spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kampanyekan Keluarga Bupati, ASN di Lebong “Dilirik” Bawaslu

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

LEBONG, BEO.CO.ID – Kepergok sedang asyik berpose didepan Baliho salah satu calon legislatif  (Caleg) DPRD provinsi Bengkulu, oknum  Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kabarnya juga menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) saat ini tengah dilirik Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Divisi Penanganan  Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu kabupaten Lebong, Acep Pebrian Utama mengatakan, informasi terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN tersebut saat ini sudah  diterima pihaknya. Bahkan sejauh ini pihaknya pun tengah melakukan penelusuran terkait informasi tersebut.

“Informasi ini sudah masuk ke kami, dan sejauh ini Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam – red) kecamatan Amen sedang melakukan penelusuran informasi awal terhadap dugaan pelanggaran netralitas ASN tersebut”, ujar Acep Pebrian dikonfirmasi Beo.co.id, Jumat (15/12/2023).

Diterangkan Acep, apabila nanti ASN yang bersangkutan terbukti melanggar netralitas, maka sesuai prosedur pihaknya akan merekomendasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dan selanjutnya, KASN yang memutuskan terkait sanksi yang diberikan kepada oknum ASN  tersebut.

“Kalau terbukti melanggar netralitas ASN, maka kami (Bawaslu – red) bakal merekomendasikan ke  KASN. Nah, selanjutnya KASN lah yang memutuskan pemberian sanksi berdasarkan hasil rekomendasi  dari Bawaslu,” terang Asep.

BACA JUGA :  Proyek JUT Desa Talang Ulu “Macet,”  Haidir Sawaludin : Kami Lanjutkan Tahap II

Sementara, Pjs Kades Selebar Jaya, Insan Kori, dilansir dari halaman Indofaktual.com, mengaku jika foto yang tengah beredar luas di jejaring media sosial whatsapp tersebut adalah dirinya.

“Memang benar itu foto saya, tapi ini bukan bermaksud melanggar netralitas ASN. Ini kesalahan yang tidak kami sengaja,” ucap Kori.

Diakui Kori, foto sedang pose di baliho tersebut, dimaksudkan hanya untuk memastikan bahwa tidak ada kendala dalam pemasangan baliho di desa yang dia pimpin tersebut.

“Saya meminta orang yang memasang baliho untuk mengirimkan foto tersebut ke kandidat, tapi mereka salah kirim sehingga terkirim ke grup whatsapp MT II. Sejauh ini, sudah ada 4 media yang datang, dan saya sudah jelaskan. Saya juga sudah memanggil orang yang memasang baliho untuk memberikan keterangan, dan atas kejadian tersebut kami semua sudah minta maaf”, ujar Kori.

Sementara itu, berdasarkan informasi lain yang berhasil dihimpun beo.co.id, diketahui caleg DPRD provinsi tersebut merupakan  keluarga dari bupati Lebong Kopli Ansori.

“Setahu saya, caleg itu adalah keluarga kandung bupati Lebong”, singkat sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. ( Zee )

BACA JUGA :  Harga Material Proyek DD "Ngelunjak", Rahmad Robi : Tanya Pak Kades

Kisah Singkat Jurnalis Gudi Podcast Kemenag Rejang Lebong

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org