spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jalan Koto – Sungai Dalam : 5 Anggota DPRD Dapil II, Jadi Penonton Jalan Rusak 100 Meter

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KERINCI, BEO.CO.IDSudah menahun kerusakan Jalan Kabupaten Kerinci dari Desa Koto Tuo-Sungai Dalam Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi dibiarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci, dan 5 orang anggota DPRD Kerinci, dari daerah pemilihan dua (Dapil 2) Kecamatan Kayu Aro, Kayu Aro Barat dan Gunung Tujuh, ‘’ikut jadi penonton atas kerusakan jalan sepanjang 100 M, hampir setiap hujan turun, terjadi genangan air dengan kedalaman 60 s/d 80 cm, hal ini terungkap hasil Investigasi BEO.co.id, 11 Juli 2023 lalu.

Keterangan dihimpun Reka Kopral Wartawan BEO.co.id, dilapangan, genangan banjir setiap hujan turun terjadi delink 100 meter ini, pertama disebabkan posisi jalan berada dalam posisi rendah, kedua Siring-kiri dan kanan Jalan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Ketiga tidak dibuatkan Saluran pembuangan yang standar (memadai), keempat tidak dibangun book carveet dan atau gorong-gorong yang mampu menampung dan tempat pembaungan air dan kelima jalan ini dibiarkan rusak sudah berlangsung lebih kurang lima tahun.

Padahal Link Jalan dari Desa Koto Tuo-Sungai Dalam dan sekitarnya merupakan jalan ekonomi vital bagi masyarakat setempat dan sekitarnya yang merupakan daerah Pertanian, sumber ribuan warga Kerinci yang menghandalkan kehidupan mereka dari sektor usaha Tani.

Ketika hujan turun tingkat kesulitan masyarakat sangat tinggi melewati jalan tersebut dan kesulitan mengeluarkan hasil bumi mereka dan memasukkan Sembilan kebutuhan bahan pokok masyarakat.

Warga minta, jalan ini diprioritaskan, jangan sampai kami disini dianak tirikan?. Mana pembangunan Kerinci yang lebih baik, dan mana Kerinci yang berkeadilan?

Katanya Bupati Kerinci membawa Visi dan Misi membangun Kerinci Lebih Baik Berkeadilan (KLB-Berkeadilan), kini masa jabatan Bupati Kerinci Dr. H Adirozal, MSi, dan Ir. Ami Taher (Wakil Bupati Kerinci), akan berakhir 4 Maret 2024, kami minta kata warga jalan tersebut sudah dibangun sebelum Bupati Adirozal, turun dari jabatannya.

Lima Dewan Jadi Penonton: Dan lebih parahnya lagi 6 anggota DPRD Kerinci dari Dapil II Kecamatan Kayu Aro, Kayu Aro Barat dan Gunung Tujuh, sudah lebih kurang lima tahun membiarkan kejadian seperti ini (membiarkan).

Keenam anggota DPRD Kerinci, yakni: Lsnur Badi (Partai Demokrat), Dosi Arafiq (Partai PAN), Adi Purnomo, (Partai PDI Perjuangan), Edminuddin (Partai Gerindra), sekaligus menjabat Ketua DPRD Kerinci, Amrizal (Partai Golkar), dan Reno Efendi (Partai PKB), dan khusus nama terakhir beberapa bulan lampau telah wafat.

Daerah tiga kecamatan ini hampir 100 persen usaha masyarakatnya dari sector Pertanian, mereka penghasil produksi Cassivera (Kayumanis)/ Kulit Manis dalam bahasa Kerinci, Padi Sawah, Kopi dan Kentang serta sayur-mayur yang dikirim ke Kota Padang, Sumatera Barat, Kota Jambi dan sebagaian ke Propinsi Riau.

Pada musim hujan jalan Koto Tua-Sungai Dlam dan sekitarnya nyaris mematikan perekonomian masyarakatnya, akibat jalan sulit dilewati, Sudah memasuki tahun kelima masa jabatan Bupati Kerinci Adirozal, atas kerusakan jalan tersebut dan genangan air setiap hujan turun dibiarkan, menjadi bagian penderitaan masyarakat setempat.

Sampai laporan ini ditutunkan, belum ada tanda-tanda akan perbaikannya, DPRD Kerinci asal Dapil II tak lebih hanya jadi penonton di kampong sendiri. ( BEO.CO.ID, Reka Kopral / *** ).

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org