spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Forum Bengkulu Bangkit, Siap Kawal & Awasi Pembangunan Jalan Inpres Jokowi di Lebong

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Forum Bengkulu Bangkit saat melakukas aksi demo didepan Kantor Gubernur Bengkulu 2 Ferbruari 2023 lalu, terkait menyoroti infrastruktur jalan provinsi Bengkulu cukup memprihatinkan. Dok Beo/Bengkulu

LEBONG, BEO.CO.ID – Organisasi Masyarakat (Ormas) Persatuan Masyarakat Lebong (Pamal) siap mengawali dan pengawasi pembangunan infrastruktur jalan, atas Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.

Hal itu dikemukakan Penasehat dan Ketua Sementara Ormas Pamal melalui wadah Forum Bengkulu Bangkit (FBB) Mashuri melalui sambungan telepon genggamnya, Rabu malam (26/7).

“Kita sebagai masyarakat Bengkulu sangat berterima kasih kepada bapak Presiden Jokowi telah mengunjungi sejumlah daerah di Provinsi Bengkulu dan telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inspres) nomor 3 tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah sebagai poin penting diakhir masa jabatannya guna menjawab penderitaan masyarakat,” ujar Mashuri kepada Beo.co.id.

Kondisi jalan lintas Lebong menuju Bengkulu Utara cukup memprihatinkan. Dok Beo/Bengkulu

Mashuri melihat perlu dilakukannya pengawasan dan kontrol terhadap proses berjalannya pembangunan infrastruktur jalan yang bersumber dari APBN pusat. Dan dia menjelaskan, pembangunan yang datang dari inpres tersebut, kabupaten Lebong mendapatkan lokus pembangunan didua titik, Jalan Embong Panjang – Semelako (3,66 km), dan Jalan Talang Bunut-Lemeupit Kabupaten Lebong (4,55 km).

BACA JUGA :  "Reputasi Bupati Lebong di Pertaruhkan," 3 Desa Uram Jaya Langganan Banjir, Ini Kata BPBD

“Proyek pembangunan jalan dari inpres ini datangnya kan dari pak Jokowi, kita wajib mengkawal dan mengawasi serta ikut memantau jalannya pembangunan, karena ini langsung dari Presiden dan emang betul-betul harus diawasi guna menjaga kualitas dan kuantitas fisik,” pungkasnya.

Sisi lain, M Sidonaris mengingatkan, sekali lagi untuk tidak mengklaim Inpres tersebut diperjuangkan murni dari kepala daerah atas usulan dinas terkait. Ingat ya sudah kewajiban kepala daerah mencari dana ke pusat.

“Perlu kita ingatkan lagi, pembangunan, peningkatan, rehabilitasi infrastruktur jalan adalah pekerjaan rutinitas yang dilakukan setiap kepala daerah dan tidak perlu hal tersebut untuk dibanggakan, tapi berinovasilah dan kreatifitaslah sesuai dengan visi – misi di RPJMD yang harus dituntaskan, maka itu kita harus fokus seperti diungkapkan pak Jokowi,” ucap Sidonaris yang juga pernah mantan Kader PDIP kepada wartawan ini, (26/7).

Lintas Bengkulu Utara menuju Kota Bengkulu. Dok Beo/Bengkulu

Lanjutnya, gagasan dan kebijakan Inpres ini lahir berkat suara rakyat serta media yang mempublis kondisi jalan di daerah yang rusak hingga viral di media sosial. Ia juga menyebutkan, disinilah melihat kedewasaan kepala daerah saat mendapatkan angin segar dari inpres tersebut untuk tidak puas sampai disini dan teruslah mengambil dana pusat.

BACA JUGA :  Kecam Israel, Puluhan Massa Aksi di Lebong Gelar Aksi Bela Palestina

“Khusus kabupaten Lebong sudah dua tahun kebelakang ini mundar – mandir ke pusat yang katanya jemput bola sampai hari ini tidak ada laporan kemasyarakat apa bentuk dan hasilnya, beruntung ada Inpres secara kebetulan dapat membantu dua link di kabupaten Lebong dari Presiden Joko Widodo, sekali terima kasih pak,” demikian sampaikan Sidonaris.

(Eluban RI/Sbong Keme)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org