spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

HARUS DENGAN KKN MEMBANGUN KERINCI

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Pj Bupati Kerinci, Asraf, S.Pt., M.Si (kiri atas), Ketua DPRD Kerinci,  Edminuddin (pojok kiri), Wakil Ketua DPRD Kerinci, Yuldi Herman, Wakil Ketua DPRD Kerinci, Boy Edwar, Kapolres Kerinci, AKBP Patria Yuda Rahadian dan Kajeri Sungai Penuh,  Antonius Despinola,SH.,MH, serta Dandim 0417 Kerinci, Letnan Kolonel Infantri Andy Irawan, SH. Dok

Membangun yang baik, berkualitas, dan mampu memberikan azasmanfaat pada masyarakat, memang tidak mudah.

Dalam pertahun anggaran untuk membiayai pembangunan disegala sector bagi kebutuhan masyarkat suatu kabupaten/ kota ukuran, sedang, kecil dan besar butuh dana diatas satu triliyun/ anggaran.

Maka sumber Penghasilan Asli Daerah (PAD), harus terus menerus dikembangkan Pemerintah Daerah, terutama DPRD melalui Peraturan Daerah (Perda), bersama Eksekutif (Bupati/ Kepala Daerah), mudah, mampu direalisasikan, dengan memanfaatkan potensi daerah, dan kerjasama dengan daerah lainnya.

Rapat Paripurna DPRD HUT Kabupaten Kerinci ke 65

Maka Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi, untuk mengejar ketertinggalannya lima belas tahun terakhir harus dibangun  dengan praktik KKN. Jangan cemas atau Gr dulu,…bagi yang KKN selama ini?.

Bangunlah Kerinci dengan KKN baru, dengan  “KEJUJURAN, KERJA KERAS DAN NEKAD” bukan dengan “KOLUSI, KORUPSI DAN NEPOTISME” (memperkaya diri, keluarga dan kelompok tertentu), jika praktik KKN baru berani dan konsisten dijalankan, dengan “Kejujuran, Kerja Keras dan Nekad” baru bisa melahirkan, “Kerinci Lebih Baik Berkeadilan” diperkuat dengan rasa kebersamaan.

Siapapun bakal calon Bupati Kerinci 2024-2029 (kedepan), dan terpilih praktikanlah membangun Kerinci dengan KKN baru, (Kejujuran, Kerja Keras Dan Nekad).

Dan harus diperkuat dengan penerapan pengawasan ekstra ketat, untuk mencapai target (tujuan akhir), yang mampu memberikan azasmanfaat (prorakyat).

Maka Bupati/ Kepala Daerah Kabupaten Kerinci lima tahun kedepan finasl hasil Pilkada, (bupati terlantik) nantinya tidak muluk-muluk membuat visi dan misi serta program unggulannya.

Utamakanlah yang sangat penting terlebih dahulu bagi kebutuhan masyarakatnya.

Peta Kerinci/Ilustrasi-net

Antara lain, pertama : “makan tiga kali sehari cukup dan bergizi, kedua : pendidikan maju dan berkualitas melahirkan generasi cerdas, tiga : masyarakat Kerinci sehat-sehat (tidak banyak yang struk diusia muda dan sakit mental, dan ke empat : memiliki pagar yang kuat, melaksanakan ajaran Agamanya dengan baik, beriman dan bertaqwa kepada tuhannya”

Jika empat kekuatan itu dapat dilaksanakan, masyarakat Kerinci “makan tiga kali sehari bergizi, berpendidikan dengan SDM siap bersaing, sehat dan Agamis bertaqwa pada tuhanya” insya allah kedepannya, Kerinci akan mampu hidup “sejahtera, damai dan berdampingan, dan tersenyum sehat tanpa dipaksakan”

Jika Kerinci dibangun dengan praktik KKN baru, sebagaimana disebutkan diatas tadi, Insya allah jurang pemisah antara kaya dan miskin, masalah sosial kemanusiaan bisa di minimalisir (diperkecil) jika belum bisa kita capai Normal atau lebih baik.

Penulis Catatan yang terabaikan, setelah menyimak, mempelajari Pidato Perdana PJ. Bupati Kerinci Asraf, S.Pt. MSi, pada Ultah Kerinci yang ke 65 Kamis, 9 Nopember 2023 lalu, Asraf telah membuka wacana yang sangat luas dengan menegaskan, “mari bersama membangun Kerinci” dan itu tidak batas viral saat ini.

Mari kita dukung bersama, dengan kerja jujur, kerja keras dan tekad yang kuat, untuk membangun Kerinci bersih, sehat dan bergerak maju (dinamis).

Jangan ada lagi istilah bersikap tidak arif, “Kayo uhang mudik, kayo uhang dilee, dan kayo uhang tengah” dalam bahasa Kerinci.

Kerinci hanya ada satu dalam kebersamaan, sebagai mana disampaikan Asraf, SPt.MSi,  yang diamanatkan dalam Pidatonya itu.

Mari kita bersama membangun Komunikasi yang sehat, dengan meningkatkan koordinasi bersama membangun Kerinci, dengan TNI-Kodim 0417 Kerinci, Polres Kerinci, Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, DPRD Kerinci, Bupati Kerinci/ Jajarannya.

Dan jangan lupa meminta pendapat para Tokoh Adat, Agama, Para Cendikiawan, kalangan Swasta, (rekanan kontraktor/ Pedagang/ Para Petani), Mahasiswa (akedemisi).

Mereka bagian yang tak terpisahkan yang menetap dan meneruskan perjuangan dengan generasi muda berikutnya.

Dan membangun hubungan secara professional, dengan para aktivis Hukum, Lingkungan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masyarakat Pers, Wartawan yang mengelola informasi sebagai perpanjangan tangan publik.

Kita yakin jika praktik membangun Kerinci dengan praktik KKN (Kejujuran Kerja keras dan Nekad) alias KKN baru.  Insya Allah, “bersama membangun Kerinci” bisa kita capai. (***)

Penulis/Editor : Putra Asli Kerinci, Ketua DPD-KWRI Prop.Bengkulu, Pengamat masalah Kemiskinan pedesaan dan Sosial Kemanusiaan, tinggal di Bengkulu. (Kritik, saran dan pendapat sangat diharapkan, untuk perbaikan kedepannya).

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org