spot_imgspot_img

Bisnis Haram “MES” Bebas Beroperasi, “Polresta Siantar Tutup Mata”

LAPORAN : SYAM HADI PURBA TAMBAK

PEMATANG SIANTAR, BEO.CO.ID – Maraknya praktek perjudian jenis togel diwilayah hukum Kota Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara kembali menjadi sorotan publik.
Sat Reskrim Polresta Siantar dinilai bak “kehilangan taring” ketika berhadapan dengan bandar togel yang diinfonya seorang oknum aparat TNI inisial “MES”. Mirisnya, judi togel ini semakin terang terangan justru ketika di bulan puasa ramadhan.
Berdasarkan wawancara awak media dari sumber yang kredibel, seorang warga jalan Merpati Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematang Siantar, Senin (03/05/2021) menyebutkan aktivitas togel “MES.”
“Disini semakin menjamur bang, pembeli sudah ngak takut ditangkap polisi, mungkin karena ada jaminan dari bandar togel “MES,” lontarnya.
Informasi yang didapat oleh awak media menyebutkan, saat ini judi togel di Kota Siantar ini dperkirakan hampir 80% dikendalikan bandar togel inisial “MES” yang berdomisil di Naga Huta. Bandar “MES” ini pemain lama, dulu aktivitas judi togelnya sempat berhenti akibat dilaporkan banyak kalangan masyarakat. Namun beberapa tahun terakhir ini kembali beroperasi.

Bandar togel “MES” ini yang memiliki omset dan jaringan yang cukup besar di Kota Siantar dan memiliki beberapa sub-agen dibeberapa kecamatan, pantauan kru media, sampai saat ini unit Jatanras Satreskrim Polresta Siantar disinyalir tak bernyali dan tutup mata ketika dihadapkan dengan anggota bandar togel ‘MES”.
Penelusuran awak media, dari hasil putaran bisnis judi togel tersebut, setiap hari diprediksi omset bandar bisa mencapai ratusan juta rupiah perputaran.

Dalam menjalankan bisnis nya bandar “MES” yang dibantu beberapa kaki tangan berinisial “K” yang merupakan kordinator wilayah Siantar Selatan, Siantar Timur dan Siantar Utara lalu ada inisial ‘Y’ sebagai kordinator di wilayah Kecamatan Siantar Barat sekitarnya.
Begitu juga dengan inisial “RS “yang biasa dipanggil pak Rony warga Simpang 2 ini bertindak sebagai sub bandar togel dan merupakan joinnya bandar “MES” wilayah omset penjualannya meliputi daerah, Simpang Dua, Tiga Balata, Simpang Pane, Simarimbun, Bahliran, Siborna, Panei Tongah, Tigarunggu dan Pematang Raya.
“RS” ini satu pintu dengan bandar togel “MES”, itu sebabnya setiap bulan “RS” wajib memberikan uang stabilitas sekitar 10-15 juta rupiah, ucap sumber kepada kru, senin 03/05/2021, yang meminta agar indentitas tidak diungkap.
Saat awak media melakukan komfirmasi dengan Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar, AKP Edi Sukamto terkait aktivitas judi togel bandar inisial “MES” melalui via pesan whatsaap Senin (03/05/2021) sekitar pukul 20 : 40 WIB sampai berita ini diterbitkan tidak juga memberikan jawaban. (*)

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

0FansSuka
2,885PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts