spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sawah Terkena Bencana di Dam Sabo I, Disperkan Lebong Akan Kordinasi & Pendampingan

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

LEBONG, BEO.CO.ID – Akibat dampak bencana alam Dam Sabo I desa Bungin, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu yang telah mengancam sawah masyarakat Semelako Atas dan Semelako II, Kecamatan Lebong Tengah menjadi pekerjaan rumah (PR) dan tugas bersama lintas sektor dalam pemulihan lahan dampak terkena bencana.

Pasalnya, perlu menjadi perhatian serius dari Balai Wilayah Sumatera VII dalam pembangunan infrastrukturnya secara permanen.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Kabupaten Lebong, Hedi Parindo melalui Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Jimi Tri Susilo S.S.Tp.i mengatakan dari data sementara yang sudah dihimpun untuk wilayah Semelako Atas belum ada dan untuk data yang sudah masuk Semelako II direncanakan 29,5 hektar akan mengikuti program MT II.

“Mengecek dilapangan kemarin pak Kadis untuk dinas juga tidak tinggal diam, bila bicara bencana kita lebih banyak berkordinasi ke tim kordinator BPBD Lebong kami sebagai tim teknis,” ujar Jimi disambangi disela -sela kesibukannya mempersiapkan kematangan program MT II.

Dia menjelaskan lagi, BPBD bersama dinas Pertanian telah melakukan kunjungan langsung mengecekan lapangan, bentuk hasilnya nanti tunggu dari tim, baik dari desa, kecamatan dan arahan dari BPBD serta PUPR Lebong.

BACA JUGA :  Prihatin Soal Jalan Talang Ratu, Mahasiswa Lebong Demo Hingga Disambut Bupati

“Dari kita akan melakukan pendampingan kepada petani wilayah yang terkena dampak bencana dan bagaimana perlakuan lahan yang terkena bencana akan diperbaiki dari lahan tersebut, maka itu adanya kerjasama,” kata pria sangat rama kepada awak media ini.

Ia menuturkan lebih jauh, disegi pembangunannya akan kategorikan, apakah itu masuk kebencanaan tentu itu ke BPBD dan sesuai dengan kewenangan tangguhjawab masing – masing serta lahan yang terkena dampak bencana akan dilakukan pendampingan.

“Lebih banyak kawan – kawan dilapangan akan mendampingi, apakah ada metode teknologi pemulihan lahan yang dapat dikelola akibat bencana bisa pulihkan atau tidak dan kami tetap melakukan kordinasi lintar sektor,” demikian sampainya.

Media belum berhasil mengkonfirmasikan kepihak Balai Wilayah Sumatera (BWS) VII dan belum mengkonfirmasi lebih lanjut ke BPBD Lebong, sampai berita ini diturunkan. (Eluban RI/Sbong Keme).

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org