spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Diskusi MD KAHMI Kota Medan “Pusatkan Masjid Sebagai Pendidikan Karakter Terus Bangsa”

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

MEDAN, BEO.CO.ID – Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Kota Medan melaksanakan Halal Bi Halal serta diskusi kembali berkegiatan lewat Masjid pada Ahad, 23 Syawal 1444 H atau 14 Mei 2023 di Masjid Baiturrahman Universitas Negeri Medan (UNIMED).

dr. Alwi Mujahit Hasibuan, M. Kes , selaku Sekretaris Umum MD KAHMI Kota Medan dalam pidato pembukaan menyambut baik kegiatan diskusi yang dirangkai dengan Halal Bi Halal oleh MD KAHMI Kota Medan ini.

Sebelumnya Dr. H. Thamrin Panjaitan selaku Ketua Panitia mengatakan bagaimana Rasulullah menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan pusat kegiatan. Pemateri pertama, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, MA. “Menggambarkan beberapa persoalan yang dihadapi masjid kita saat ini,” ungkapnya.

Dia menuturkan persoalan itu, kasus pertama, saat ini sedang tumbuh subur sebuah generasi muslim yang terasing dari umat dan masjidnya. Kedua, Masjid-masjid yang berada di kota saat ini sedang menghadapi saingan baru berupa mall, plaza, pasar swalayan , dan tempat – tempat hiburan lainnya.

“Dalam Konteks global terjadi kontestasi antara masjid dan mall, sama kita ketahui bersama bahwa yang keluar sebagai pemenangnya adalah mall. Ketiga, di sebagian masyarakat kita masih ada kecenderungan untuk melakukan sakralisasi sempit terhadap fungsi masjid,”ujar Prof. Akmal Tarigan.

Sementara Prof. Dr. dr. Delfitri Munir, Sp. THTBKL (K) menyampaikan materi peran Fosil BKM Indonesia dalam Pemberdayaan Umat. Dalam konteks Kota Medan terdapat lebih 1200 masjid dan musholla, namun belum sepenuhnya dapat diberdayakan.

“Insyallah Fosil BKM Indonesia Kota Medan terus mengupayakan dari masjid lah lahir pemimpin -pemimpin negeri ini,” tuturnya.

Dr. dr Delyuzar Ketua PW Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) yang juga Ketua MD KAHMI Medan memaparkan, peran intelektual Islam dan Masjid dalam membina pemimpin masa depan.
Dalam konteks kekinian agar pemberdayaan masjid kampus menciptakan umat dan generasi unggul.

“Visinya, mewujudkan masjid kampus sebagai pusat pendidikan karakter calon pemimpin bangsa dalam rangka mewujudkan negara-bangsa yang kuat, bermartabat dan menjadi rahmat bagi semesta alam, ” jelas Delyuzar.

Panelis pamungkas oleh Ketua MUI Kota Medan, Dr. H Hasan Maksum, M, Ag memulai dengan kata- kata yang indah dan syarat makna” Cintailah apa yang menjadi kesenanganmu sekedarnya, dan bencilah apa yang tidak kau senangi sekedarnya juga” artinya ada keseimbangan dalam hidup ini.

“Politik normatif harus kita sampaikan di masjid dan mengajak umat Islam untuk membangun politik Keumatan, jangan sampai kekuatan politik umat Islam dimanfaatkan pihak lain,” tegas.

Di akhir acara moderator dan pembawa acara handal, Dr. Efi Brata Madya, M. Si mempersilahkan Ketua MW KAHMI Sumut, abangda Rusdi Lubis memberi arahan sekaligus menutup Diskusi publik. (Rls/Syam Hadi Purba)

Kisah Singkat Jurnalis Gudi Podcast Kemenag Rejang Lebong

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org