spot_imgspot_img

Bangun Ekonomi Kerakyatan, Bupati dan Wabup Lebong ‘Cek In’ Irigasi

LEBONG, BEO.CO.IDTidak hanya melakukan pembenahan di birokrasi pemerintahan dan tata kelola keuangan daerah termasuk perbaikan PDAM TTE, turun kelapangan dan menginvestigasi saluran irigasi persawahan dilakoni oleh Bupati Lebong, Kopli Ansori- Fahrurrozi beserta jajarannya dengan tujuan adanya peningkatan ekonomi masyarakat Lebong, Jumat (7/5).
Sektor bidang pertanian menjadi skala prioritas demi peningkatan ekonomi kerakyatan serta menjadi lokus diawal mereka menjabat sebagai pemimpin daerah. Kunjungan langsung atau lebih kenal dengan blusukan kelapangan ini memberi catatan penting, harus dilakukannya normalisasi dan perbaikan saluran irigasi serta menjalankan dana operasional (OP) sebagai dana rutin pembersihan irigasi yang selimuti rumput liar.
“Ini harus segera kita tindak lanjuti karena menyangkut hajat hidup orang banyak, kita akan upayakan di tahun anggaran 2022 mendatang,” kata bupati saat dibincangi di lokasi hulu sungai Air Piantan, seperti lansir Gobengkulu.com.
Langkah awal melakukan investigasi ini, diharapakan tidak bertentangan dengan regulasi pembangunan dan dirinya meminta pemabngunan dilakukan segera menggunakan dana desa, sebab tahun ini tidak mungkin dikerjakan yang bersumber dari APBD.
“Tapi jika tidak memungkinkan dari dana desa, berarti kita tunggu tahun depan, kita akan anggarkan di APBD tahun 2022, yang pasti permasalahan ini harus tuntas karena ini adalah sumber penghidupan bagi warga kita,” tegasnya.
Demi peningkatan ekonomi kerakyatan disektor pertanian, Rozi Antoni angkat bicara dengan kesungguhan dan niat baik dari pemimpin yang baru dilantik beberapa bulan yang lalu.
“Jika Pemkab Lebong tetap fokus dengan persoalan saluran irigasi persawahan, semoga adanya peningkatan hasil panen yang berdampak langsung kemasyarakat,” pujinya saat dimintai tanggapan oleh media ini, Sabtu (8/5).
Selain itu dia juga menuturkan, irigasi sangat erat dengan sektor pertanian dan sumber air bagi petani serta juga idealnya ini menyentuh langsung ke masyarakat. Untuk ketahui pemerintah daerah sebelumnya tidak fokus menangani pertanian terutama sumber air dan irigasi yang selama ini ditumbuhi rumput liar, bahkan ada yang mengalami kerusakan.
Jika kita bicara air di Lebong ini cukup, cuma saja kelompok pengelola saluran irigasi sebagai penjaga dan melaksanakan pembersihan secara per triwulan sekali belum ada wadahnya.
“Maka itu penjaga irigasi dan kelompok tersebut harus dibentuk, apakah dari petani atau pun kelompok tani yang siap setiap per triwulan memberi laporan dinas PUPR-HUB dan Pertanian,” paparnya diakhir.
Rombongan yang turun hadir kelapangan, Bupati dan Wabup Lebong juga didampingi Anggota Komisi II DPRD Lebong Pip Haryono, Asisten I, Plt Kadis DPUPRP Lebong beserta Bidang SDA. Kemudian Kadis Pertanian dan Perikanan bersama jajaran, BPBD Lebong, Camat Bingin Kuning dan Kades Pelabuhan Talang Leak.

Pewarta : Sbong Keme

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

0FansSuka
2,940PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts