spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Judi Togel Merek TGR Kuasai Wilkum Polres Simalungun ?

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
ilustrasi/dok

SIMALUNGUN, BEO.CO.ID – Dalam rangka menindaklanjuti perintah Kapolri perihal pemberantasan praktek perjudian, beberapa waktu lalui sebagaimana dalam Surat Telegram dengan nomor ST/2122/X/RES.1.24./2021. memerintahkan seluruh satuan Reskrim Polri agar melakukan tindakan tegas terhadap segala bentuk perjudian.

Tindakan pembersihan praktik judi tersebut seharusnya benar-benar terlaksana di Wilayah hukum Republik Indonesia tanpa terkecuali, termasuk di Tanoh Habonaron di Bona (Simalungun-red). Namun, harapan itu ibarat kata jauh panggang dari api.

Pasalnya Kelompok merek TGR tetap dan masih menguasai praktik judi dengan jenis tebak angka “Togel” kegiatan judi tersebut sampai saat ini menjadi trending topik di kalangan pemerhati sosial masyarakat, terlihat beberapa hari terakhir ini perihal praktik judi jenis tebak angka ‘togel’ yang di kelola TGR yang mengumpulkan pundi pundi di kabupaten Simalungun, yang disebut sebut Omsetnya ratusan juta dalam setiap putaran .

Praktik judi togel merek TGR sepertinya menjadi tantangan baru bagi aparat penegak hukum Polda Sumatera Utara yang secara khusus Polres Simalungun untuk dapat segera menindaklanjuti dan melaksanakan Instruksi Kapolri sesuai dengan Surat Telegram dengan nomor ST/2122/X/RES.1.24./2021. dan Surat Telegram dimaksud belum dicabut hingga sekarang.

Sebagaimana diketahui, pihak Polres Simalungun khususnya Reskrim melalui Unit Jahtantras telah berupaya melakukan penindakan bagi para pelaku judi jenis togel khususnya yang dikelola TGR dimana issu merek TGR adalah merek baru dengan. Pemain lama , nama pemain lama yang sudah sempat menghilang DN, LS dan SN namun sekarang ini mencuat kembali dengan kapasitas dan gaung yang lebih ‘wah’.

BACA JUGA :  Ada Apa ? Viral Spanduk Besar Terpajang Ditiap Kecamatan di Simalungun

Polres Simalungun tampaknya harus lebih extra dalam melaksanakan dan menyikapi serta memberangus perjudian jenis togel khususnya yang dikelola merek TGR dari Wilkum Polres Simalungun sebagaimana Instruksi Kapolri.

“Perjudian jenis tebak angka berhadiah yang dikenal dengan sebutan Togel (Toto gelap) putaran singapore dan putaran hongkong serta putaran Sydney yang di kelola TGR itu harusnya sudah dapat ditenggelamkan,” ungkap salah seorang pemerhati sosial masyarakat yang tak mau disebutkan namanya kepada awak media Minggu (10/02/24).

salah satu sumber awak media ini mengatakan bahwa perjudian merek TGR yang menjadi perhatian tersebut semakin bebas beroperasi di Willkum Polres Simalungun dan disebut – sebut judi togel dikelola oleh Oknum TNI AD (Loreng -Red)

Omset judi Togel yang dikelola oleh TGR diWilkum Polres Simalungun semakin naik grafiknya diduga karena mereka yang bergabung di merek TGR sepakat saling mendukung guna meningkatkan omset judi togel mereka.

Lebih lanjut, sumber menyebutkan beberapa agen dan penulis tetap menyetorkan hasil penjualan nomor togel mereka ke Merek TGR masih menguasai sebahagian besar Wilayah Kecamatan Tanah Jawa, Huta Bayu Raja, (Willkum Polsek Tanah Jawa)

Disebut-sebut pengelola Judi Togel merek TGR adalah Oknum berseragam Loreng yang sekarang bertugas di Natuna ini sangat kuat, sebab kalau tidak setor ke mereka, bisa terancam penulisnya. Karena bos besar Judi Togel merek TGR ini tidak bisa tersentuh Hukum.

BACA JUGA :  Ada Apa ? Viral Spanduk Besar Terpajang Ditiap Kecamatan di Simalungun

“Untuk wilayah operasional Judi Togel merek TGR ini paling luas di wilayah Hukum Polsek Tanah Jawa, berikut hasil penelusuran awak media di lapangan :

Adapun nama agen dan sub Agen judi togel merk TGR yang berhasil dihimpun terdiri dari untuk nagori muara mulia ada Juli Simanjuntak, Gotman Sinaga, Bas Sianturi, Ando Sinaga,sementara Noval Siahaan Gang Salak ada di Tanah Jawa, Latif di kampung Melayu, Edi Manurung di Simp. Tangsi, Mono Tanjung Pasir, sementara di Bosar Maligas ada Ronal Tampubolon, Salosop Nainggolan dan D Rambe, untuk Pokan Baru ada Diki silalahi, Feri Gultom,Jujuran Siburian, Huta Bayu ada Suharjo Pandiangan, Hendrik Samosir, Doni, Iteng Manurung, sementara di Pintu Air ada Ricad Hutapea dan Moris.

Kemudian, di Simpang Nagojor ada Toni Manalu, Bah Biding ada Erwin, kampung baru ada Piteng Nainggolan dan Roman Sinaga di Bahkisat. Untuk wilayah Hatonduhan ada Abdi Waras di Nabolak baru, pak candra sinag di Jawa tongah dan Lian manik di nagori Tangga Batu. ini semua berada di wilayah hukum polsek Tanah Jawa Kab Simalungun.

Informasi maraknya perjudian di Wilkum Simalungun sudah sampai kepada Polda Sumatera Utara. Kabid humas polda sumut kombes Pol Hadi kepada wartawan memberikan jawaban yang tegas, yang menyebutkan akan melakukan tindakan. (Rilis/S. Hadi Purba)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org