Penobatan Sko, Tanjung Genting Kerinci Bangun Kebersamaan & Silaturahmi

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KERINCI, BEO.CO.IDPenobatan Tujuh Depati (Penaikan Sko/Pusaka), kepada tujuh orang Calon Depati di Desa Tanjung Genting, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Siulak, Prop. Jambi akan berlangsung Minggu, 15 Januari 2023, dirumah Gedang Anak Batino Tuwo Desa Tanjung Genting. Calon pemimpin (pemangku) gelar Adat masing-masing depati. Agar menjadi pemangku adat yang amanah, bukan sekedar mendapatkan gelar ?.

Data yang himpun Kenduri Ajun Arah/Penaikan Sko merupakan tradisi adat dan budaya Kerinci yang telah turun temurun dari leluhur nenek moyang orang Kerinci. Kegiatan Ajun Arah/Penaikan Sko dari anak Batino di desa Tanjung Genting dan Tanjung Genting Mudik, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Minggu (15/1).

Dan tujuh Ninik mamak dirumah Gedang Anak Batino Tuo (Anak Batino dalam-Red) panitia penyelenggaran yang turut mengundang Pemkab Kerinci, Bupati Kerinci, Sekda, Asisten I dan jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) khususnya, Kecamatan Gunung Kerinci.

Dihajatan tersebut diharapkan masyarakat dan petinggi yang ada di Kerinci dapat memberi luangkan waktu untuk menghadiri acara tersebut, dengan undangan berbentuk Sirih, Pinang dan rokok nan sibatang dan undangan resmi maupun pesan dengan tujuan mendapatkan berkah, kebersamaan, silaturahmi bersama anak buah dan keponakan.

Sebutan Ajun Arah (Bajamba-red) doa agar mendapatkan berkah hidup rukun dan damai Negeri sekaligus penobatan tujuh orang, Ninik Mamak yang akan diberi gelar Sko dari anak Batino yang merupakan gelar tanggungjawab sebagai pemangku adat sesuai dengan gelarnya masing-masing.

Mengusung tema “DENGAN PELAKSANAAN KENDURI AJUN ARAH /PENAIKAN SKO, SEMOGA TERWUJUDNYA MASYARAKAT TANJUNG GENTING – TANJUNG GENTING MUDIK YANG SACIOK BAK AYAM -SEDENCING BAK BESI DALAM MEMBANGUN NEGERI YANG BERADAT DAN BERAGAMA”.

Mandi Balimau di Lubuk /Sungai Tanjung Genting Mudik. Dok Beo.co.id/Kerinci

Dikatakan, Syaf Warman (68) Ketua Adat Tanjung Genting mengatakan sejak hari ini masyarakat Tanjung Genting sangat antusias bersama-sama turun Mandi Balimau di Lubuk Tanjung Genting di desa Tanjung Genting Mudik bertujuan mendapatkan keberkahan (membuang sial-red) bersih diri secara fisik.

“Tidak hanya itu saja awal dari kegiatan Ajun Arah / Penobatan Sko, mempersiapkan kuliner tradisional makan yang dimasak dalam bambu, yaitu Balemang terdiri ratusan Lemang bahkan bisa mencapai ribuan Lemang untuk menyambut dan menjamu para tamu undangan pada hari Minggu 15 Januari 2023,” ujarnya, Jumat (13/1) belum lama ini.

Lubuk Tanjung Genting tempat mandi Balimau

Selain itu dia berharap dalam kegiatan Ajun Arah / Penobatan Sko di desa Tanjung Genting dan Tanjung Genting Mudik yang berada diluar daerah dapat meluangkan waktu pulang kampung ke Tanjung Genting.

“Guna untuk merajut silaturahmi dan berkumpul bersama saudara keluarga didalam Kenduri Ajun Arah/ Penobatan gelar Sko yang diadakan 5 tahun sekali, dalam bahasa Kerinci Bakembang Lapik Bakembang Tika duduk bersama, makan bersama (Malepeh Penah merajut kebersamaan),” ucapnya.

Sementara itu, Yon Harudin yang memangku gelar Sko Depati Mudo Susun Payung Negeri dan tokoh masyarakat desa Tanjung Genting mengatakan mari tingkatan persatuan dan kesatuan, bangun masyarakat Majemuk yang lebih baik pada acara Kenduri Ajun Arah/Penaikan Sko.

“Bak pepatah Adat, Sedencing bak besi, saciok bak ayam, searah setujuan didalam kehidupan bermasyarakat. Artinya, bagi pegang Sko di desa Tanjung Genting, Tanjung Genting Mudik jangan kita sengengam kiri, segenggam kanan payungilah masyarakat kearah yang lebih baik dan jangan ada gesekan antara 1 dengan yang lainnya. Kita semua serumpun bak serai, marilah kita merajut silaturahmi di Kenduri Ajun Arah desa Tanjung Genting,” paparnya.

“Meminjam istilah jangan memakai pecah piring, karena pecah piring membawa “terbelah” pakai lah istilah retak gading, karna retak gading membawa “tuah,” tutur Depati Mudo Susun Payung Negeri kepada Beo.co.id.

Secara terpisah, Kades Tanjung Genting Mudik, Jendri Tonga mengatakan Kenduri Ajun Arah/ Penobatan Gelar Sko semoga dapat membawah berkah, serta tersalin silaturahmi seluruh masyarakat di desa Tanjung Genting dan Tanjung Mudik

“Agar kita semua memetik hikmah yang positif dan lebih baik lagi kedepannya,” singkat Jendri kepada wartawan Beo.co.id.

Hal senada juga disampai Kades Tanjung Genting, Dalton Erial Sandi mengatakan sebagai pelayan masyarakat desa tak lebih dari itu dan berharap kegiatan ini dapat berjalan sukses mari bersama tingkat rasa kekeluargaan dan kebersamaan dengan mempererat tali silaturahmi.

“Ini momentum yang harus dijaga dan terus dilestarikan bersama-sama,” pintanya.

Tak ketinggalan Ketua Panitia Kenduri Ajun Arah/ Penaikan atau Penobatan Sko (Gelar Adat), Rudi (56) menyampaikan kegaiatan ini sudah disiapkan jauh-jauh hari dan jelas harapan masyarakat dapat terlaksana dengan baik dan sukses.

“Salam kebersamaan dari kami masyarakat Tanjung Genting, kami menunggu para tamu undangan diacara tersebut, semoga menjadi keberkahan kita bersama,” demikian sampainya.

(Beo.CO.ID / *** / MM Dj.Sib).

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org