spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KETUA & PENGURUS APDESI HARUS MEMBUKTIKAN KINERJANYA, JANGAN JADI ALAT POLITIK 2024?

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KERINCI, BEO.CO.ID – Suardesi, setelah terpilih sebagai Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi, pekan silam, (8/3/2023) menang tipis dari pesaingan utamanya Muhammad Nazir. W, dengan angka 105 – 104, alot dan menegangkan saat itu.

Suardesi Ketua terpilih dari Desa Sungai Batu Gantih, Kecamatan Gunung Kerinci, diminta masyarakat Kerinci membuktikan kemampuannya menjalankan tugas Organisasi APDESI, perangkat dan pemerintahan desa Se-Kabupaten Kerinci, untuk membenahi system jalannya pemerintahan desa secara organisasi sehingga yang dikucurkan pemerintah pusat yang jumlahnya ratusan miliaran rupiah untuk 285 Desa di Kabupaten Kerinci, mampu memberikan azas manfaat dan tidak sebaliknya, ‘’menjadi ladang korupsi.”

Bertaburan ucapan, terpilihnya Suardesi sebagai Ketua APDESI Kerinci. Dok Beo.co.id/Kerinci

Dan jangan sampai APDESI, menjadi alat politik di Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah), Pileg (Pemilihan Legislatif) dan Pilpres (Pemilihan Presiden). APDESI, harus menjadi vondasi organisasi yang kuat dan utuh untuk menjalankan dan menertibkan pemerintahan desa, membangun berkelanjutan dan memberikan azas manfaat bagi masyarakat disetiap desa.

Jika APDESI, sampai menjadi alat politik, maka tidak tertutup kemungkinan masing-masing desa akan menuai kehancuran. Dan ada oknumnya terperangkap dan melawan ketentuan UU dan Hukum berlaku.

Ketua dan Pengurus APDESI Kabupaten Kerinci dilantik oleh Samsul Fuad  SH, Ketua DPD Provinsi Jambi, di Hotel Zam-Zam di Desa Tutung Bungkuk, Kecamatan Siulak.

Beban berat ini akan menjadi ujian berat bagi Suardesi sebagai Ketua terpilih APDESI Kerinci, untuk menjalankan amanah konstitusi organisasi Pemerintahan Desa (Pemdes), menggali potensi desa, komunikasi timbal balik atas kebawah dan dari bawah keatas.

Harapan masyarakat mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, hidup damai berdampingan Aman dan Nyaman, satu sama lainny, tanpa membedakan ‘’Suku, Ras, Agama dan Antar Golongan).

Melaksanakan ide dan program Presiden RI, ‘’Joko Widodo’’ membangun NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dimulai dari Desa ke Kota, bukan seperti selama ini.

BACA JUGA :  MASYARAKAT SIULAK DERAS BERSEDIH LAGI DIHAJAR BANJIR & LONGSOR
Terpantau banyak ucapan karang bunga dari pemangku kebijakan yang merupakan jabatan politik dan posisi strategis dipemerintah daerah. Dok Beo.co.id/Kerinci

Dan Dana Desa (DD) yang diberikan dengan sumber APBN murni itu, ditambah dengan Dana Alokasi Dana Desa (ADD), sumber Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Kerinci Rp. 400 juta lebih kurang pertahun dan Bantuan Gubernur Rp.60 juta/ desa, agar dana-dana tersebut mampu mengangkat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan tidak sebaliknya.

Dan APDESI, diharapkan mampu mendukung pembangunan Kerinci, diakhir-akhir masa jabatan DR.H. Adirozal, MSi, selaku Bupati Kerinci yang tinggal lebih kurang 6 (enam) bulan lagi.

Dengan sisa tersebut bisa memaksimal hasil bagi masyarakat Kerinci, dimana sudah dua periode Adirozal menggaungkan pembangunan Kerinci Lebih, ditambah dengan Berkeadilan, dalam 10 program unggulannya. Dengan dukungan APDESI, diharapkan KLB Berkeadilan, minimal meningkatkan sektor pembangunan bidang Ekonomi. Kendati fisik Infrastruktur, banyak yang ‘’ambuardul’’

Dari pidato Samsul Fuad, SH dan Edminuddin Ketua DPRD Kerinci, menekankan agar pengurus APDESI Kabupaten Kerinci mampu bekerja sama dengan pemerintah, selalu kompak, membangun komunikasi dengan baik ke semua kalangan dengan harapan agar terwujudnya ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Di sela sela berlangsungnya pengukuhan dan pelantikan Suardesi (19/3 2023) Kepala Desa Senggarang Agung Khaidir Wanto, memberikan keterangannya pada awak media ini ada 3 poin harapan kami sebagai kepala desa.

Dan yang amat penting dan harus di perhatikan oleh ketua terpilih dan pengurus APDESI Kabupaten Kerinci untuk kedepannya;

(1) Pengurus APDESI merupakan pemersatu para kepala desa, dan tidak membedakan hilir, tengah, dan mudik, bimbing dan ayomi dengan tidak menganak tirikan dan membeda-bedakan.

(2) APDESI harus mampu mengangkat, menggali SDM (Sumber Daya Manusia) bagi desa karena tidak semua kepala desa mempunyai kemampuan yang sama, kami butuh pembinaan dan sentuhan tangan dingin pengurus APDESI untuk kedepannya dalam menggali dan mengelola potensi yang ada.

(3) Lanjut Khaidir APDESI dengan ide-idenya membangun ekonomi kreatif harus mengadakan penyuluhan kedesa-desa, apa lagi desa-desa tertinggal, ujarnya.

BACA JUGA :  Kembali Diterjang Longsor Siulak Deras, Baru Bisa Dilalui Satu Jalur
Terlihat pula baliho Gubernur Jambi Al Haris dan Adirozal Bupati Kerinci dalam hajatan pemilihan Ketua APDESI Kerinci. Dok Beo.co.id/Kerinci

Di tempat terpisah, Mukhti Arif Kepala Desa Koto Priang Kecamatan Kayu Aro menuturkan harapannya kepada awak media ini hari yang sama, dengan dilantiknya DPC-APDESI Kabupaten Kerinci, mampu membangun komunikasi ke semua pihak pemerintah, APH (Aparat Penegak Hukum), Legislatif, masyarakat, wartawan dan LSM (lembaga swadaya masyarakat).

Sementara itu LSM-BPPK-RI, Nursal,S. Sos, yang akrab disapa Gusnur mengingatkan kepada seluruh Anggota-APDESI dan Ketua APDESI Kecamatan di seluruh Kabupaten Kerinci, ini sudah masuk di tahun politik jangan sampai seluruh kepala desa di arahkan ke salah satu kandidat, baik Presiden, Gubernur, Bupati, dan legislative, pusat, provinsi dan kabupaten.

Jika sampai terjadinya, berarti APDESI Kerinci, membunuh demokrasi. Mengingat kata Gusnur kalau semua seperti ini, bisa-bisa terjadi pelanggaran konstitusi terstruktur, sistematis dan masif. Dan tidak tertutup terjadi pelanggaran hukum dan tertangkap, tegasnya.

Tampak pula karangan bunga Bupati Tanjung Jabung Timut, Romi Hariyanto. Dok Beo.co.id/Kerinci

Kini pengawasan menuju pesta demokrasi 2024 mendatang ekstra ketat, tidak sama dengan Pemilu-pemilu dan Pilkada, serta Pileg sebelumnya, tegas mantan Ketua DPC ANSOR, Kota Surabaya ini, kepada BEO.co.id.

Di tambah Gusnur saya hanya mengingatkan karena akan berdampak “ada aroma politik” menggiring opini termasuk Pidato Ketua DPRD Kabupaten Kerinci dalam kutipan pidatonya di acara pengukuhan APDESI Kabupaten Kerinci, sangat di sayangkan ujar Gusnur.

Dalam pengamatan BEO.co.id, Ketua APDESI terpilih dan terlantiknya, masih muda jika berprestasi selama mengurusi APDESI beberpa tahun kedepan, ini modal sebagai tokoh muda, jujur, cerdas dan bertanggungjawab, anda berada dalam 285 desa se Kabupaten Kerinci, mau memegang apa saja kedepan, insyaallah, akan mendapat dukungan mayoritas.

Karena baik dan berprestasi. Ingat modal politik yang cermelang adalah kepercayaan, bukan sekarung uang. (***/mm).   

Laporan   : Muhammad Marhaen.

Penulis/ Editor & Penanggungjawab: Gafar Uyub Depati Intan.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org