spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Joni Effendi, S.Pd., MM : Mengubah Pembangunan Kerinci Secara Fisik

KERINCI, BEO.CO.ID – Joni Effendi, SPd.MM Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kerinci, Jambi, dalam wawancara ekslusif dengan Jurnalist BEO.co.id di kediamannya Kelurahan Siulak Deras, Kecamatan Gunung Kerinci, Rabu (15/11/2023), setelah PJ.Bupati Kerinci Asraf dilantik 4 Nopember 2023 lalu, diharapkan masyarakat Kerinci, awal dari membangun Kerinci kearah yang lebih baik secara fisik dan mental Spritual masyarakat dan aparatur sipil negaranya.

Dan tepatnya, 9 Nopember 2023 lalu peringatan hari ulang tahun Kabupaten Kerinci ke 65 sebuah usia yang seharusnya sudah sangat matang dalam menentukan arah pembangunan Kerinci yang mampu memberikan azasmanfaat bagi masyarakat Kerinci. Bukan bagi siapa-siapa, tapi bagi Kerinci hari ini dan Kerinci kedepan, ujarnya.

Kita semua, (masyarakat) Kerinci, berharap kepada PJ Bupati Kerinci Asrap SPt. MSi, yang baru dilantik dan bekerja untuk Kerinci, harus dapat membangun sinergitas dengan membangun hubungan kerjasama internal yang produktif, dan menghasilkan karya yang bermanfaat dan berkualitas diusia Kerinci ke 65,” ujarnya berharap.

Masa lalu, 15 tahun terakhir cukup sekedar catatan, tapi bukan untuk dilupakan. Hasilnya jauh dari maksimal, kedepan melalui PJ Bupati Kerinci Asraf, merupakan langkah awal untuk membangun “bumi sakti alam Kerinci” lebih maju, berkembang disegala sektor, jauh dari praktik “KKN” (kolusi, korupsi dan nepotisme”

Kendati tetap ada plus minusnya, kita harus siap saling bahu membahu dan kerjasama, salah satu kunci utamanya antara eksekutif dan legislative untuk membangun sebuah daerah yang maju, perlu saling mengingatkan, jelasnya.

“Sebuah daerah tidak mungkin bisa maju, tanpa ada kerjasama semua pihak termasuk membangun Kabupaten Kerinci yang kita cintai ini.

BACA JUGA :  KADES MUAK, “ALIHKAN ASET DUGAAN KORUPSI, BANGUN RUMAH DI DANAU KERINCI?” 

Dihari HUT Kabupaten Kerinci ke 65 ini harus kita jadikan sebagai evaluasi kita bersama pasalnya, membangun Kerinci itu tidak bisa sendiri, ”pintasnya.”

Mulai dari pelayanan publik di pemerintahan hingga perdesaan terus digalakan secara bersih, demi terwujud perubahan, tidak hanya itu saja menjadi perhatian bersama, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta menggali sumber pendapatan lainnya yang terintegrasi dengan baik harus diwujudkan.

“Ayo bersama sama kita membangun Kerinci, semoga apa yang menjadi target dapat tercapai,” pungkasnya.

Dalam catatan redaksi BEO.co.id, pembuat dan pengambil kebijakan pembangunan ada ditangan Bupati/ Pj.Bupati, sebagai pejabat tertinggi didaerah, bangunlah Kerinci dengan KKN baru (Kejujuran, Kerja Keras dan Nekad), mewujudkannya semua pihak yang terlibat langsung seperti dinas dan instansi terkait melalui OPD (Organisasi Perangkat Daerah), sebagai pendukung utama Pj Bupati, untuk melaksanakan rentang waktu jalannya pembangunan dan pemerintahan, sampai terlantiknya Bupati Kerinci terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), 27 Nopember 2024 mendatang, berjalan satu tahun penuh kedepan.

PJ.Bupati, hanya bisa melanjutkan program bupati sebelumnya, dan melaksanakan dua tugas pokok pertama mensukseskan Pemilu 2024, 14 Februari 2024 Pilpres dan Pileg, wajib berjalan Independen, bersih dan professional.

Dan pesan Luber dan Jurdil (Langsung bebas dan rahasia, Jujur dan Adil), bukan batas slogan, harus berani diawasi secara ketat.

Agar pesta demokrasi bagi rakyat lima tahun sekali, benar-benar menggairahkan dan menghibur, tidak menakutkan, seperti peristiwa Pilkada Kerinci 2014 silam, yang berkobarkan api dan permusuhan antar pendukung balon bupati saat itu.

Dan Kerinci tercatat rawan keempat di Indonesia, (saat itu). Mari kita kompetisi secara sehat damai, dan benar-benar demokratis.

BACA JUGA :  “Pokir Dewan” Berimbas Lahan Warga, Pembangunan Jalan Produksi Sungai Batu Gantih Terancam Gagal

Dan masyarakat Kerinci selaku pemilik kekuasaan harus cerdas menggunakan hak pilihnya, pelajari betul latar belakang balon, bup gubernur, walikota dan baleg.

Gunakan, dan jangan hanya batas berfikir serangan fajar, berapa bayar (bapo mayee). Itu cara berfikir yang sangat kerdil. Kita juga menyadari kost (biaya) politik itu memang besar, tapi tidak harus di cekoki cara mememenangkan pertarungan dalam pesta demokrasi dan pesta Pilkada Kerinci.

Satu kali anda jual suara anda akan merasakan lima tahun kedepan modaratnya jika yang anda pilih, ternyata “hantu KKN” (kolusi, korupsi dan nepotisme) yang hancur tentu Kerinci lima tahun kedepan.

Ini catatan penting yang harus diingat dan dicamkan. Agar tidak mengulangi luka lama?.

Untuk mensukseskan Pemilu 2024, mari kita jaga bersama demokrasi dengan baik, mulai dari lingkungan yang paling bawah wajib aman, berikan kebebasan murni pada rakyat memilih, jangan di intervensi apa lagi ditekan-tekan.

Dan lakukan koordinsi dengan aparat TNI, Polri, KPU dan Bawaslu dan antar pendukung para calon, karena kita ingin melahirkan pemimpin Kerinci yang mampu membangun Kerinci dengan Kejujuran, Kerja keras dan Nekad (KKN) baru.

Guna mewujudkan pembangunan yang memberikan azasmanfaat untuk rakyat Kerinci.

Jika lima belas tahun terakhir, Kerinci cukup catatan, “ada buramnya, kental nepotismenya, pembangunannya tertingggal” tapi bukan untuk dilupakan, ditangan Asraf selaku PJ Bupati Kerinci, diharapkan sebagai peletak batu pertama yang bersih.

Dan menjadi petunjuk awal, siapapun bupati Kerinci, kedepan. Karena PJ Bupati Kerinci dengan tugas terbatas sampai terlantiknya bupati baru.

Selain peran gabungan pengawasan Pemilu dan Pilkada, badan pengawas pemilihan umum (bawaslu), harus menjadi contoh bertindak dan berbuat adil, harus mampu menjaga Pemilu yang luber dan jurdil.

BACA JUGA :  Dugaan, “Pengalihan Aset“ Oknum Kades Muak Kerinci?

Jika bawslu tidak “jujur dan adil” menjalankan tugasnya, inilah potensi awal, menjadi benih pertengkaran, dan pertentangan. Dan jngan sampai ada oknum di Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Bawaslu, menerima titipan untuk memenangkan kelompok tertentu.

Mari kita jaga bersama Pemilu yang, “Luber dan Jurdil” untuk mensukseskan pesta demokrasi rakyat lima tahun sekali.

Jika kita semua menjaga, otomatis tugas PJ Bupati Kerinci yang berat itu, insyaallah berjalan dengan baik.

Dan PJ Bupati Kerinci Asraf, SPt. MSi, dibaca dari rekam jejaknya, juga sudah cukup panjang dalam pengabdian di ASN semuanya berjalan baik.

Maaf, tak ada salahnya di ingatkan, dalam pengelolaan APBD hanya dalam waktu lebih kurang dua tahun agar menjauhi praktik KKN, (kolusi, korupsi dan nepotisme), ternyata lima belas tahun terakhir mangkrak pembangunan infarstruktur Kerinci, kentalnya praktik “N”

bayangkan ada dalam suatu kantor nyaris menggunakan satu bahasa daerah Kerinci.

Dan tidak berprestasi. Kita sudah jelaskan diatas, itu cukup catatan, tapi bukan untuk dilupakan.

Mari kita bangun Kerinci dengan, Kejujuran, Kerja keras dan Nekad (KKN) baru, menyelesaikan kepentingan masyarakat Kerinci (bagi kemaslahatan orang banyak), bukan kelompok tertentu apa lagi mementingkan AMPI (Anak, Menantu, Ponakan dan Istri). Ditambah koleha, teman dekat dan tim sukses.

Dan, gagalnya pembangunan Kerinci selama ini, salah satunya suburnya  praktik KKN, tanpa prestasi untuk rakyat. (***/rk).

Laporan  :  Tim BEO.CO.ID/ Reka Kopral.

Penulis/ Editor : Gafar Uyub Depati Intan.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org