27.2 C
Jakarta
Senin, Mei 10, 2021
spot_img

Latest Posts

Ketua Poktan Selebar Jaya-Lebong Tolak Pengembalian Kendaraan KPDT ?

LEBONG, BEO.CO.ID – Ketua kelompok tani (Poktan), desa Selebar Jaya (SJ), Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Nedi Aryanto Jalal secara tegas menolak pengembalian kendaraan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi KPDT-TA 2014 yang telah diserahkan sebelumnya.
Bahkan telah melayangkan surat terbuka dimedia sosial facebook, 9 April 2021 serta akan menyusul surat resmi yang sesuai tertulis media sosial dan telah diupload di beranda status facebooknya.
Menurut Nedi Aryanto Jalal, bahwa kendaraan KPDT tersebut bukan kendaraan dinas, melainkan kendaraan bantuan dari Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal tahun 2014. Diperuntukan untuk desa tertinggal dan dioperasikan oleh ormas desa penerima bantuan.
“Untuk desa pemenerima bantuan, desa Selebar Jaya Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, dioperasikan atau digunakan oleh kelompok tani Selebar Jaya, yang jelas ini bukan kendaraan dinas,” tegas Nedi Aryanto Jalal, (10/4/21).
Lebih jauh Nedi menerangkan, hanya saja, kendaraan bantuan ini di Kabupaten Lebong, diplat merahkan sementara didaerah lain, contoh Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) dan Kepahiang diplat kuningkan.
Kita akan surati Bupati sampai tembusannya ke Presiden Joko Widodo, insyallah kita akan kirim surat resmi tersebut hari Senin besok. Dan setiap tahunnya kendaraan ini ditarik oleh DPUPR-Hub Lebong dengan dalil penertiban.
“Menurut pantauan kami tidak menutup kemungkinan akan berpindah tempat/desa,” tambahnya sembari menerangkan kondisi kendaraan KPDT Tambang Sawah, Pinang Belapis pada saat ditarik kendaraan ini lengkap sparepark (peralatan).

Berikut bunyi surat terbukanya :

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

SURAT TERBUKA

Kepada Yth,

  1. Kadis DPUPR- Hub Lebong
  2. Bupati Lebong
  3. Kapolres Lebong
  4. Kajari Lebong
  5. Ketua DPRD Lebong

DI TUBEI

Menyikapi Surat Kadis DPUPR-Hub Lebong (Fhoto copy surat terlampir). No 032/195/DPUPR- Hub Lebong. Prihal Penertiban Kendaraan Dinas /Operasional.
Dengan ini saya sampaikan kepada pihak bapak, bahwasanya kendaraan yang kami gunakan adalah :
  1. Kendaraan roda empat (Hibah Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi KPDT-TA 2014) yang diperuntukan penggunaannya adalah Ormas bukan kendaraan dinas.
  2. Kendaraan BD 9080 HY kendaraan pasca bantuan KPDT digunakan oleh Kelompok Tani “Selebar Jaya” desa Selebar Jaya, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, Propinsi Bengkulu, yang diserahkan melalui Bupati priode 2015-2020 (Rosjonsyah).
  3. Mohon penjelasan “mengapa hanya mobil BD 9080 HY ini yang harus di tertibkan.
  4. Bersama ini pula kami sampaikan telah terjadi pembiaran terhadap kendaraan bantuan KPDT ini. Posisi kendaraan di desa Garut (fhoto terlampir).
Mohon kepada Kadis DPUR-Hub Lebong untuk menertibkannya. Demi Kebenaran kami menolak surat ini (Red) dan atas nama Ketua Kelompok Tani, Selebar Jaya, Desa Selebar Jaya, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, Propinsi Bengkulu.
Kami akan menyurati pihak yang berkompeten terkait soal ini. Demikian surat terbuka ini kami buat dengan penuh rasa tanggung Jawab, surat resmi menyusul.

Selebar Jaya 9 April 2021

Kelompok Tani Selebar Jaya.

Ketua Nedi Aryanto Jalal

Ditembuskan kepada :

  1. Presiden RI ( Joko Widodo )
  2. Menteri Pembangunan Desa Tertinggal RI
  3. Kajagung
  4. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
  5. Kapolri
  6. Ketua DPR – RI Di Jakarta
  7. Gubernur Bengkulu
  8. Ketua DPRD Propinsi Bengkulu
  9. Kajati Bengkulu
  10. Polda Bengkulu
  11. Pers Daerah
  12. Arsip
Sampai berita ini diturunkan belum terkonfirmasi kepihak BKD Kabupaten Lebong melalui Kabid Aset, dalam penertiban kendaraan bantuan KPDT.

Pewarta : Sbong Keme

Latest Posts

Don't Miss