29.3 C
Jakarta
Sabtu, April 17, 2021
spot_img

Latest Posts

Jembatan Gantung Selebar Jaya Berselimut Bambu, “Bupati & Ketua Dewan Harus Dengar”

LEBONG, BEO.CO.ID – Jembatan gantung Desa Selebar Jaya, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu kondisinya cukup memprihatinkan dan menjadi keluhan masyarakat setempat saat melintasi jalan tersebut, pasalnya tidak tersentuh dalam peningkatan pembangunan setelah pertama dibangun hingga saat ini.
Dari data terhimpun oleh media ini, bangunan jembatan gantung yang telah berusia hampir 17 tahun ini, dibangun melalui program Bengkulu Regional Development Project (BRDP) ditahun 2004 yang lalu. Jembatan gantung tersebut sebelumnya masuk wilayah Desa Talang Bunut saat pemekaran desa masuk wilayah Selebar Jaya.
Kondisi semakin parah jembatan gantung masih hiasi lantai kayu lapuk dan besi yang sudah karat termakan usia. Ironisnya, jembatan gantung ini tidak mendapatkan tempat sebagai jaringan aspirasi melalui reses dewan, kendati melahirkan tiga dewan, yaitu Rama Candra dari Gerindra, Gunadi Mursalin dari PBB dan Pipit Irianto dari Partai Perindo.
Diterangkan Nedi Aryanto Jalal mengatakan kepada media ini disela-sela masyarakat sedang bergotong royong menjelang panen raya, ia menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini dari program BRDP ditahun 2004 yang lalu hingga saat ini tidak ada peningkatan pembangunan dari pembangunan tersebut. Baik pihak desa Selebar Jaya mau pemerintah Kabupaten Lebong setelah dibangun pertama sampai saat ini.
“Kita meminta kepada bupati Lebong, Kopli Ansori dan Ketua dewan Carles Rosen membangun peningkatan jembatan gantung Selebar Jaya yang merupakan satu-satunya akses jalan masyarakat saat membawah gabah padi menjelang panen,” terang pria yang akrab panggil Yanto Jalal, Sabtu siang (3/4/21).
Selain itu lebih jauh dia mengatakan, akan menemui kaka adik yang merupakan pemimpin dibumi Swarang Patang Stumang dengan harapan agar terwujud pembangunan jembatan gantung Desa Selebar yang hampir seumur Kabupaten Lebong berdiri, membangun komunikasi dalam penyampaian inspirasi masyarakat.
Perlu ingat program BRDP adalah salah satu program untuk mengentaskan kemiskinan arti ini adalah jalur ekonomi masyarakat yang perlu tingkatkan. Dan fungsional pendamping desa juga tidak berjalan secara optimal serta tidak menjadi tampungan reses dewan.
“Pembangunan untuk pentingan kalayak ramai telah amanat konstitusional yang harus dijalankan oleh pemerintah, sebalik peningkatan jembatan gantung Selebar Jaya,” ungkap secara tegas.
Hal senada juga disampaikan warga setempat meminta kepada pemerintah untuk membangun jembatan tersebut, sejak dibangun diawal tidak bentuk peningkatan pembangunan jembatan, mungkin dengan pemerintah sekarang bisa terwujud.
“Kita minta pemerintah pak Kopli bisa membangun jembatan kami, biar ada perubahan dari yang sekarang untuk kedepan, kalau seperti terus ia gawat. Setiap rusak kami selalu memperbaiki jembatan ini dengan secara swadaya uang pribadi dan sumbangan bahan, ada sumbang kayu, paku, bambu dan tenaga,” harapnya menyampaikan kepada media ini minta nama tidak ditulis.
Terpantau dilapangan tidak terlihat kepala Desa Selebar Jaya membantu gotong royong, terlihat kepala desa tetangga yang hadir serta ikut membantu jalannya perbaikan jembatan gantung desa Selebar Jaya pas diperbatasan desa antara desa Talang Bunut.

Pewarta : Sbong Keme

Latest Posts

Don't Miss