Home » News » Tata Cara Sholat Tasbih 4 Rakaat 2 Salam di Malam Nisfu Syaban, Lengkap dengan Niat dan Bacaan

Tata Cara Sholat Tasbih 4 Rakaat 2 Salam di Malam Nisfu Syaban, Lengkap dengan Niat dan Bacaan

Beo – Sholat Tasbih merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam karena keutamaannya sebagai sarana penghapus dosa, baik yang disengaja maupun tidak.

Pelaksanaan ibadah ini sedikit berbeda dengan sholat sunnah pada umumnya karena melibatkan pembacaan kalimat tasbih sebanyak 300 kali dalam empat rakaat.

Khusus untuk pelaksanaan pada malam hari, seperti pada malam Nisfu Syaban, para ulama menganjurkan penggunaan metode tata cara sholat tasbih 4 rakaat 2 salam. Pemisahan menjadi dua salam ini bertujuan untuk menjaga kekhusyukan dan meringankan pelaksanaan ibadah yang durasinya cenderung lebih panjang daripada sholat biasa.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini disediakan untuk tujuan informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai saran profesional. Pembaca disarankan melakukan verifikasi tambahan atau berkonsultasi dengan pihak terkait sebelum mengambil keputusan.”

Keutamaan dan Waktu Pelaksanaan Sholat Tasbih

Sebelum masuk ke teknis pelaksanaan, pemahaman mengenai esensi ibadah ini sangat penting agar hati lebih siap menerima keutamaan yang ditawarkan. Rasulullah SAW pernah mengajarkan sholat ini kepada pamannya, Abbas bin Abdul Muthalib.

Dalam hadits riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah, disebutkan bahwa sholat tasbih dapat menjadi sebab diampuninya dosa-dosa, mulai dari dosa awal hingga akhir, dosa lama maupun baru, serta dosa yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.

Meskipun dapat dilakukan kapan saja (selama bukan waktu terlarang), momen-momen mustajab seperti sepertiga malam terakhir atau malam-malam mulia seperti malam Nisfu Syaban menjadi waktu yang sangat strategis.

Pada malam Nisfu Syaban, catatan amal manusia diangkat, sehingga menutup buku catatan amal dengan sholat tobat atau sholat tasbih merupakan langkah spiritual yang sangat bijak bagi seorang Muslim.

Perbedaan Teknis: Siang vs Malam

Terdapat perbedaan mendasar dalam teknis pelaksanaan sholat tasbih berdasarkan waktu pengerjaannya menurut pendapat mayoritas ulama (Jumhur):

  1. Siang Hari: Dianjurkan 4 rakaat dengan 1 kali salam (langsung 4 rakaat sekaligus).
  2. Malam Hari: Dianjurkan 4 rakaat dengan 2 kali salam (2 rakaat salam, kemudian berdiri lagi untuk 2 rakaat salam).

Fokus pembahasan kali ini adalah format 4 rakaat 2 salam yang lebih relevan untuk pelaksanaan di malam hari.

Niat Sholat Tasbih 4 Rakaat 2 Salam

Karena pelaksanaannya dipisah menjadi dua bagian (2 rakaat + 2 rakaat), maka niat yang dilafalkan adalah niat untuk dua rakaat. Niat ini diucapkan di dalam hati bersamaan dengan Takbiratul Ihram.

Lafal Niat Sholat Tasbih (2 Rakaat):

Ushalli sunnatat tasbiihi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Setelah menyelesaikan dua rakaat pertama dan mengucapkan salam, bangkit kembali untuk mengerjakan dua rakaat berikutnya dengan niat yang sama.

Rumus Hitungan Bacaan Tasbih

Kunci dari sholat tasbih terletak pada ketepatan jumlah bacaan tasbih. Kalimat tasbih yang dibaca adalah:

Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar. (Boleh ditambahkan: Wala haula wala quwwata illa billahil aliyil adzim)

Setiap rakaat mengandung 75 kali bacaan tasbih. Dengan total 4 rakaat, maka jumlah keseluruhan menjadi 300 kali tasbih (75 x 4). Berikut adalah sebaran 75 tasbih dalam satu rakaat:

  1. 15 kali: Setelah membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek (posisi berdiri).
  2. 10 kali: Saat Ruku (setelah membaca doa ruku).
  3. 10 kali: Saat I’tidal (setelah membaca doa i’tidal).
  4. 10 kali: Saat Sujud pertama (setelah membaca doa sujud).
  5. 10 kali: Saat Duduk di antara dua sujud (setelah membaca doanya).
  6. 10 kali: Saat Sujud kedua (setelah membaca doa sujud).
  7. 10 kali: Saat Duduk Istirahat (sebelum bangkit ke rakaat berikutnya) atau sebelum salam pada rakaat terakhir.

Total: 75 Tasbih per rakaat.

Langkah Demi Langkah Tata Cara Sholat Tasbih (Format 2 Salam)

Berikut adalah urutan mendetail pelaksanaan sholat tasbih untuk dua rakaat pertama. Proses ini nantinya diulang sama persis untuk dua rakaat selanjutnya.

1. Takbiratul Ihram dan Iftitah

Dimulai dengan mengangkat tangan sambil berniat, kemudian membaca doa Iftitah seperti sholat biasa.

2. Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek

Setelah selesai membaca Surat Al-Fatihah dan surat pilihan (misalnya At-Takatsur pada rakaat pertama), bacalah tasbih sebanyak 15 kali dalam posisi masih berdiri tegak.

3. Ruku

Lakukan gerakan ruku dengan tuma’ninah. Baca doa ruku seperti biasa, kemudian lanjutkan dengan membaca tasbih 10 kali.

4. I’tidal

Bangkit dari ruku menuju posisi I’tidal. Setelah membaca Sami’allahu liman hamidah dan doa I’tidal, sambung dengan membaca tasbih 10 kali.

5. Sujud Pertama

Turun untuk sujud. Baca doa sujud standar, lalu ikuti dengan membaca tasbih 10 kali.

6. Duduk di Antara Dua Sujud

Bangkit dari sujud, duduk dengan tenang, baca doa Rabbighfirli…, lalu baca tasbih 10 kali.

7. Sujud Kedua

Lakukan sujud kedua, baca doa sujud, dan akhiri dengan membaca tasbih 10 kali.

8. Duduk Istirahat (Penting)

Ini adalah bagian yang sering terlewat. Sebelum bangkit berdiri untuk rakaat kedua, duduklah sebentar (seperti duduk di antara dua sujud atau duduk istirahat) untuk membaca tasbih 10 kali. Setelah itu, baru bertakbir dan bangkit berdiri untuk rakaat kedua.

Catatan: Jika ini adalah rakaat terakhir (rakaat kedua sebelum salam), tasbih 10 kali ini dibaca sebelum membaca Tahiyat Akhir. Namun, ada juga pendapat ulama yang meletakkan 10 tasbih ini setelah selesai membaca Tahiyat Akhir sebelum Salam. Kedua cara tersebut memiliki dasar, namun cara pertama (sebelum Tahiyat) lebih umum digunakan untuk memudahkan konsentrasi.

9. Mengulangi di Rakaat Kedua

Lakukan urutan yang sama persis pada rakaat kedua. Mulai dari Al-Fatihah + Surat + 15 Tasbih, dan seterusnya hingga sujud kedua.

10. Salam

Setelah menyelesaikan hitungan tasbih di rakaat kedua dan membaca doa Tahiyat Akhir, ucapkan salam (menoleh ke kanan dan kiri).

11. Melanjutkan 2 Rakaat Sisa

Berdiri kembali, berniat lagi, dan ulangi proses di atas untuk dua rakaat berikutnya hingga total menjadi 4 rakaat.

Rekomendasi Surat Pendek

Meskipun tidak ada ketentuan wajib mengenai surat apa yang harus dibaca, beberapa ulama menyarankan urutan surat berikut untuk mempermudah dan menyesuaikan dengan makna sholat tasbih (mengingat akhirat):

  • Rakaat Pertama: At-Takatsur
  • Rakaat Kedua: Al-‘Ashr
  • Rakaat Ketiga: Al-Kafirun
  • Rakaat Keempat: Al-Ikhlas

Pemilihan surat ini bersifat anjuran, surat lain pun tetap sah digunakan.

Doa Setelah Sholat Tasbih

Selesai melaksanakan 4 rakaat, disarankan untuk tidak beranjak terlebih dahulu. Gunakan momen hening ini untuk memanjatkan doa. Salah satu doa yang masyhur diajarkan untuk dibaca setelah sholat tasbih adalah doa yang memohon taufik, hidayah, dan keyakinan yang kuat.

Salah satu kutipan doanya:

“Allahumma inni as’aluka taufiqo ahlil huda, wa a’mala ahlil yaqin, wa munashahata ahlit taubah…”

(Ya Allah, aku memohon kepada-Mu taufiq (pertolongan) seperti orang-orang yang mendapat petunjuk, amal seperti orang-orang yang yakin, dan ketulusan seperti orang-orang yang bertaubat).

Selain doa khusus, memperbanyak istighfar sangat relevan mengingat tujuan utama sholat ini adalah pembersihan diri dari dosa.

Tips Agar Tidak Lupa Hitungan

Tantangan terbesar dalam sholat tasbih adalah menjaga konsentrasi hitungan sambil tetap khusyuk meresapi makna sholat. Berikut beberapa tips menjaga fokus:

  • Gunakan Jari Tangan: Tekan sedikit jari tangan (tanpa gerakan berlebihan yang membatalkan sholat) sebagai penanda hitungan.
  • Fokus pada Kelompok Angka: Ingatlah pola 15 (berdiri) dan 10 (gerakan lain). Jangan tertukar.
  • Jangan Tergesa-gesa: Sholat tasbih membutuhkan waktu lebih lama. Lakukan dengan tempo lambat agar hitungan tidak meleset.
  • Jika Lupa: Jika ragu apakah sudah 10 atau 9, ambillah angka yang lebih kecil (yakin) dan tambahkan kekurangannya. Jika benar-benar lupa dan sudah berpindah gerakan, kekurangan tasbih boleh diakumulasikan di gerakan berikutnya (namun diusahakan tidak terjadi).

FAQ tentang Tata Cara Sholat Tasbih 4 Rakaat 2 Salam

Q: Apakah sholat tasbih harus dilakukan secara berjamaah?

A: Sholat tasbih pada dasarnya adalah sholat sunnah yang dianjurkan dilakukan sendiri (munfarid). Namun, sebagian ulama memperbolehkan berjamaah untuk tujuan pembelajaran (ta’lim) atau motivasi, terutama pada momen-momen seperti Nisfu Syaban.

Q: Apa yang harus dilakukan jika lupa membaca tasbih pada salah satu gerakan?

A: Jika lupa membaca tasbih di satu posisi dan sudah berpindah ke posisi berikutnya (misalnya lupa saat ruku dan sudah i’tidal), jumlah tasbih yang tertinggal boleh ditambahkan pada bacaan di posisi berikutnya agar total tetap 75 per rakaat.

Q: Kapan waktu terbaik melaksanakan sholat tasbih?

A: Waktu terbaik adalah sepertiga malam terakhir. Namun, sholat ini juga sah dilakukan di waktu Dhuha atau siang hari (dengan format 4 rakaat 1 salam), dan malam hari (4 rakaat 2 salam) seperti pada malam Nisfu Syaban.

Q: Berapa kali sebaiknya sholat tasbih dilakukan seumur hidup?

A: Rasulullah SAW menganjurkan: jika mampu setiap hari, jika tidak seminggu sekali, sebulan sekali, setahun sekali, atau setidaknya sekali seumur hidup.

Q: Bolehkah membaca tasbih dalam hati saja?

A: Disunnahkan melafalkan dengan lisan secara sirr (lirih) agar lidah turut berdzikir, namun jika dibaca dalam hati sholat tetap sah.

Penutup

Melaksanakan tata cara sholat tasbih 4 rakaat 2 salam membutuhkan kesabaran dan ketenangan ekstra dibandingkan sholat sunnah lainnya. Namun, ganjaran berupa ampunan Allah SWT menjadikan ibadah ini sangat berharga untuk diperjuangkan, khususnya pada malam-malam istimewa.

Kunci dari ibadah ini bukan hanya pada ketepatan hitungan matematika tasbihnya, melainkan pada kehadiran hati (hudhurul qalb) saat memuji kebesaran Allah di setiap gerakannya. Semoga pelaksanaan ibadah ini membawa ketenangan jiwa dan kebersihan rohani bagi siapa saja yang mengamalkannya.