28.8 C
Jakarta
Senin, April 12, 2021
spot_img

Latest Posts

Indikasi Penyimpangan BOS, LSM Advokasi Akan Dilaporkan Kepsek SD N No 096140

SIMALUNGUN, BEO.CO.ID – Kepala Sekolah SD Negeri No 096140 Parhundalian Kecamatan Hatonduhon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, berinisial BRJ diduga memainkan dana BOS yang seyogyanya diperuntukkan siswa-siswi sekolah tersebut.

Menurut data yang diperoleh awak media ini (1/3) sumber dana BOS tahun 2020 triwulan 1 dan 2 ada indikasi sarat KKN diduga tak bisa dipertanggung jawabkan kemana kegunaannya. Dana BOS Extrakuler Rp 3 Juta Administrasi kegiatan sekolah Rp 12 juta, langganan daya dan jasa Rp 3.197.760,- dan pemeliharaan sarana dan prasarana Rp. 17.875.000.

Menurut sumber dari sekolah tersebut yang tak mau ditulis namanya menjelaskan, “Kepsek SD 096140 kurang harmonis dengan sesama guru dan tidak terbuka dengan kami,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi kepada Kepsek SD 096140 BRJ 1 Maret 2021 disekolah tidak berada dikantornya, hingga belum bisa dimuat hak jawabnya sampai berita ini diturutkan.

Ketua Umum DPP LSM Advokasi Anggaran Daniel Purba, SH ketika di minta tanggapan tentang kasus SD N No 096140 yang diduga tidak bisa menunjukkan pertanggung jawabannya, kemana kegunaan anggaran dana BOS.
Menjelaskan kepada awak media ini, LSM Advokasi Anggaran akan mengumpulkan data dari berbagai pihak sebagai bahan pelaporan dan pengaduan indikasi KKN dari BOS SD N No 096140.

“Jika benar tak bisa ditunjukkan bukti kemana anggaran itu dimanfaatkan berarti telah dapat diajukan pengaduan ke Kejari Simalungun dan ke Polres Simalungun, diduga dianggap penggelapan dana Bos,” ujar Daniel Purba akan melapor kepihak hukum.


(Laporan SYAM Hadi Purba Tambak)

Latest Posts

Don't Miss