spot_imgspot_img

DEPAG REJANG LEBONG POTONG 13 EKOR HEWAN QURBAN, BERBAGI DENGAN MASYARAKAT DAN PERS

KOTA CURUP, Bidik07ELANGOPOSISI – H. Nopian Gustari, S.Pd.I, M.Pd.I, Kepala Kantor Kementerian Agama (KKKemenag) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, bertempat dihalaman Kantor Kemenag Jl S Sukowati Kota Curup, (22/7/2021, Kamis, melakukan kegiatan Pemotongan Hewan Qurban, tindak lanjut dari hari raya Idul Adha, 1442 Hijriyyah. Untuk berbagi rasa dengan masyarakat, Panti Asuhan, Pesantren, Para Pensiunan Kemenag, Tokoh Agama dan masyarakat Pers, 20 media Cetak, Oline dan Televisi.

Hewan Qurban yang dipotong sebanyak 12 Ekor Sapi, 1 Ekor Kambing, jadi total 13 Ekor. Dari 13 ekor hewan Qurban itu dibagi kedalam, 1. 735 Kantong plastic dan telah dibagikan pada Kamis, pada masyrakat.

Sejumlah Wartawan, menghadiri acara tersebut. Ini luar biasa, komentar sejumlah Wartawan kepada awak media ini, bukan soal besar dan kecil daging yang diperoleh, tapi rasa kebersamaan yang dalam ini harus dicontoh, artinya kalau kita mau sodakkah tidak harus menunggu kaya, yang penting Ikhlas, dan rasa berbagi bersama, ungkap sejumlah Jurnalist kepada Bidik07 ELANGOPOSISI.

Dan secara simbolis, mewakili kalangan Pers Pahrodi Riswan dari media Online. Menurut Aris, begitu akrab dipanggil, “kita bersyukur, dan salut” mendadak saja diberi tahu dan diminta untuk mengambil daging Qurban, yang disiap Kemenag Rejang Lebong, ujarnya.

Dan acara seperti ini setiap tahun dilakukan Kemenag Rejang Lebong, sesudah Hari Raya Idul Adha, katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Reformasi Indonesia, (DPD-KWRI) Provinsi Bengkulu, mengatakan “banyak pelajaran penting yang bisa kita simak secara mendalam, atas pemotongan dan pembagian hewan Qurban”

Antara lain kita belajar dan menyadari bersadakkah itu, tidak harus menunggu jadi orang kaya, yang penting Ikhlas sesuai kemampuan yang kita miliki ujarnya.

Dikatakan Bang Ayub, begitu Ia akrab dipanggil, “kita bersyukur kepada allah swt yang satu dan terima kasih pada Kemenag Rejang Lebong, telah turut memperhatikan para Jurnalist, yang bertugas dan tinggal didaerah ini,” ujarnya.

Kita belajar biasa menerima dan biasa pula memberi, selain mampu dan ikhlas berbagi rasa, sehingga terbangun silaturrohmi, dan saling bantu satu dengan lainnya.

Apa lagi dalam menghadapi masalah Pandemi, yang “merasahkan ini, kita harus bersabar-dan bersabar membangun kesadaran bersama, menjaga Kesehatan kita dulu dan melaksanakan 5 M, tolong menolong dimulai dalam keluarga sendiri, tetangga, lingkungan, dan kita berdo’a agar Virus Corona Covid19 ini cepat berlalu.

Jadi, lanjut Bang Ayub, setiap kesulitan atau ujian akan ada jalan keluarnya. Berdo,a, bekerja dan berusaha harus dilakukan. Guru saya mengatakan Ikhtiar berusaha) secara ikhlas dan bersih, niscaya akan dapat rezeki. Bang Ayub menghimbau kepada seluruh anggota DPD-KWRI Prov. Bengkulu, agar selalu membangun hubungan baiuk dengan pihak manapun, namun dalam menjalankan tugas Jurnalist, harus menerapkan Independentsi/ profesionalitas, kata putra asal Kerinci mengakhiri. (***)

Laporan :  Tim Beo dan Gegeronline.co.id

Editor :   Eluban Rna Intan

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

0FansSuka
2,952PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts