spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Anggaran Miliaran, Atlet POPDA Lebong Pakai Uang Pribadi, Devi : “Dimana Letak Muka Bupati”

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

LEBONG, BEO.CO.ID – Menanggapi sebanyak 64 Atlet membawa nama Kabupaten Lebong diajang Pekan Olahraga Pekan Pelajar Daerah (POPDA) di Provinsi Bengkulu, gunakan uang saku pribadi.

Hal itu disoroti oleh Ketua Forum Komunitas Pemerhati Hukum dan Lingkungan Hidup (FKPHL) Kabupaten Lebong, Devi Gunawan cukup memprihatikan kondisi para atlet yang membawa nama Kabupaten Lebong bertanding di Provinsi Bengkulu menggunakan uang pribadi.

“Setelah saya menyimak pemberitaan media portal online Pesirah.com terdapat ada 4 Cabang Olahraga (Cabor), 22 altlet basket, 99 atlet cabor badminton, untuk cabor silat 10 atlet dan 11 cabor sepak takraw tanpa dibiayai dari APBD dimana letak perhatian kita untuk generasi penerus khusus dibidang olahraga,” tanggap Devi melalui sambungan teleponnya kepada media ini, (22/6/22).

Selanjutnya ia mengatakan, cukup miris tanpa perhatian pemerintah daerah, sedang anggaran buka tutup Bupati Lebong dianggarkan Rp. 1,3 miliar dan TP2KL (Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Lebong) berjumlah Rp. 700 juta dan kendaraan baru Rp. 1.3 miliar.

“Dimana kepedulian kita kepada adek-adek yang bertanding di POPDA di Provinsi Bengkulu dan dimana letak muka Bupati Lebong, apakah ini wujud bahagia & sejahtera masa hal seperti luput menjadi perhatian,” sampainya dengan nada kesal.

BACA JUGA :  Prihatin Soal Jalan Talang Ratu, Mahasiswa Lebong Demo Hingga Disambut Bupati

Sementara itu diterangkan, Fay berharap adanya kebijakan dari pemerintah daerah untuk membuat pakai training bertulis POPDA Lebong satu stel untuk para atlet Lebong yang mengikuti pertandingan POPDA di Provinsi Bengkulu.

“Walau pun biaya kami swadaya uang pribadi, kami berharap kepada pemerintah daerah bisa menyediakan 1 stel training yang tulisan POPDA Lebong sebagai kenang-kenangan dan kebanggaan adek-adek, menang atau kalah kami tetap berusaha semampu kami,” harapnya.

Dikatakan Fay lebih jauh atlet cabor basket ball Lebong tidak berharap banyak hanya meminta pakai training basket bertulis POPDA Lebong. Ia berharap persoalan training ini ada solusi dari pemerintah daerah selepas apa hasilnya nanti.

“Usai pertandingan POPDA ini tidak jadi masalah yang penting ada kebijaksanaan dari pemerintah daerah, coba bayangkan pada saat pembukaan POPDA di Bengkulu adek-adek ada yang nangis melihat atlet daerah lain berpakaian training lengkap sampai ke sepatunya seragam, ini menjadi perhatian saya semoga ada solusi,” demikian terang Fay kepada media ini. (Sbong Keme)

BACA JUGA :  Azhari Terus Bergerak, Sambangi Tokoh Masyarakat Topos
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
  1. Gilaa gila. Segitu maunya makan uang. Smpai menelantarkan pemuda daerah yg mewakili daerah yg dia pimpin. Luar biasa.
    #Kerjo_Kerjo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org