spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lukman, SAg. MH : Ratusan Penyuluh Kita Turunkan Menyampaikan Pesan Agama

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

CURUP, BEO.CO.ID – Ratusan penyuluh Agama Non PNS dan PNS diterjunkan kekecamatan-kecamatan dan desa di 15 kecamatan se- Rejang Lebong, Prop. Bengkulu diterjunkan untuk menyampaikan penyuluhan dan pesan-pesan Agama dan Ibadah, kepada masyarakat, terutama kegenerasi muda penerus perjuangan, agar kita (masyarakat) selalu hidup damai dan berdampingan satu sama lainnya.


Hal ini diungkapkan Lukman, SAg. MH Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, menjawab pertanyaan Jurnalist BEO.co.id yang menyambanginya, Kamis 20 Juni 2023, diruang kerjanya.


Menurut Lukman, kami dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, sudah lama menerapkan penyuluhan melalui petugas yang kami tunjuk, sesuai program yang dicanangkan Kementerian Agama Republik Indonesia, (Kemenag – RI), untuk menyampaikan pesan Agama melalui 113 orang penyuluh, ujarnya.


113 orang Penyuluh itu terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Non PNS, untuk setiap kecamatan kita turunkan 8 orang penyuluh, guna secara rutinitas menyampaikan pesan kedamaian antar umat beragama, hidup berdampingan secara damai satu dengan lainnya.
Para tenaga penyuluh itu, menyampaikan langsung kepada masyarakat, kelompok Pengajian, Majelis Taqlim, Remaja Islam Masjis (Risma), kegiatan-kegiatan ke Agamaan disetiap desa dan kecamatan, jelasnya.


Agar masyarakat dan generasi muda kita didesa terus meningkatkan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa, (Allah SWT), membangun dan menjaga hubungan baik sesame umat beragama, hidup berdampingan secara damai satu sama lainnya.


Saling hormat dan menghormati, dan terus memantau jika ada yang mencurigakan, apa lagi aliran sesat dan menyesatkan. Insyaallah sampai hari ini, di Rejang Lebong, semua masih berjalan baik dan aman, dan kerukunan antar umat terjaga dan berjalan dengan baik, papar Lukman.


Dan jika para penyuluh mendapat kendala dan kesulitan dilapangan, ada kemungkinan hal-hal yang bisa memecah umat beragama, segera menyampaikan kepada kita, agar secepatnya kita carikan solusi jalan keluarnya yang terbaik untuk semua pihak, jelasnya.


Jika ada gejolak kecil, apapun namanya segera kita atasai, kita cintai damai. Maka kepada seluruh petugas yang kita turunkan wajib bertemu langsung dengan masyarakat dan kelompok pengajian dengan kelompok para Risma dan Majelis pengajian Taqlim dan lainnya.


Apa lagi menjelang tahun pesta demokrasi yang damai 2024 ini, kita akan memilih calon pemimpin bangsa, mari sama-sama kita ciptakan demokrasi yang damai, gembira, dan berdampingan. Damai dihati, damai dengan diri sendiri dan damai dengan sesame, insyaallah semua berjalan dengan baik. Papar Lukman.

(BEO.co.id / Gafar Uyub Depati Intan).

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org