spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Camat Tubei Laporkan Jalan Lingkungan, PU “Didesak” Bangun 3 Jembatan & Jalan

LEBONG, BEO.CO.ID – Hasil menindaklanjuti Rapat kordinasi (Rakor) bersama Camat se-Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kecamatan Tubei telah memberi data jalan lingkungan diwilayahnya serta mendesak ada pembangunan jembatan dan jalan.

Data panjang jalan dan lebar di Kecamatan Tubei yang telah dilaporkan ke Dinas PUPR-Perhubungan. Dok/Kecamatan Tubei

BACA JUGA :  22 Tahun Kemerdekaan Pers, Ozzy: Pers Bukan Babu Penguasa!

Kondisi jalan di Kecamatan Tubei dari rusak berat hingga rusak ringan. Dok BEO.CO.ID/LEBONG

BACA JUGA :  Aneh,,,!!! Jaksa Bantah Periksa Dugaan Fiktif Dana BOKB

Hal itu kemukakan Camat Mawardi saat dijumpai diruang kerjanya mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan data jalan lingkungan mulai dari panjang dan lebar jalan diwilayah Kecamatan Tubei sesuai dari hasil pembahasan Rakor, 15 September 2022 beberapa waktu lalu.

“Kita telah melaporkan panjang dan lebar jalan lingkungan di Kecamatan Tubei, kalau dihitung kurang lebih berkisaran 9441 Kilometer, penyerahan data jalan lingkungan itu telah disampaikan pada hari Senin 19 September 2022 ke Dinas PUPR-Perhubungan,” ucapnya kepada awak media ini, Rabu (21/9/22).

Kondisi akses jembatan & jalan perekonomian masyarakat Pelabai dan Suka Kayo. Dok BEO.CO.ID/LEBONG

BACA JUGA :  "Dikeroyok," Polda, Polres & Kejari Usut Dugaan Korupsi Dana BOKB

Disamping itu, pemetaan jumlah dan jalan lingkungan yang telah dilaporkan oleh pihaknya. Camat Mawardi juga menyinggung kondisi jembatan & jalan serta berupaya mendesak Dinas PUPR-Perhubungan untuk segera membangun jembatan dan jalan diwilayahnya untuk prioritaskan tahun kedepan.

Pasalnya, telah berulang kali disampaikan oleh pihaknya kepada dinas terkait termasuk di Musrenbang Kecamatan (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) yang telah menjadi pembahasan dan di Musrenbang Kabupaten.

“Demi mendorong peningkatan infrastruktur di desa Pelabai ada 2 jembatan yang perlu dilakukan peningkatan pembangunan secara permanen, karena kondisinya saat ini masih berlantai kayu, sebaliknya juga ada 1 jembatan ke arah Tik Tebing yang kondisinya juga cukup parah,” ungkapnya.

2 titik jembatan Kecamatan Tubei dan 1 jembatan kearah Tik Tebing Kecamatan Lebong Atas yang sampai saat ini belum dilakukan peningakatan pembangunan. Dok BEO.CO.ID/LEBONG

Tidak hanya itu dirinya juga menjelaskan akses perekonomian masyarakat dijalur desa Pelabai penghubung ke desa Suka Kayo dengan kondisi yang sudah rusak berat akibat bencana alam dan sudah lama menjadi keluhan masyarakat setempat.

“Kita juga meminta dan mendesak Dinas PUPR-Perhubungan untuk membangun akses jalan perekonomian masyarakat yang hubungi 2 Kecamatan antara Tubei dan Taba Atas yaitu akses jalan desa Pelabai ke desa Suka Kayo semakin hari cukup memperihatinkan,” pungkasnya diakhir. (Aan)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Get in Touch

22,764FansSuka
3,504PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts