spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Paripurna II DPRD Kerinci Sorot Sejumlah Persoalan, Mulai MTQ ‘Buncit’ Hingga Sampah

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KERINCI, BEO.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi kembali mengelar Paripurna II dalam penyampaian tanggapan/jawaban Bupati Kerinci terhadap pandangan fraksi dewan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD – Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2023 menuai sejumlah catatan, Rabu (30/8).

Penimbunan RSUD Ujung Ladang proyek pembangunan tanpa papan informasi /merk dan pengadukan semen diatas tanah dikerjakan secara manual dan RSUD Ujung Ladang juga saat ini sebagai kantor DPRD Kerinci sementara. Dok Beo.co.id/Kerinci

Sisi lain, pihak dewan dari faksi Demokrat dan Gerindra menyoroti penempatan jabatan di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang disinyalir tidak profesional dalam menjalani tugas dan fungsi (tupoksi) dapat menimbulkan masalah.

Dewan Kerinci ikut juga menyinggung persoal MTQ (Musabaqoh Tilawatil Qur’an) Kerinci mendapatkan posisi urutan buncit selama tiga kali berturut – turut. Selain itu, dewan dari fraksi Golkar ikut menyoroti persoalan sampah menjelang HUT RI berserahkan dibeberapa titik. Tidak hanya itu saja, pihak dewan juga menyampaikan persoalan pelayanan kesehatan menjadi perbincangan di dalam gedung rakyat tersebut.

“Terkait seputar tumpukan sampah di beberapa titik, apa lagi menjelang HUT Kemerdekaan RI, sedangkan anggaran ke dinas Lingkungan Hidup (LH) sudah kita penuhi harus dapat diselesaikan,” sampai AL dalam keterangan kepada wartawan ini.

Ketika media ini minta keterangan hasil Ranperda APBD-P 2023, Yarudin Fraksi PKS bersama Joni Efendi dari Fraksi PDI – Perjuangan enggan memberi penjelasan sembari meminta media ini langsung mengkonfirmasikan ke Sekwan DPRD Kerinci.

Wakil Bupati Kerinci Amir Taher dalam penyampaian, berjalannya pelaksanaan pembangunan ditahun 2023 dapat berjalan dengan baik.

“Kita berharap pembangunan tahun ini, semoga dapat berjalan dengan baik dalam penggunaan anggaran tengah berjalan,” singkatnya kepada Beo.co.id.

Ditanya soal soal penempatan jabatan yang disinyalir tidak profesional dan sebelum telah disampaikan dewan Kerinci dalam catatannya. “Tentu jelas kita akan perhatikan itu, mudah – mudahan lebih baik,” jawabnya enggan berkomentar lebih jauh.

Disinggung soal MTQ, menurut Ami Taher mengatakan untuk tidak putus asa dan teruslah berikhtiar. “Kita jangan putus asa dan ber ikhtiar terus,” pintas sembari tergesa – gesa meninggal media ini.

Ditempat terpisah, Sekwan Jondri Ali mengatakan, beragam catatan dari beberapa faksi dapat memberi evaluasi kinerja setiap OPD dengan mendatangi perubahan yang lebih baik dalam memberi palayanan pada masyarakat.

Adapun catatan – catatan fraksi di DPRD Kerinci pada hari ini, hendaknya segera lah menjadi evaluasi kinerja untuk perubahan lebih baik,” pungkasnya.

Fraksi yang hadir dalam Paripurna II Ranperda APBD-P TA 2023, PKS, Demokrat, Golkar, PAN dan Gerindra serta PKB. (*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org