spot_imgspot_img

Pasar Rakyat Pelabuhan Talang Leak ‘Sudah Menahan Tersangka, Sekarang Jadi Sarang Hantu’

LEBONG, BEO.CO.ID – Miris Pasar Rakyat Pelabuhan Talang Leak, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu yang telah menelan dana Rp. 5,4 miliyar yang bersumber dari APBN TA 2018 sampai ini saat belum dikelola dan dimanfaatkan oleh pegadang secara optimal.
Dari pantauan media dilokasi, rabu (14/6/2021) terlihat kondisi pasar rakyat pelabuhan Talang Leak beberapa titik plafon lepas, pintu kios mini mengalami rusak dan jendela pentilasi kaca mengalami pecah. Didalam ruangan pasar pasangan pipa air (ledeng) yang rusak atau lepas dari sambungannya.
Diposisi atas atap tempat lobang udara juga mengalami kerusakan begitu kontruksi kuda – kuda baja ringan yang lepas dari posisinya dan terlihat pasar tidak kelola dengan baik, telihat juga masih adanya kabel yang menjuntai kelantai tanpa ada pengamanan dan lantai keramik tempat berjualan mengalami pecah.
Plt Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop-UKM) Kabupaten Lebong,  Aris Munandar melalui Kabid Koperasi dan Perdagangan, Azhar mengatakan bahwa pasar tersebut telah serahkan ke pihak pemerintah desa Pelabuhan Talang Leak untuk dikelola, tinggal masalah listrik dan WC.
“Pasar itu sudah diserah oleh Kades Pelabuhan Talang Leak, informasi kendalanya listrik dan WC,” terang Azhar saat dijumpai ruang kerjanya, (14/4/21).
Dia mengakui, sudah membangun komunikasi bersama pedagang termasuk pegadang yang berjualan dijalan untuk pindah ke gedung pasar Pelabuhan Talang Leak dan dia juga kembali akan melakukan komunikasi kembali kepada pegadang dan pihak kepala desa.
“Kedepan kita akan komunikasi kembali kepada pegadang dan lintas Forkompimcam serta desa, begitu saya memberi waktu kepada Kades Pelabuhan Talang Leak untuk tuntas pengelolaan sesudah lebaran, jika tidak akan beri kesempatan pihak lain untuk dikelola,” tutupnya diakhir.
Dikatakan oleh Aan Ade Do akrab dipanggil Aan Sapuan mengatakan, sangat disayangkan pembangunan gedung pasar rakyat belum manfaatkan, sebagai fasilitas masyarakat untuk berdagang, khusus untuk para tersangkanya sudah ditahan.
“Ini kan program Revitalisasi Pasar Rakyat Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Program ini merupakan salah satu dari tiga mandat Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdagangan kalau seperti ini miris lihat,” ucapnya yang juga langsung melihat kondisi ril dilapangan.
Ia menambahkan, ini menambah daftar panjang gedung aset pemkab Lebong tak terurus dan tidak dikelola dengan baik. Serius dan harapan besar dengan pemerintah terkini untuk menyelamatkan aset pasar Pelabuhan Talang Leak sebagai sektor penguat ekonomi kerakyatan untuk dikelola sebagaimana tujuan akhir dari pembangunan.
“Jangan-jangan dijadikan tempat orang mesum bang dan kita ini hanya bisa membangun tapi tidak bisa meliharan dan pengelola. Pasar ini sudah menahan tersangka sekarang jadi sarang hantu,” lontarnya menduga dan mengkhawatirkan kondisi fisik semakin hari cukup memperihatinkan.
Saat dijumpai kediaman Kades Pelabuhan Talang Leak, disampaikan salah satu orang dalam, “bapak lagi tidur, rasa tidak bisa diganggu,” sampai berita ini diturukan belum ada hak jawab Kades Pelabuhan Talang Leak dalam pengelolahan pasar.

Pewarta : Sbong Keme

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

0FansSuka
2,885PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts