spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kontraktor 10 Paket SPAM Kerinci, ‘’Tidak Mempertimbangkan Azasmanfaat’’

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kerinci, BEO.CO.IDSepuluh lokasi kegiatan Sistem pengadaan air minum (SPAM), untuk mengatasi kesulitan masyarakat Kerinci, yang selama ini kesulitan air layak minum, tidak professional menyajikan hasil pekerjaan yang mampu memberikan azasmanfaat. Dari hasil investigasi lapangan dilakukan Wartawan media ini, sejak awal Desember 2021 tahun lalu, ditemukan hasilnya amburadul (asal-asalan), tidak dikerjakan sebagaimana mestinya.

Kondisi pipa SPAM Bumbun Duri, Kecamatan Gunung Tujuh, Kerinci. Dok/Beo.co.id/Kerinci
Sawah masyarakat desa Benik tanpa air, akibat pembangunan SPAM. Dok, Beo.co.id/Kerinci

Para rekanan (pemborong) yang bekerja di 10 lokasi, ter-kesan mencari untung semata, tidak mempertimbangkan azasmanfaat bagi kelangsungan kehidupan masyarakat Kerinci di 10 lokasi SPAM, yang berlokasi di Kecamatan Keliling Danau, Depati Tujuh, Gunung Kerinci, Kayu Aro, Kayu Aro Barat dan Kecamatan Gunung Tujuh.

Hasil investigasi team BEO.co.id, menunjukkan ada lokasi yang tanpa air, air tidak masuk rumah penduduk, kran meterannya tidak berfungsi, pipa yang pecah, putus dari sambungannya. Pipa telanjang, tanpa ditanam dengan panjang ribuan meter dibeberapa lokasi kegiatan.

Dan bangunan utamanya, ada yang menyadap mengambil (suplay) dari air PAMSIMAS (Pengadaan air minum Sistem Pemberdayaan Masyarakat), bukan dari sumber mata air yang baru dengan debiet yang cukup?.

Tak heran kondisi hasil pengerjaan fisik disetiap lokasi, berpariasi hasilnya tidak memberikan azasmanfaat secara maksimal, bahkan ada yang tidak bermanfaat sama sekali seperti di Desa Benik, Kecamatan Keliling Danau, sebagaimana diberitakan sebelumnya.

Kesepuluh paket SPAM (Sistem Pengadaan Air Minum) program Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Agar seluruh provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia mendapat air minum (air bersih layak minum) bagi masyarakat.

Kabupaten Kerinci, dalam tahun anggara 2021 lampau mendapat kucuran dana dari sumber DAK (Dana Alokasi Khusus) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar hampir Rp. 5 miliar, untuk 10 lokasi. Dan tahun anggaran 2022, akan dikucurkan lagi untuk lima lokasi, terjadi penurunan 50% dari sebelumnya.

Berikut ini 10 lokasi SPAM di Kerinci T.A. 2021 :

  1. Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan di Desa Sungai Betung Mudik Kecamatan Gunung Kerinci dengan nilai HPS (Kontrak) Rp. 374. 999. 795, 54,- darinilai Pagu 375. 000. 000, 00-.
  1. Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Baru Sungai Betung Mudik, Kecamatan Gunung Kerinci, nilai HPS (Kontrak) Rp. 449. 987. 395, 49-. Dari nilai Pagu Rp. 450.000.000,00-.
  1. Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Tambak Tinggi, Kecamatan Depati Tujuh nilai HPS (kontrak) Rp. 419. 999. 065, 17,-. Dari nilai Pagu Rp. 420.000.000,00-.
  1. Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Sangir Tengah, Kecamatan Kayu Aro, nilai HPS (Kontrak) Rp. 549.996.844,57- dari nilai Pagu Rp.550.000.000,00-.
  1. Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Pelompek Kecamatan Gunung Tujuh Nilai Hps Rp. 229.999.891, 63,-dari nilai Pagu Rp.230.000.000,00-.
  1. Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Giri Muliyo, Kecamatan Kayu Aro Barat, dengan nilai HPS Rp. 499.999.799.23,- dari nilai Pagu Rp.500.000.000,00-.
  1. Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Bumbun Duri, Kecamatan Gunung Tujuh, nilai HPS Rp. 589.999.995,92- dari nilai Pagu Rp. 590.000.000,00-.
  1. Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Benik, Kecamatan Keliling Danau nilai HPS Rp. 445. 499. 455, 25 dari nilai Pagu Rp. 445.500.000,00-
  1. Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Koto Baru Kecamatan Kayu Aro, dengan nilai HPS Rp. 449.994.043,99,-dari nilai Pagu Rp. 450.000.000,00-.
  1. Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Bendung Air Timur, Kecamatan Kayu Aro, nilai HPS (Kontrak) Rp. 839. 997. 081, 18,-dari nilai Pagu Rp.840. 000.000,00-.
BACA JUGA :  DUGAAN “KORUPSI RP 3,1 M DANA KONI KERINCI” SIAPA PELAKUNYA?

Dari 10 lokasi tersebut, 2 di Kecamatan Gunung Kerinci, 1 di Kecamatan Depati Tujuh, 1 di Kecamatan Keliling Danau, 3 di Kecamatan Kayu Aro, 2 di Kecamatan Gunung Tujuh dan 1 di Kecamatan Kayu Aro Barat. Secara mayoritas berada dalam wilayah empat dari enam kecamatan Kerinci Hulu (mudik), satu di Kerinci Tengah dari empat kecamatan dan 1 di Kerinci Hilir dari enam kecamatan.

Dari temuan lapangan Team Liputan Wartawan media BEO.co.id, ribuan Pipa dalam keadaan terbuka (tidak ditanam) dan sangat rentan ancaman kerusakkannya. Sebagian lokasi tanpa air sama sekali (kering kerontang), Pipa tanggal dari sambungannya, Meteran yang tidak berfungsi, dan air disedot dari bangunan lain, bukan dari sumber mata air murni.

Bak induk SPAM Jaringan Perpipaan Desa Pelompek Kecamatan Gunung Tujuh. Dok BEO.CO.ID/KERINCI
Spam Pelompek Kerinci
SPAM Sungai Betung telanjang tanpa ditanam. Dok/BEO.CO.ID/KERINCI

Dugaan Lolos Pemeriksaan: Dengan kondisi memperihatinkan itu, diduga, ‘’pengawasan konsultan dan pengawas dibawah pengendalian PPTK (Pejabat Pelaksanaan Teknis Kegiatan) tidak berjalan sebagaimana mestinya. Disnyaliran laporannya pada PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), mulus-mulus hingga bisa dicairkan keuangan (kontrak)/ HPS, 100 Persen (Seratus Persen, Red).

Disinilah tanggungjawabnya secara teknis di PPTK yang dijabat Hendri Donel, ST.MT, dengan pemegang Komitmen Syafrida Iryani, ST.MT, cairnya dana seratus persen berdasarkan hasil pekerjaan yang dinilai baik, dengan kata lain sesuai dengan kemajuan fisik (Mc) yang dicapai.

BACA JUGA :  DUGAAN “KORUPSI RP 3,1 M DANA KONI KERINCI” SIAPA PELAKUNYA?

Hendri Donel selaku PPTK, dan Syafrida Iryani, (PPK) berungkali dihubungi Wartawan BEO.co.id, bahkan Syafrida Iryani, terakhir dihubungi via hanphone cellnya dengan WA, tidak pernah dijawab.

Dalam kondii yang sulit dihubungi baik dikantor Dinas PUPR Bukit Tengah Kerinci, maupun via Whatsaapnya, tak heran belum diperoleh penjelasannya seputar kondisi riil fisik dilapangan, kenapa banyak Pipa yang tidak ditanam, air tidak mengalir dan penyedotan sebagian dari bangunan lainnya, bukan dari mata air murni, sesuai program SPAM.

Dari pengamatan dan investigasi Wartawan BEO.co.id, sudah seharusnya pengawasan fisik dinomor satukan, agar SPAM yang dibangun di Kabupaten Kerinci sebelumnya dan kedepan dapat memberikan azasmanfaat bagi masyarakat Kerinci yang membutuhkan air minum. Guna mendukung keberhasilan pengadaan SPAM secara nasional.

Kita semua berharap setiap pembangunan yang menggunakan keuangan Negara, baik bersumber dari APBN, APBD, Hibah dari Negara lainnya, bukan batas cerita pembangunan prorakyat, tapi harus memberikan azas manfaat sebagai tujuan akhir pembangunan. (***)

Laporan               :     Muhammad Marhaen, Chandra Boy Chaniago & Mariono.

Editor/ penulis    :     Gafar Uyub Depati Intan.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org