spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemeliharaan Rutin Jalan : JALAN KABUPATEN KERINCI MEMBLUKAR DAN HANCUR DIMANA-MANA?

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KERINCI, BEO.CO.ID Pengantar redaksi – Jalan merupakan bagian tak terpisahkan dari sarana & prasarana utama pendukung gerakan percepatan ekonomi masyarakat, bidang transportasi dalam menggerakan roda ekonomi masyarakat, sebagai tujuan akhir pembangunan.

Tahun anggaran 2024 telah berjalan lima bulan dari Januari s/d Mei 2024 disejumlah Link Jalan Kabupaten Kerinci Nyaris tidak ada yang dipelihara, Kerinci mundur jauh kebelakang dan sangat mengganggu kegiatan percepatan transportasi masyarakat disektor ekonomi, baik bagi kendaraan roda empat dan roda dua, sehingga menyulitkan percepatan gerak laju kendaraan dalam mengangkut hasil bumi Pertanian, Cassiavera (Kayu Manis), Kopi, Kentang dan sayur mayor lain yang dihasilkan ribuan petani di Kabupaten Kerinci.

Khususnya jalan Kabupataen Kerinci, Jambi ratusan kilo meter pemelihraannya tidak berjalan secara rutin, sebagaimana mestinya dimana-mana sepanjang jalan Kabupaten Kerinci “bak hutan belukar, kondisi fisiknya hancur dimana-mana, kusut masai dengan kondisi Siring kiri dan kanan jalan sebagian besar dalamk eadaan mati dan tidak berfungsi. Dan tak heran bila hujan turun air merembes menggerus badan jalan, dampaknya kian mempercepat kerusakan badan jalan dan menghancurkan aspal dan jalan pengerasan.

Berikut ini petikan penting laporan Mhd. Marhaen dari lapangan, dimulai dari Kecamatan Gunung Kerinci, Kecamatan Siulak Mukai (Komplek perkantoran Pemdakan Kerinci). Pertama Link dari rumad Dinas Bupati Kerinci ke Desa Sungai Gelampeh, terus ke Desa Tanjung Genting Mudik dan Tanjung Genting.

Berikutnya Link Jalan dari Kantor Bupati Kerinci di Bukit Tengah ke kantor PUPR Kerinci kawsan Bukit Tengah, juga dalam keadaan rusak.

Link Desa Simpan. Tutup-Suko Pangkat, selain hancur berkilo-kilo meter, juga tidak dilakukan pemelihraan rutinnnya. Dan Link Siulak Deras ke Sungai Batu Gantih, tepatnya mulai dari RT15 Kelurahan Siulak Deras. Dimana Kabupaten Kerinci terdiri dari 18 Kecamatan, 286 Desa dengan panjang jalan Kabupaten Kerinci 1000 km lebih, kondisinya sejumlah titik rawan, hampir sama, “hancur dimana-mana, tidak dilakukan tebas bayung dan pembersihan Siring kiri dan kanan jalan.

Seluruh Link jalan tersebut diatas dari rumah Dinas Bupati Kerinci di Bukit Sungai Langit ke Desa Sungai Gelampeh / Tanjung Genting, Simpang Tutup-Suko Pangkat dan RT15 Siulak Deras ke Sungai Batu Gantih, semua Jalan ekonomi sangat vital bagi kepentingan masyarakat, terutama 11 desa dimudik, Kerinci.

Sedangkan jalan dari Kantor Bupati ke Kantor PUPR Kerinci, adalah, yang digunakan rutin bgi pelayanan Publik ke pusat Pemerintahan Kabupaten Kerinci.

Jalan Kabupaten Kerinci secara umum adalah jalan ekonomi, karena secara mayoritas masyarakat Kerinci hidup dari usaha Pertanian, menanam Cassiavera (Kayu Manis), Kopi, Kentang dan Sayur mayor mayor lainnya.

Kondisi jalan Kabupaten Kerinci saat ini, nyaris tak berbeda dengan masa Bupati Kerinci dijabat Dr. H Adirozal, MSi, yang menjabat Bupati Kerinci dua periode, (2014-2019 dan 2019-2024), dan 4 Nopember 2023 Ia digantikan Pejabat (PJ) Bupati Kerinci Asraf, SPt. MSi, ditangan Asraf sudah berlangsung 7 bulan, Nopember 2023 s/d Mei 2024 kondisi riil jalan Kabupaten Kerinci, “masih amburadul” (bak kusut masai) sampai laporan ini diturunkan.

Dengan tidak dilakukannya pemeliharaan Jalan Kabupaten Kerinci oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dinas PUPR) CQ Bidang Bina Marga (BM), bisa jadi tidak dianggarkan oleh DPRD Kerinci pada tahun siding penetapan dan pengesahan anggaran 2023 untuk tahun anggaran 2024 (tahun ini, red).

Seharusnya PJ Bupati Kerinci Asraf, memanggil Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Fevri Handayani, ST, dan Kabid Bina Marga, apa benar tidak dianggarkan oleh DPRD Kerinci, yang di Ketuai Edminuddin. Apa benar tidak ada anggaran ?.

Hadir dan dilantiknya Asraf oleh Gubernur Jambi, sebagai PJ Bupati Kerinci, juga memiliki tugas dan tanggungjawab terhadap pembangunan Kerinci termasuk Pemeliharaan Jalan Kabupaten Kerinci, sebagai pendukung utama percepatan/ gerakan ekonomi masyarakat, membutuhkan jalan yang baik dan bagus. Sampai berita ini diturunkan PJ Bupati Kerinci Asraf dan Kadis PUPR Kerinci Maya Fevri Handyani dan Kabid BM belum diperoleh keterangan resminya, benarkah tidak ada anggaran (tidak dianggarkan) sama sekali oleh DPRD Kerinci?.

Jalan Musuh Utamanya Air:  Dari data dan keterangan dihimpun redaksi BEO.co.id, “air adalah muusuh utama dari jalan dan aspal, karena terjadi penggerusan dari air, yang melimpah kebedan jalan saat hujan turun” karena Siring (Drainace) kiri dan kanan jalan dalam keadaan mati dan tidak berfungsi.

Dalam ilmu Pasti (Ilmu Alam), secara alami air selalu mengalir (turun) ketempat yang rendah, terkecuali menggunakan teknologi tinggi (tepat guna), baru bisa dialirkan ketempat lain (yang lebih tinggi).

Dampak yang ditimbulkan saat ini, apa lagi musim hujan percepatan kerusakan jalan semakin parah. ( *** ).

Penulis/ Editor & Penanggungjawab: Gafar Uyub Depati Intan.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org