spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pinjaman Rp.59 M, 7 Tahun Bupati Dayat, Gagal Bangun Jalan Renah Kurung?

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Dr. Ir Hidayattulah Sjahid, MM IPU (Bupati Kepahiang-Kiri), kondisi link Renah Kurung diselimputi rumput liar (Full foto – tengah) dan Kadis PUPR Kepahiang Rudi Sihaloho, ST (kanan). Dok 2022

Dengan pinjaman uang Rp.59 miliyar, pada PT. SMI (Sarana Multi Infrastruktur) Jakarta, sebuah BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Bupati Kabupaten Kepahiang, Propinsi Bengkulu, Hidayatullah Syahid, akrap dipanggil ‘’Pak Dayat’’ menggantikan H. Bando Amin C Kader, tahun 2015 silam, gagal menyelesaikan pembangunan jalan Pertanian dan komplek perkantoran yang ditinggal pergi oleh perusahaan yang mengerjakannya.

Dok Foto Juni 2022

Padahal, ‘’Dayat’’ dalam kampanye dan janjinya, membangun Link Jalan guna meringankan beban ribuan masyarakat Tani daerah Kepahiang, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Rejang Lebong Desa Renah Kurung, Kecamatan Muara Kemumu dan sekitarnya guna membawa hasil bumi mereka ke Pasar Kecamatan dan Kabupaten di Kepahiang.

Pinjaman yang jumlahnya Rp.59 miliyar itu, sekitar Rp54 miliyar lebih digunakan untuk pembangunan fisik peningkatan jalan dan membangun jembatan, kenyataannya setelah 7 (tujuh) tahun, gagal total, dan nilai yang dicapai ‘’nol persen?’’ Wajar jika dipertanyakan masyarakat awam Kepahiang, dikemanakan uang yang jumlahnya puluhan miliyar itu?

Selain dana Rp. 54 miliyar untuk peningkatan Jalan Kabupaten dan pembangunan Jembatan, Rp. 5 miliyar sisanya belum diketahui diperuntukan untuk apa?. Atas utang yang ditanda tangani Bupati Hidayatullah Syahid dengan persetujuan DPRD Kepahiang, harus dipertanggungjawabkan secara Administrasi dan Hukum.

Dok Foto Juni 2022

Sebagaimana dicanangkan besar-besaran pemberantasan dugaan tindak Pidana Korupsi oleh Presiden Republik Indonesia (RI), dari era Presiden ke VI RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sampai sekarang eranya Presiden Joko Widodo.

Dari keterangan dan data dihimpun penulis Opini ini, jalan yang harus diselesaikan Link Jalan dari CINTO MANDI-DAMAR KENCANA dengan nilai Rp. 18, 5 miliyar. Berikutnya, Barat Wetan pusat Komplek Perakntoran dengan nilai Rp. 23 miliyar lebih, dan Jalan Bandung Jaya-Simpang Air Les dengan nilai Rp12, 7 miliyar.

BACA JUGA :  DUGAAN “KORUPSI RP 3,1 M DANA KONI KERINCI” SIAPA PELAKUNYA?

Hasil investigasi tim penulis kelapangan, dari tahun 2021, Juni 2022, pembangunan Jalan dari Desa Renah Kurung berbatasan langsung dengan Rejang Lebong, menuju Batu Bandung dan Simpang Air Les, terdapat pembangunan Jembatan Sungai Air Belimbing dibawah Desa Renah Kurung (arah Batu Bandung) dan Jembatan Air Donok, sampai tulisan ini diturunkan kondisi riil dilapangan terbengkalai.

Dan dua link lainnya, kondisinya amburadul, tak berbentuk jalan. Dan tercatat Link Batu Bandung, Simpang Air Les dan ke Renah Kurung, kondisinya ‘’sangat membahayakan’’ dari Desa Renah Kurung ke Jembatan Air Belimbing, sudah puluhan orang pengendara roda dua membawa Kopi terjatuh, karena turunannya sangat tajam. Ketika dikerjakan tanjakannya tidak ditata, agar lebih landau. Dan sampai saat ini kendaraan roda empat total tidak bisa melewati jalan yang panjangnya lebih kurang, 7, 6 km Renah Kurung-Batu Bandung.

Dampak yang sangat memberatkan masyarakat setempat, selain sulitnya mengeluarkan hasil bumi mereka seperti Kopi, Sayur-mayur dan penghasilan tanaman keras lainnya, mereka terpaksa mengalihkan perjalanan ke Rejang Lebong (perbatasan), lalu menuju Beringin Tiga, terus ke Kota Curup, dan lanjut ke Kepahiang dengan jarak tempuh lebih 85 km untuk sampai kekantor Kecamatan Muara Kemumu di Batu Bandung.

Dan kesulitan berikutnya jika ada warga yang sakit sangat sulit untuk mendapatkan akses tempat berobat, mereka harus ke Rejang Lebong yang cukup jauh, dengan jalan berputar dan beliku. Dan jika ada acara pernikahan dan hajatan lainnya, karena jalan Renah Kurung-Batu Bandung, walaupun panjangnya tak lebih 8 km itu, harus ditempuh dengan jalan kaki, apa lagu pada musim hujan kendaraan Trill roda dua, sudah tak sanggup melewatinya, kata sejumlah warga pada Tim penulis.

BACA JUGA :  DUGAAN “KORUPSI RP 3,1 M DANA KONI KERINCI” SIAPA PELAKUNYA?

Melibatkan banyak Pihak: Dari keterangan dihimpun kasus pinjaman Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang, diduga melibatkan banyak pihak, termasuk DPRD Kepahiang, pihak PT. SMI, oknum dari Dinas PUPR Kepahiang, adik (keluarga) ‘’Pak Dayat’’ salah satu sebagai pemborongnya.

Pembangunan jalan telah diselimuti rumput liar. Dok foto 2022

Kepala Desa Renah Kurung, Yoyon ditemui disalah satu tempat di Kepahiang awal Juni 2023 lalu, membenarkan jalan dari Desa Renah Kurung-Batu Bandung, ditinggalkan begitu saja dan dua jembatan sama sekali tidak dikerjakan (Terbengkali). Tingkat kesulitan masyarakat (warganya) sangat tinggi, masyarakat masih berharap Pemdakab Kepahiang, menyelesaikan jalan tersebut.

Bupati Kepahiang, Hidayatullah Syahid sudah berulangkali dihubungi Tim penulis, akhir Mei dan awal Juni 2023, namun belum berhasil ditemui, karena kesibukan dinas luar (dl), info dari stafnya.

Padahal sangat banyak persoalan penting, perlu diperoleh keterangannya, seputar gagalnya penyelesaian jalan tersebut, dan bagaiamana soal utang Rp.59 miliyar pada PT. SMI, serta pembayaran bunga yang cukup besar dalam pertahun?. (***)

Penulis/ Editor : Pempred BEO.co.id, yang juga Ketua DPD-KWRI (Dewan Pimpinan Daerah-Komite Wartawan Reformasi Indonesia) Propinsi Bengkulu, Pengamat masalah Kemiskinan dan Sosial Kemanusiaan.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org