spot_imgspot_img

Sekdis Dikabarkan “Berang,” Meja & Kursi Kadis Dikbud Dibawa Pulang

LEBONG, BEO.CO.ID – Sekretaris dinas (Sekdis) sekaligus pelaksana tugas (Plt) kepala dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Elvian Komar S.Ag dikabarkan berang, lantaran kursi dan meja diruang kepala dibawa pulang oleh mantan Kadis Dikbud H. Guntur S. Sos. ME.

“Iya kemarin (Senin – red) pak Sekdis sempat berang setelah tau kursi dan meja Kadis yang lama sudah tidak ada lagi dikantor,” ujar sumber yang menolak namanya disebutkan, (11/10).

Menurut keterangan sumber, meja dan kursi Kadis yang lama adalah aset yang dibeli dari uang pribadi. Sehingga sehari setelah dimutasi sebagai pelaksana dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) meja dan kursi tersebut langsung dibawa pulang oleh mantan kadis.

“Sewaktu kami pindah kantor ke jalan dua jalur ini, aset sudah banyak yang tidak ada lagi dan banyak juga yang sudah hancur.  Kemudian pak Kadis ( kini mantan – red ) berinisiatif untuk memenuhi sejumlah kelengkapan kantor dengan uang pribadinya,” terang sumber.

Diakui sumber, sejak pindah kantor Dikbud memang belum mengajukan pengadaan/pembelian meubelair melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), apalagi dengan kondisi keuangan daerah dimasa pandemi ini.

“Kalau pengadaan baru setahu saya memang belum ada, jadi sementara ini kami gunakan meja dan kursi yang ada saja dulu hingga menunggu pengadaan baru jika memang nanti hal itu diperlukan,” ucap sumber.

Sementara itu mantan Kadis Dikbud H. Guntur S. Sos ME dikonfirmasi membenarkan kalau meja dan kursi kerja Kadis yang dia gunakan selama ini telah di bawa pulang, apalagi barang – barang tersebut dibeli dengan menggunakan uang pribadinya.

“Saya juga dengar ada 2 mantan bawahan saya yang diminta keterangan oleh Sekdis, lalu kabarnya mereka juga disuruh bersumpah untuk membuktikan status kepemilikan barang – barang yang saya bawa pulang itu apakah benar milik saya atau bukan,”  ungkap Guntur.

Bahkan menurut Guntur, rehab ruang kepala tersebut juga menggunakan uang pribadinya. Mulai dari penggantian kaca jendela, pemasangan walpaper dinding dan sejumlah item lainnya karena saat itu kondisi kantor Dikbud hancur berantakan akibat tidak difungsikan.

“Waktu itu kantor tidak ditunggu karena tidak ada yang berani, mungkin anda juga taulah kondisi sebenarnya seperti apa. Tapi akhirnya saya tetap memutuskan pindah ke kantor yang saat ini dan sejumlah kerusakan saya perbaiki dengan uang pribadi saya,” kata dia.

Sementara itu Sekdis Dikbud Elvian Komar beberapa kali berusaha ditemui media ini untuk dimintai keterangannya sedang tidak berada dikantor karena menghadiri sejumlah kegiatan.

“Bapak sedang tidak ada, barusan keluar untuk menghadiri kegiatan di gedung pemda “, ujar salah satu staf THLT dikantor dikbud. ( Zee )

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

0FansSuka
2,995PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts