spot_imgspot_img

“Nonton” Danau Tes Lebong Berubah Warna ?

LEBONG, BEO.CO.ID – Danau Tes merupakan destinasi wisata terbaik yang dimiliki Bumi Rafflesia, Provinsi Bengkulu, berlokasi di Bumi Swarang Patang Stumang, lebih tepatnya memanjang dari desa Kota Donok sampai kelurahan Tes, Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong, diduga tercemar.
terlihat tumpukkan sampah dipinggir danau Tes. DOK BEO.CO.ID
Terlihat perbedaan warna air danau Tes sebelum mengalami dugaan tercemar (Keruh). DOK, BEO.CO.ID
Belakangan ini ada perbedaan pemandangan yang berubah, kondisi warna air danau Tes secara signifikan dari tidak biasa menjadi warna kecoklatan (keruh), fenomena alam ini dapat dilihat dengan mata telanjang, “bak kolam susu coklat.”
Perubahan warna air terpantau oleh awak media ini, Minggu 21 Maret 2021 beberapa hari yang lalu. Dugaan yang menguat perubahan warna air salah satunya faktor aktivitas galian C yang berada diatas danau Tes dipanjang pinggiran sungai Ketahun. Mulai Rimbo Pengadang hingga ke Talang Ratu mengalir ke danau Tes. Bahkan terlihat juga tumpukan sampah kayu mati yang berserakan dipermukaan air yang telah bertepi pinggir danau.
Dikatakan salah satu pengunjung yang mendatangi objek wisata danau Tes saat diminta komentarnya, terkait perubahan warna air danau Tes yang diduga tercemar.
“Tempat wisata ini cukup berlegenda bagi masyarakat Lebong dan memiliki peradaban panjang serta cerita mitos ular kepala tujuh. Tapi sangat disayangkan danau Tes diduga tercemar, seharusnya ini perlu dijaga dan dilestarikan eksosistemnya,” jelasnya yang enggan namanya ditulis oleh media ini, (21/3/21).
Danau Tes juga merupakan wisata potensi wisata budi daya perikanan air tawar yang bisa dikembangkan, selain memiliki panorama alam yang indah dan ikut serta pengembangan usaha kecil menengah (UKM) yang berjejer dipinggir danau yang perlu di tata ulang.
“Tentu harapan kita ada perhatian dari pemerintah daerah, terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebong, untuk mencari penyebab dan akibat air danau berubah menjadi keruh,” tambahnya berharap.
Hal senada juga disampaikan pengunjung lain, Indra (33) mengatakan, bahwa dari informasi yang diketahui perubahan warna air danau Tes, patut diduga aktivitas galian C yang sedang beroperasi yang mengalir ke sungai Ketahun menuju ke danau Tes.
“Kita melihat air danau menjadi keruh kecoklatan, hal ini perlu adanya pengujian terhadap kualitas air, tercemar ringan atau berat pihak DLH dan duga-duga lain yang membuat perubahan air,” tegasnya, (21/3/21).
Lanjut dia menerangkan, mengedepankan asas praduga tak bersalah, bukan untuk memvonis tercemarnya danau Tes diakibat aktivitas galian C yang hanya mengeruk kepentingan pribadi dan kelompok, perlu ada ketegasan pihak pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan aparat penegak hukum (APH), jika bertentangan dengan aturan.
“Disini perlu adanya ketegasan DLH mengambil sampel air danau Tes beserta aparat penegak hukum untuk tidak membiarkan dugaan pencemaran berlangsung, atas perubahan warna air danau Tes,” tutupnya. Sampai berita ini dipublis, belum terkonfirmasi kepada pihak terkait sampai berita ini diturukan.

Pewarta : Sbong Keme

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

0FansSuka
2,940PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts