Soal PTM, Perindag-UKM Lebong : Hargai Keinginan Bupati

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

LEBONG, BEO.CO.ID – Menyikapi pembangunan Pasar Tradisional Modern (PTM) yang berlokasi di Kelurahan Pasar Muara Aman, Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong sampai saat ini tak kunjung usai (100 persen) dan telah menelan anggaran yang cukup fantasis dalam pelaksanaan pembangunannya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perindagkop-UKM Lebong Mahmud Siam mengatakan bahwa pembangunan PTM harus segera diselesaikan, perlu digaris bawahi bupati Lebong berharap pembangunan itu harus diselesaikan. Ia juga menyampaikan dalam kontek bekerja ada aturan, baik itu atur-aturan ditingkat sektoral, ada yang mengaturnya.

“Kami dari Perindag-UKM harus bisa bekerja apabila pembangunan tersebut telah dianggap selesai dan di serah terimakan, artinya, pekerjaan tersebut benar-benar selesai 100 Persen dari PU,” ungkap Mahmud saat dijumpai diruang kerjanya, Selasa (6/12/22).

Lanjut dia menuturkan, pembangunan PTM memiliki proses tahapan- tahapan dalam pembangunannya, yang dimaksud selesai 100 persen setiap tahunnya berdasarkan proses tahapan.

“Untuk tahun ini tuntas dalam bulan ini, tinggal tahapan berikutnya soal finising, pembangunan lift, pemadam kebakaran dan lainnya, lebih kurang saya bukan orang teknis untuk layak di huni betul-betul kewenangan orang PU, untuk pembangunan 2023 masih dalam tahap penyelesaian,” jelasnya.

Ketika diminta pandangan oleh awak media ini akan dilaunching PTM dan akan dihadiri Menteri Perdagangan RI, ia mengatakan bahwa kabupaten Lebong perlu orang – orang besar untuk mendukung pembangunan, pasal wilayah ini masih daerah tertinggal dan kabupaten yang APBD-nya kecil.

“Jika tidak didukung oleh orang besar tambah terburuk lah kita, upaya bupati harus kita hargai bahwa beliau berusaha membawa seorang menteri untuk datang kesini. Mudah-mudahan berhasil untuk menginjakan kaki di Lebong, ini juga merupakan prestasi buat kita dan kehormatan buat kita,” ucapnya.

Serunya lagi dia menuturkan, sama-sama diketahui bahwa kabupaten Lebong sangat butuh bantuan uluran tangan, bantuan dana dari pusat. Artinya bahwa bupati telah merendahkan dirinya, maka itu dibutuhkan didukung semua pihak dan masyarakat luas serta didorong dengan informasi yang positif.

“Kita meminta jangan membenturkan pemerintah sebelumnya dan sekarang, yang jelas pembangunan itu ada tahapannya dikeluarkan oleh pihak PU (Layak huni) dan harapan kita bersama hormati PU, hormati apa menjadi keinginan bupati serta semua pihak harus kita dihargai jangan sampai pemerintah salah melangkah,” pungkasnya. (Sbong Keme)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org