spot_imgspot_img

N. Aryanto Jalal : Pengunduran dr. Ari Terindikasi Janggal, Audit Anggaran RSUD Lebong

LEBONG, BEO.CO.ID – Surat pengunduran diri direktur RSUD Lebong, dr. Ari Afriawan telah melayangkan surat pengunduran diri tidak hanya direstui oleh Bup[ati Kopli Ansori untuk tindak lanjuti. Muncul tanggap dari Forum Komunikasi Lintas Pembangunan Lebong (FKLPL) dan P- FAMAL mendesak Bupati Lebong untuk mengaudit anggaran selama dr. Ari Afriawan menjabat sebagai direktur RSUD Lebong.
Nedi Aryanto Jalal secara tegas disampaikan, silakan mundur bagi pejabat yang tidak mendukung program bupati Lebong dan tidak hanya dr. Ari Afriawan yang diduga tersinggung atas teguran bupati beberapa waktu lalu dihadapan kalayak ramai. Perlu ingat yang dilakukan bupati dihadapan bawahannya demi perbaikan pelayanan RSUD Lebong yang selama ini dinilai kurang baik, dalam menjalani masyarakat Lebong.
“Menurut saya wajar (Nedi Aryanto Jalal-Red), karena pemimpin sebelumnya jarang melakukan hal tersebut. Ini tujuannya tidak lain peningkatan pelayanan masyarakat dan RSUD yang sampai hari ini tidak naik kelas,” tegas Aryanto Jalal di Sekretariat P- FAMAL (18/6/21), kemarin.
Selain itu Ketua FKLPL meminta kepada auditor Pemkab Lebong untuk mengaudit anggaran RSUD Lebong selama dijabat oleh dr. Ari Afriawan yang terindikasi janggal, hal ini harus dibuka didepan masyarakat Lebong demi tercapai keterbukaan informasi publik (KIP) yang bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepostisme (KKN).
“Kita sangat memahami upaya bupati Lebong dalam pembenahan birokrasi pemerintahan, pengelolaan keuangan dan pelayanan publik, untuk itu wajib diperlakukan audit anggaran di RSUD Lebong, setelah itu silakan mundur,” lugas aktivitis senior Lebong kepada wartawan ini.
Hal senada juga diungkapkan oleh Baktiar Ormas P- FAMAL yang enggan lewati momentum tersebut, terkait persoalan pengunduran dr. Ari Afriawan di markas besarnya mengatakan, tidak bisa bekerja dan mendukung program bupati silakan minggir. Bupati Lebong saat ini lagi fokus melakukan pembenahan besar-besaran baik pelayanan publik, program kegiatan yang pro rakyat hingga sampai berkoordinasi ke Kementerian.
“Tidak mendukung program Bupati minggir, termasuk tim yang tidak mampu silakan juga minggir bukan hanya sekedar mencari cupak saja. Ini persoalan kemajuan Lebong bukan kelompok atau pun golongan, niat ini harus dimengerti oleh oknum-oknum tertentu yang hanya mengambil keuntungan sesaat,” tutur Baktiar mengakhiri statementnya.
Media ini belum berhasil mengkonfirmasi dan klarifikasi kepada dr. Ari Afriawan sampai berita ini diturunkan.
Pewarta : Sbong Keme

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

0FansSuka
2,995PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts