Beo – Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, memiliki pengalaman praktis menjadi nilai tambah yang sangat krusial bagi para pencari kerja. Salah satu jalur terbaik untuk mendapatkan pengalaman tersebut sekaligus sertifikasi kompetensi.
Melalui program pemagangan yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker). Namun, satu pertanyaan yang sering muncul di benak calon peserta adalah: berapakah gaji magang Kemnaker yang sebenarnya akan diterima?
Program pemagangan ini bukan hanya sekadar latihan kerja. Ini adalah jembatan strategis yang menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Selain mendapatkan ilmu, peserta juga berhak mendapatkan hak-hak keuangan tertentu.
Meskipun istilah teknisnya sering disebut sebagai “uang saku” dan bukan gaji penuh layaknya karyawan tetap, nominal yang diberikan cukup membantu untuk operasional sehari-hari.
Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas segala hal tentang pendapatan selama mengikuti program ini, mulai dari rincian gaji magang Kemnaker, fasilitas tambahan, persyaratan, hingga cara mendaftarnya agar peluang Anda diterima semakin besar.
Apa Itu Program Pemagangan Kemnaker?
Sebelum membahas nominal rupiah, penting untuk memahami apa sebenarnya program ini. Program Pemagangan Kemnaker adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja yang lebih berpengalaman.
Program ini diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri. Tujuannya jelas: untuk menguasai keterampilan atau keahlian tertentu. Berbeda dengan kerja kontrak biasa.
Peserta magang memiliki status sebagai “peserta pelatihan”, bukan buruh/pekerja. Oleh karena itu, kompensasi yang diterima disebut sebagai uang saku, bukan upah atau gaji magang Kemnaker dalam definisi hukum ketenagakerjaan murni.
Rincian Gaji Magang Kemnaker (Uang Saku)
Berapa nominal pasti yang akan masuk ke rekening Anda? Besaran gaji magang Kemnaker atau uang saku ini sangat bervariasi tergantung pada jenis program, lokasi perusahaan (UMK/UMP), dan kebijakan anggaran (apakah didanai APBN atau mandiri oleh perusahaan). Berikut adalah estimasi dan rinciannya:
1. Uang Saku Magang Dalam Negeri (Reguler)
Untuk program pemagangan dalam negeri yang bekerja sama dengan perusahaan swasta atau BUMN di Indonesia, uang saku biasanya terdiri dari komponen biaya transpor, uang makan, dan insentif kehadiran.
- Kisaran Nominal: Rata-rata peserta menerima antara Rp1.000.000 hingga mengikuti standar UMK setempat.
- Kebijakan Umum: Banyak perusahaan memberikan uang saku sebesar 75% hingga 100% dari UMK jika peserta magang dinilai produktif, meskipun aturan dasarnya mewajibkan pemberian uang saku yang layak (biaya transpor dan makan).
2. Uang Saku Pelatihan di BLK (Balai Latihan Kerja)
Jika Anda mengikuti pelatihan berbasis kompetensi di BLK atau BBPVP (Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas) milik Kemnaker:
- Nominal: Biasanya peserta mendapatkan uang saku pengganti transpor yang berkisar antara Rp25.000 hingga Rp50.000 per hari kehadiran, yang dicairkan di akhir pelatihan atau per termin.
- Total: Untuk pelatihan durasi 1 bulan, peserta bisa membawa pulang sekitar Rp600.000 – Rp1.000.000 (tergantung kebijakan DIPA tahun berjalan).
3. Gaji Magang Kemnaker ke Jepang (IM Japan)
Ini adalah primadona program Kemnaker. Program IM Japan menawarkan gaji magang Kemnaker yang jauh lebih tinggi karena standar mata uang Yen.
- Bulan ke-1 (Masa Training): Mendapat tunjangan sekitar 80.000 Yen (± Rp8-9 juta).
- Bulan ke-2 s.d. ke-12: Sekitar 90.000 Yen/bulan (setelah potong pajak, asuransi, sewa, dll).
- Tahun ke-2 dan ke-3: Gaji meningkat menjadi sekitar 95.000 – 100.000 Yen/bulan bersih.
- Modal Usaha: Setelah pulang (kontrak 3-5 tahun selesai), peserta mendapatkan tunjangan modal usaha (Nenkin) yang bisa mencapai ratusan juta rupiah.
Catatan Penting: Nominal di atas adalah estimasi. Selalu cek perjanjian pemagangan yang Anda tandatangani untuk angka pastinya.
Fasilitas Selain Gaji Magang
Selain mendapatkan gaji magang Kemnaker berupa uang saku, peserta juga berhak atas berbagai fasilitas non-finansial yang justru bernilai lebih tinggi untuk karir jangka panjang. Berdasarkan peraturan yang berlaku, hak peserta magang meliputi:
- Jaminan Sosial (BPJS Ketenagakerjaan): Peserta wajib didaftarkan dalam program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM). Iurannya ditanggung oleh penyelenggara pemagangan (perusahaan).
- Sertifikat Kompetensi (BNSP): Di akhir program, peserta akan diuji. Jika lulus, Anda akan mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diakui secara nasional dan ASEAN.
- Perlengkapan Keselamatan (APD): Bagi yang magang di sektor industri manufaktur atau teknis, wajib mendapatkan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
- Uang Makan dan Transport: Selain uang saku pokok, beberapa perusahaan memisahkan tunjangan makan siang (katering) dan jemputan karyawan.
Syarat Pendaftaran Magang Kemnaker
Tertarik mendapatkan pengalaman dan gaji magang Kemnaker? Pastikan Anda memenuhi kualifikasi umum berikut ini. Syarat bisa sedikit berbeda tergantung perusahaan yang membuka lowongan di portal SIAPkerja.
- Usia: Minimal 17 atau 18 tahun (memiliki KTP) dan maksimal biasanya 25-30 tahun (tergantung posisi).
- Pendidikan: Minimal lulusan SMA/SMK sederajat, D3, atau S1 sesuai jurusan yang dibutuhkan.
- Kesehatan: Sehat jasmani dan rohani (biasanya dibuktikan dengan Surat Keterangan Sehat dari Dokter). TIdak buta warna untuk posisi teknis tertentu.
- Administrasi:
- KTP dan Kartu Keluarga.
- Ijazah terakhir dan transkrip nilai.
- Kartu Pencari Kerja (Kartu Kuning/AK-1).
- SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian).
- Pas foto terbaru.
- Status: Sedang tidak terikat kontrak kerja dengan perusahaan lain atau sedang tidak menempuh pendidikan formal (kuliah aktif), kecuali untuk program magang kampus merdeka yang bermitra.
Cara Daftar Magang Lewat SIAPkerja (Karirhub)
Kemnaker telah memusatkan seluruh layanan ketenagakerjaan melalui ekosistem digital SIAPkerja. Berikut langkah-langkah praktis mendaftar agar Anda bisa segera mendapatkan gaji magang Kemnaker:
- Buat Akun SIAPkerja: Kunjungi situs resmi kemnaker.go.id atau unduh aplikasi SIAPkerja. Klik “Daftar” dan isi data diri lengkap sesuai KTP.
- Lengkapi Profil (Wajib): Unggah foto profil yang profesional. Lengkapi biodata, riwayat pendidikan, pengalaman organisasi, dan skill yang Anda miliki. Profil yang lengkap meningkatkan peluang dilirik perusahaan.
- Masuk ke Menu Karirhub: Pilih layanan “Karirhub” atau cari menu “Pemagangan”.
- Cari Lowongan Magang: Gunakan fitur filter untuk mencari lowongan “Pemagangan” di lokasi atau kategori industri yang Anda inginkan.
- Lamar Program: Baca detail job desk dan fasilitas (gaji magang Kemnaker sering dicantumkan sebagai “Uang Saku”). Klik “Lamar Sekarang” jika sudah yakin.
- Ikuti Seleksi: Pantau status lamaran di dashboard. Anda mungkin akan dipanggil untuk tes tertulis atau wawancara oleh perusahaan penyelenggara.
Tips Agar Lolos Seleksi Magang Kemnaker
Persaingan untuk mendapatkan slot magang, terutama di BUMN atau perusahaan multinasional yang bermitra dengan Kemnaker, cukup ketat. Berikut tips agar Anda bisa selangkah lebih maju:
- Perbaiki CV dan Portofolio: Jangan hanya mengandalkan template standar. Tunjukkan project sekolah atau kuliah yang relevan dengan posisi magang.
- Riset Perusahaan: Saat wawancara, tunjukkan bahwa Anda memahami bisnis perusahaan tersebut. Ini menunjukkan antusiasme yang tinggi.
- Pahami Hak dan Kewajiban: Mengetahui regulasi tentang gaji magang Kemnaker dan aturan pemagangan menunjukkan bahwa Anda adalah kandidat yang cerdas dan sadar hukum.
- Sikap Proaktif: Perusahaan mencari peserta magang yang inisiatif, bukan yang pasif menunggu perintah.
Manfaat Jangka Panjang Program Pemagangan
Mengapa Anda harus mengejar program ini meskipun gaji magang Kemnaker mungkin tidak sebesar gaji karyawan tetap?
- Jembatan Menjadi Karyawan Tetap: Banyak perusahaan menggunakan program pemagangan sebagai masa probation (percobaan). Jika kinerja Anda bagus, besar kemungkinan Anda akan direkrut langsung tanpa tes ulang.
- Networking Profesional: Anda akan bertemu dengan mentor dan profesional di bidangnya. Relasi ini sangat berharga untuk karir masa depan.
- Pengakuan Kompetensi: Sertifikat yang Anda dapatkan di akhir program adalah bukti valid keahlian Anda, yang bisa digunakan untuk melamar kerja di perusahaan lain dengan posisi tawar gaji yang lebih tinggi.
Kesimpulan
Mengikuti program pemagangan adalah investasi karir yang sangat menguntungkan. Meskipun gaji magang Kemnaker lebih tepat disebut sebagai uang saku, nominal yang berkisar antara Rp1.000.000 hingga setara UMK (untuk dalam negeri) dan puluhan juta rupiah (untuk program ke Jepang) sangat layak untuk diperjuangkan.
Lebih dari sekadar materi, pengalaman, disiplin kerja, dan sertifikat kompetensi BNSP yang Anda dapatkan adalah aset yang tak ternilai. Pastikan Anda mempersiapkan dokumen persyaratan dengan lengkap dan mendaftar melalui jalur resmi di SIAPkerja.