Jawabannya adalah melalui layanan internet dan iklan yang disisipkan dalam sistem operasi mereka, MIUI (atau yang terbaru HyperOS).

Sistem ini dikenal dengan nama MSA atau MIUI System Ads. Ini adalah komponen sistem yang bertugas mengelola dan mendorong iklan ke berbagai aplikasi bawaan. Jadi, iklan di HP Redmi bukan virus atau malware, melainkan fitur bawaan yang memang sengaja ditanamkan oleh pabrikan sebagai bagian dari ekosistem bisnis mereka.

Manfaat Membersihkan Iklan dari Sistem

Melakukan langkah-langkah pemblokiran iklan bukan sekadar soal estetika visual. Ada manfaat teknis dan fungsional yang signifikan ketika “Cara Menghilangkan Iklan di HP Redmi” diterapkan dengan benar:

  • Peningkatan Kinerja: Iklan yang berjalan di latar belakang memakan sumber daya RAM dan CPU. Menghilangkannya berarti membebaskan sumber daya tersebut untuk aplikasi yang benar-benar digunakan.
  • Hemat Baterai: Proses memuat iklan membutuhkan daya. Tanpa iklan, konsumsi baterai menjadi lebih irit, terutama bagi pengguna aktif.
  • Penghematan Kuota Data: Iklan digital, terutama yang berbentuk video atau gambar resolusi tinggi, menyedot kuota internet tanpa disadari.
  • Privasi Lebih Terjaga: Iklan sering kali bekerja dengan melacak kebiasaan pengguna (targeted ads). Mematikan fitur ini mengurangi jumlah data pribadi yang dikumpulkan oleh sistem.
  • Antarmuka Lebih Bersih: Tampilan menu menjadi lebih rapi, profesional, dan tidak terlihat “murahan” karena penuh dengan banner promosi.

Langkah Utama: Mencabut Otoritas MSA

Jantung dari semua iklan di ekosistem Xiaomi adalah MSA (MIUI System Ads). Selama fitur ini aktif dan memiliki izin untuk berjalan, iklan akan terus bermunculan meskipun sudah dihapus satu per satu. Oleh karena itu, langkah pertama dan paling krusial adalah mencabut otoritasnya.

Proses ini membutuhkan koneksi internet yang stabil. Sistem sering kali menolak permintaan pencabutan izin pada percobaan pertama, sehingga kesabaran sangat diperlukan. Kita harus masuk ke pengaturan keamanan, mencari menu otorisasi dan pencabutan, lalu menonaktifkan tombol di samping aplikasi bernama “msa”.

Jika berhasil, ini akan memutus jalur utama distribusi iklan sistem. Namun, ini baru langkah awal. Sisa-sisa iklan yang tertanam di aplikasi bawaan masih perlu dibersihkan secara manual.

Menonaktifkan Layanan Iklan yang Dipersonalisasi

Selain MSA, Redmi juga memiliki fitur “Layanan Iklan” yang melacak perilaku penggunaan untuk menyajikan promosi yang relevan. Fitur ini tidak menghilangkan iklan, tetapi mengubah jenis iklan yang muncul.

Mematikan fitur ini sangat disarankan untuk alasan privasi. Meskipun tidak mengurangi jumlah slot iklan secara drastis, langkah ini mencegah sistem mengolah data pribadi kamu untuk keperluan komersial. Opsi ini biasanya tersembunyi di dalam menu Sandi & Keamanan bagian Privasi.

Membersihkan Iklan di Aplikasi Bawaan (Bloatware)

Salah satu tantangan terbesar menerapkan cara menghilangkan iklan di HP Redmi adalah sifatnya yang terfragmentasi. Setelah mematikan induknya (MSA), kita harus menyisir aplikasi bawaan satu per satu. Berikut adalah area-area yang sering menjadi sarang promosi:

1. File Manager

Aplikasi pengelola berkas ini adalah salah satu yang paling agresif menampilkan iklan. Biasanya muncul saat membuka aplikasi atau setelah selesai memindahkan data. Pengguna perlu masuk ke pengaturan internal aplikasi, lalu mematikan opsi “Rekomendasi” atau “Tampilkan konten rekomendasi”.

2. Mi Music dan Mi Video

Dua aplikasi hiburan ini sering kali dipenuhi konten promosi yang bercampur dengan pustaka lagu atau video pribadi. Sama seperti File Manager, opsi untuk mematikan “Layanan konten online” atau “Rekomendasi” harus dicari di dalam menu setelan masing-masing aplikasi tersebut.

3. Keamanan (Security App)

Aplikasi Security adalah pusat kontrol MIUI. Ironisnya, aplikasi yang menjaga keamanan ini justru sering menampilkan iklan “saran” setelah melakukan pemindaian (scanning). Nonaktifkan opsi “Terima rekomendasi” di dalam pengaturan aplikasi ini untuk membersihkannya.

4. Unduhan (Downloads)

Aplikasi sederhana seperti pengelola unduhan pun tidak luput dari sisipan iklan. Pastikan untuk menekan titik tiga di pojok kanan atas, masuk setelan, dan matikan opsi rekomendasi.

5. Tema (Themes)

Aplikasi Tema adalah etalase jualan Xiaomi. Iklan di sini agak sulit dihilangkan sepenuhnya karena menyatu dengan konten toko, namun mematikan rekomendasi yang dipersonalisasi di pengaturan aplikasi Tema dapat mengurangi gangguan secara signifikan.

Memblokir Iklan Melalui DNS Pribadi (Metode Ampuh)

Jika langkah manual dirasa terlalu ribet atau masih ada iklan yang lolos, penggunaan Private DNS adalah solusi “satu langkah untuk semua”. Ini adalah metode modern yang sangat efektif.

Private DNS bekerja dengan menyaring lalu lintas internet yang masuk ke HP. Dengan menggunakan penyedia DNS yang khusus memblokir iklan (seperti AdGuard), sistem akan secara otomatis menolak memuat konten yang berasal dari server iklan dikenal.

Cara ini sangat efisien karena tidak hanya memblokir iklan sistem MIUI, tetapi juga mampu menghilangkan iklan banner di dalam aplikasi pihak ketiga atau game gratisan. Pengaturan ini biasanya ada di menu Koneksi & Berbagi. Cukup masukkan hostname penyedia DNS pemblokir iklan, dan biarkan sistem bekerja.

Peringatan: Terkadang penggunaan Private DNS bisa membuat akses internet sedikit melambat atau menyebabkan beberapa aplikasi (seperti aplikasi perbankan atau marketplace tertentu) tidak bisa dibuka. Jika ini terjadi, cukup matikan fitur DNS sementara waktu.

Tantangan dan Risiko yang Perlu Diketahui

Meskipun cara menghilangkan iklan di HP Redmi cukup aman, tetap ada beberapa hal yang perlu diantisipasi oleh pengguna:

  • Pembaruan Sistem (Update MIUI/HyperOS): Sering kali, setelah melakukan pembaruan sistem operasi, pengaturan yang sudah kita ubah akan kembali ke setelan pabrik (default). Artinya, iklan bisa muncul lagi dan kita harus mengulangi proses mematikan MSA dan rekomendasi.
  • Ruang Kosong: Pada beberapa bagian antarmuka, menghilangkan iklan mungkin akan meninggalkan kotak kosong (blank space) berwarna putih atau abu-abu. Ini adalah slot iklan yang gagal dimuat. Meskipun tidak sedap dipandang, ini lebih baik daripada melihat promosi yang mengganggu.
  • Perubahan Menu: Xiaomi sering mengubah letak menu pengaturan di setiap versi MIUI. Panduan yang relevan untuk MIUI 12 mungkin sedikit berbeda letaknya di MIUI 14 atau HyperOS, sehingga pengguna harus sedikit bereksplorasi mencari istilah yang mirip.

Dampak Positif pada Kesehatan Digital

Mengambil kendali atas perangkat yang kita miliki memberikan dampak psikologis yang positif. Notifikasi yang terus-menerus dan visual yang berantakan dapat memicu cognitive overload atau kelelahan mental ringan.

Dengan antarmuka yang bersih (clean UI), fokus pengguna akan meningkat. Kita tidak lagi terdistraksi oleh tawaran game baru saat hanya ingin mengecek email, atau tergoda berita clickbait saat hendak membuka file pekerjaan.

Ini menciptakan hubungan yang lebih sehat antara pengguna dan teknologi. HP kembali menjadi alat bantu produktivitas, bukan papan reklame berjalan.

Fakta Menarik: Evolusi Strategi Xiaomi

Ada pergeseran menarik dalam strategi Xiaomi belakangan ini. Pada sistem operasi terbaru mereka dan di lini perangkat flagship (seri Xiaomi angka, bukan Redmi), jumlah iklan sudah jauh berkurang secara default.

Ini menunjukkan bahwa Xiaomi mulai mendengarkan keluhan pasar global. Namun, untuk seri Redmi dan POCO yang menyasar segmen entry-level dan mid-range, iklan masih menjadi penopang subsidi harga.

Memahami hal ini membuat kita lebih maklum, namun tetap memiliki hak penuh untuk menonaktifkannya demi kenyamanan pribadi.

Tips Tambahan Agar HP Redmi Tetap “Bersih”

Selain langkah teknis di atas, ada beberapa kebiasaan yang bisa menjaga HP tetap bebas gangguan:

  1. Hati-hati Saat Instalasi: Saat menginstal aplikasi baru, perhatikan layar instalasi. Xiaomi sering menawarkan “Aplikasi Promosi” yang tercentang secara default. Pastikan untuk menghapus centang tersebut sebelum menekan tombol instal/lanjut.
  2. Matikan Notifikasi Toko Aplikasi: GetApps (toko aplikasi alternatif Xiaomi) sangat rajin mengirim notifikasi. Blokir notifikasi dari GetApps melalui pengaturan notifikasi Android untuk ketenangan ekstra.
  3. Gunakan Launcher Pihak Ketiga: Jika tampilan MIUI dirasa terlalu penuh sesak, mengganti peluncur sistem (Launcher) dengan Nova Launcher atau Microsoft Launcher bisa menjadi solusi instan untuk mengubah tampilan beranda menjadi sangat bersih tanpa iklan.

FAQ: Pertanyaan Seputar Menghilangkan Iklan di Redmi

Apakah cara ini aman dan tidak merusak garansi?

Sangat aman. Metode yang dijelaskan hanya mengubah pengaturan yang disediakan oleh sistem. Tidak ada modifikasi root atau pembongkaran sistem ilegal, sehingga garansi perangkat tetap berlaku sepenuhnya.

Mengapa tombol pencabutan MSA tidak bisa diklik atau gagal terus?

Ini terjadi karena server Xiaomi sedang sibuk atau koneksi internet tidak stabil. MSA membutuhkan verifikasi ke server pusat untuk dinonaktifkan. Cobalah lakukan pencabutan izin ini berulang kali (bisa 3-5 kali percobaan) atau lakukan saat koneksi internet sedang kencang.

Apakah iklan akan hilang selamanya?

Secara teknis iya, namun pembaruan sistem (System Update) besar terkadang mereset preferensi ini. Jika iklan muncul kembali setelah update MIUI, kamu hanya perlu mengulangi langkah mematikan rekomendasi tersebut.

Apakah metode DNS bisa memblokir iklan YouTube?

Tidak. Iklan YouTube disisipkan langsung ke dalam aliran video (in-stream). Metode DNS hanya efektif memblokir iklan banner, pop-up di browser, dan iklan statis di aplikasi sistem.

Bisakah saya menghapus aplikasi sistem penyebab iklan?

Bisa, tapi memerlukan teknik debloating menggunakan PC/Laptop dan ADB (Android Debug Bridge). Untuk pengguna awam, cara ini berisiko menyebabkan bootloop jika salah menghapus file sistem. Mematikan rekomendasi lewat pengaturan sudah cukup efektif untuk penggunaan sehari-hari.

Kesimpulan

Menerapkan cara menghilangkan iklan di HP Redmi adalah langkah cerdas untuk memaksimalkan potensi perangkat. Meskipun Xiaomi menyisipkan iklan sebagai konsekuensi dari harga perangkat yang terjangkau, pengguna memiliki kendali penuh untuk menonaktifkannya.

Kunci keberhasilannya terletak pada ketelitian menyisir pengaturan di berbagai aplikasi bawaan dan memutus akses MSA. Dengan sedikit usaha di awal pengaturan, kamu bisa menikmati pengalaman.

Menggunakan smartphone yang jauh lebih premium, cepat, dan fokus. Jangan biarkan layar ponselmu menjadi papan iklan; ambil kendali dan nikmati antarmuka yang bersih mulai hari ini.

Apakah kamu siap membuat HP Redmi kamu lebih ngebut dan bersih? Mulailah dengan menonaktifkan MSA sekarang juga!