spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Audensi Kemensos RI, Dinsos Lebong Usulkan Desa Sungai Lisai Jadi Wilayah KAT

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

LEBONG, BEO.CO.ID – Hasil audensi Dinas Sosial Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI memberi kabar yang positif. Pasalnya, desa Sungai Lisai, Kecamatan Pinang Belapis, diusulkan sebagai wilayah Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Kabid Sosial Dinsos Lebong, Yasir Hadibroto, saat menyampaikan kepada awak media, terkait pengusulan desa Sungai Lisai masuk KAT. Dok

“Dari audiensi dengan Kemensos, mereka menyampaikan program KAT ini. Dan, kita sampaikan mengenai Desa Sungai Lisai ini ke Kemensos,” Kata Kepala Dinsos Lebong, A. Ghozali melalui Kabid Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Yasir Hadibroto, Rabu (18/1/2023) dilansir laman iNews.id.

Ungkapnya, dari data peta yang disajikan Kemensos RI, bahwa Desa Sungai Lisai tercatat dalam wilayah Kabupaten Merangin. Ditahun 2007 Desa Sungai Lisai secara resmi masuk dan bergabung dalam wilayah administrasi Kabupaten Lebong.

“Kita berharap jika Desa Sungai Lisai masuk dalam KAT, ini bisa mendorong agar Sungai Lisai keluar dari keterisoliran wilayah mereka,” harap Yasir.  

Pengusulan Desa Sungai Lisai supaya masuk dalam KAT sesuai letak geografis, budaya dan akses jaringannya yang telah memenuhi syarat.

Program KAT ini merupakan salah satu gerbang Desa Sungai Lisai bisa dapat bantuan Rumah Sederhana Terpadu (RST).

“Desa Sungai Lisai ini, merupakan satu-satunya desa di Kabupaten Lebong yang masuk dalam kategori terpencil,” ungkapnya.

Dari data pihak Dinsos Lebong, terdapat tiga Kepala Keluarga (KK) tinggal 1 satu rumah. Fakta itu terungkap sejak kunjungan Pemda Lebong ke Sungai Lisai beberapa waktu yang lalu.

“RST ini ditujukan untuk warga miskin. Di Sungai Lisai ini ada 33 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), ini nanti yang kita harapkan bisa menjadi sasaran bantuan RST,” tambah dia.

Upaya desa Sungai Lisai tidak terisolir Pemda Lebong melalui program membuka bekerjasama dengan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dengan Kodim 0409 Rejang Lebong.

Pembungun jalan menuju Desa Sungai Lisa ini, mulai dilakukan Pemda Lebong sejak tahun 2019, dengan dana sebesar Rp 1,2 miliar. Terus dilanjutkan tahun 2020 sebesar Rp 1,5 miliar melalui TMMD ke-109. Dan tahun 2021, lanjutkan kegiatan ini kembali dilakukan Pemda Lebong melalui APBD tahun 2021 sebesar Rp 1,2 miliar. Memasuk tahun anggaran 2022 pembangunan dilanjut hanya diakomodir dari APBD 2022 senilai Rp 400 juta. (SB/DA)

Berita ini sebelumnya telah terbit di iNews.id dengan judul : Dinsos Lebong Usulkan Desa Sungai Lisai Jadi Wilayah Komunitas Adat Terpencil ke Kemensos RI

Kisah Singkat Jurnalis Gudi Podcast Kemenag Rejang Lebong

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org