Home » Game » Team Liquid Indonesia Puncaki Klasemen MPL Indonesia Season 17 Week 2, Dominasi Tak Terbendung!

Team Liquid Indonesia Puncaki Klasemen MPL Indonesia Season 17 Week 2, Dominasi Tak Terbendung!

Beo – Gelaran Mobile Legends: Bang-Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 17 kembali menghadirkan kejutan besar di awal musim. Pasca berakhirnya rangkaian pertandingan pekan kedua pada Minggu, 5 April 2026, Team Liquid Indonesia puncaki klasemen MPL Indonesia Season 17 dengan rekor kemenangan sempurna.

Skuad berjuluk “Kuda Biru” ini sukses mencetak empat kemenangan beruntun (win streak) tanpa satu pun kekalahan match, menggeser dominasi ONIC Esports yang sebelumnya menempel ketat di papan atas.

Kemenangan telak 2-0 atas tim raksasa RRQ Hoshi pada hari penutup pekan kedua menjadi pembuktian nyata bahwa kombinasi pemain veteran dan rookie dalam roster TLID musim ini siap menargetkan takhta juara.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini disediakan untuk tujuan informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai saran profesional. Pembaca disarankan melakukan verifikasi tambahan atau berkonsultasi dengan pihak terkait sebelum mengambil keputusan.”

Peta Kekuatan Klasemen Sementara MPL ID Season 17 Week 2

Berakhirnya pekan kedua memberikan gambaran jelas mengenai peta kekuatan masing-masing tim. Persaingan di papan atas terbilang sangat ketat, dengan hanya selisih selisih net game win yang menentukan posisi puncak. Berikut adalah rincian klasemen sementara yang menunjukkan bagaimana Team Liquid Indonesia (TLID) berhasil merajai puncak klasemen:

PosisiTim EsportsMatch W-LNet Game WinGame W-LPoin
1Team Liquid ID (TLID)4 – 0+68 – 26
2ONIC Esports3 – 0+66 – 06
3Dewa United Esports2 – 1+35 – 23
4Alter Ego (AE)2 – 2-15 – 6-1
5Bigetron by Vitality (BTR)2 – 2-24 – 6-2
6EVOS1 – 3-24 – 6-2
7Geek Fam ID1 – 2-22 – 4-2
8NAVI1 – 3-24 – 6-2
9RRQ Hoshi0 – 3-60 – 6-6

Berdasarkan tabel di atas, terlihat jelas bahwa TLID dan ONIC Esports menjadi dua tim yang belum pernah merasakan kekalahan match.

Namun, TLID berhak duduk di posisi pertama berkat jumlah pertandingan yang lebih banyak diselesaikan (empat laga) dibandingkan ONIC (tiga laga). Poin agregat kemenangan game (8-2) menunjukkan tingginya tingkat konsistensi permainan makro maupun mikro dari para punggawa TLID di Land of Dawn.

Perjalanan Sempurna Team Liquid ID Menuju Puncak

Keberhasilan Team Liquid Indonesia merebut takhta klasemen bukanlah hasil instan. Perjalanan mereka sejak hari pertama turnamen dibuka pada 28 Maret 2026 menunjukkan grafik performa yang terus meningkat.

Sapu Bersih Kemenangan di Pekan Pertama

Musim ini diawali dengan ujian berat melawan tim pendatang baru asal regional CIS yang kini berekspansi ke Indonesia, yakni NAVI. Pertandingan pembuka tersebut berjalan alot hingga memaksa TLID bermain tiga game penuh sebelum akhirnya menang dengan skor 2-1.

Momentum kemenangan ini langsung dilanjutkan pada hari berikutnya saat berhadapan dengan rival klasik, EVOS. Lewat strategi draft pick yang cerdas dan eksekusi pertarungan tim (team fight) yang rapi, TLID sukses menggilas sang Harimau Putih dengan skor telak 2-0 tanpa balas.

Penaklukan Dewa United dan Pembantaian RRQ Hoshi di Pekan Kedua

Ujian sesungguhnya datang pada pekan kedua. Dewa United Esports, yang tampil mengejutkan di awal musim, menjadi penantang pertama pada Sabtu, 4 April 2026. Meski sempat kecolongan satu game, ketenangan mental para pemain TLID membawa mereka meraih kemenangan 2-1.

Puncak pembuktian terjadi pada hari Minggu, 5 April 2026, ketika mereka berhadapan dengan RRQ Hoshi. RRQ yang tampil dengan formasi SuperDann, SuperKenn, Rinz, Idok, dan Kuroky berusaha bangkit dari keterpurukan.

Namun, gaya permainan agresif tanpa henti dari TLID tidak memberi ruang bernapas bagi skuad “Raja dari Segala Raja”. Kemenangan bersih 2-0 berhasil diamankan, sekaligus mengunci posisi puncak klasemen menutup pekan kedua.

Rahasia Dominasi TLID: Analisis Kekuatan Roster Musim 17

Banyak pengamat esports menilai bahwa performa memukau Team Liquid Indonesia musim ini tidak lepas dari sinergi sempurna antara barisan rookie berbakat dan pemain veteran berpengalaman. Gaya permainan yang fearless (tanpa rasa takut) menjadi identitas utama mereka saat menekan area pertahanan lawan.

Transformasi Sang Jungler: “Buang Sial” Lewat Nama Baru

Satu sorotan terbesar tertuju pada posisi Jungler yang diisi oleh Yonathan Chin. Jika pada musim-musim sebelumnya publik mengenalnya dengan in-game name “Jo”, musim ini ia bertransformasi menggunakan nama “Kevinn”.

Perubahan identitas ini terbukti membawa dampak psikologis yang positif. Menurut berbagai wawancara pasca-pertandingan, pergantian nama tersebut dianggap sebagai langkah “buang sial” guna melupakan masa-masa kelam kekalahan beruntun di masa lalu.

Dari segi statistik, Kevinn mencatatkan angka yang fantastis selama 10 game pertama. Ia menorehkan total 26 kill, 75 assist, dan tingkat partisipasi kill (Kill Participation) mencapai 70%, dengan rata-rata KDA 4.39. Kemampuannya mengamankan objektif netral seperti Turtle dan Lord menjadi motor utama dominasi TLID di fase early hingga mid-game.

Sinergi Mematikan Midlaner dan Roamer

Penguasaan peta (map control) mutlak dikendalikan berkat rotasi mematikan dari Drichel (Midlane) dan Lyoni (Roamer). Drichel mencatatkan statistik yang luar biasa mengerikan bagi seorang Midlaner, yakni rata-rata KDA 8.14 (tertinggi di tim) dengan 36 kill dan 78 assist.

Distribusi damage dari hero-hero Mage yang dikendalikan Drichel selalu on-point, sementara inisiasi pembuka serangan (set-up) yang dilakukan Lyoni di lini depan memberikan kenyamanan bagi rekan setimnya untuk mengeksekusi lawan.

Daya Gedor Sisi Lane: Aran dan Kyouu

Di sisi Exp Lane, Aran terus menjadi tembok pertahanan sekaligus pendobrak formasi musuh. Dengan 33 kill sepanjang pekan pertama dan kedua, Aran membuktikan kapasitasnya sebagai zoner terbaik saat kontes Turtle atau Lord.

Sementara itu, di Gold Lane, Kyouu menjadi mesin penuai damage pada late game dengan catatan 33 kill dan KDA 5.22. Akurasi posisi ( positioning ) yang baik membuat Kyouu jarang ter- pick-off oleh Assassin musuh, memastikan suplai damage fisik tetap optimal sepanjang pertempuran.

Peta Persaingan ke Depan: Ancaman ONIC dan Keterpurukan RRQ

Meski Team Liquid Indonesia puncaki klasemen MPL Indonesia Season 17 saat ini, jalan menuju gelar juara masih panjang. Reguler season akan terus berlangsung hingga akhir Mei 2026.

ONIC Esports yang bertengger di posisi kedua dengan rekor sempurna 6 kemenangan game tanpa kalah (6-0) siap menjadi ancaman terbesar. Pertemuan antara TLID dan ONIC diprediksi akan menjadi laga penentu siapa penguasa sejati klasemen paruh musim nanti.

Di sisi lain, kondisi kontras dialami oleh raksasa esports RRQ Hoshi yang harus rela terjerembab di dasar klasemen (peringkat ke-9). Tiga kekalahan beruntun tanpa mencetak satu pun kemenangan game (0-6).

Menjadi alarm bahaya bagi tim manajemen dan jajaran pelatih RRQ untuk segera mengevaluasi gameplay dan susunan roster jika ingin mengamankan tiket menuju fase Playoffs.

Bagi para penikmat skena kompetitif Mobile Legends, dinamika klasemen di pekan-pekan mendatang tentu menjadi tontonan wajib. Performa konsisten TLID harus terus dijaga agar tidak tergelincir oleh tim-tim “kuda hitam” yang siap mencuri poin di sisa pertandingan babak regular.

FAQ tentang Team Liquid Indonesia Puncaki Klasemen MPL Indonesia Season 17

Q: Mengapa Team Liquid Indonesia berada di peringkat pertama klasemen sementara MPL ID Season 17 Week 2?

A: Team Liquid Indonesia berada di peringkat pertama karena sukses menyapu bersih empat pertandingan dengan kemenangan beruntun (4-0) melawan NAVI, EVOS, Dewa United, dan RRQ Hoshi, mengumpulkan total 6 poin dengan agregat skor game 8-2.

Q: Siapa saja roster atau pemain inti dari Team Liquid ID musim ini?

A: Susunan pemain inti ( line-up ) utama Team Liquid ID di musim 17 terdiri dari Aran (Exp Lane), Kevinn (Jungler), Drichel (Midlane), Kyouu (Gold Lane), dan Lyoni (Roamer).

Q: Kapan tepatnya Team Liquid ID mengalahkan RRQ Hoshi?

A: Kemenangan telak 2-0 atas RRQ Hoshi diraih pada pertandingan penutup hari ketiga pekan kedua, yakni pada hari Minggu, 5 April 2026.

Q: Apa alasan pemain Jungler TLID, Jo, mengganti namanya menjadi Kevinn?

A: Berdasarkan pernyataan sang pemain, pergantian nickname dari Jo menjadi Kevinn dilakukan sebagai upaya “buang sial” dan memotivasi diri untuk meraih prestasi yang lebih konsisten serta menghapus jejak buruk kekalahan beruntun di masa lalu.

Q: Tim mana yang berpotensi menjadi pesaing terberat TLID di papan atas klasemen saat ini?

A: ONIC Esports menjadi ancaman terbesar karena hingga pekan kedua berakhir, mereka berada di posisi kedua dengan rekor sempurna (3-0 match win, 6-0 game win) dan belum pernah kehilangan satu poin game pun.

Kesimpulan

Fakta bahwa Team Liquid Indonesia puncaki klasemen MPL Indonesia Season 17 usai pekan kedua merupakan buah dari permainan agresif, transisi taktik yang rapi, dan mental juara yang kembali berkobar. Dipimpin oleh performa luar biasa dari sang Jungler.

Kevinn, serta sokongan daya serang mumpuni dari Drichel dan Kyouu, skuad ini berhasil menunjukkan konsistensi luar biasa dengan menumbangkan raksasa-raksasa turnamen seperti EVOS dan RRQ Hoshi.

Bagi seluruh pemerhati skena Mobile Legends di tanah air, langkah impresif “Kuda Biru” ini jelas membuktikan bahwa mereka adalah kandidat terkuat untuk mengangkat trofi juara musim ini.

Terus pantau dinamika perubahan klasemen karena persaingan babak regular season akan semakin memanas di pekan-pekan berikutnya.