spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Herzein Malas Lagi?

KERINCI, BEO.CO.ID – Nama Herzein, S.Pd, Kepala Sekolah SMP Negeri No.28 Kabupaten Kerinci, Jambi, sekolah yang dipimpinnya berlokasi di Desa Simpang Tutup, Kecamatan Gunung Kerinci, ‘’kian terkenal, apakah karena prestasinya, ternyata bukan?’’ Berikut hasil petikan Investigasi Wartawan Beo.co.id, Kamis 4 Agustus 2022.

Kondisi sekolah terlihat sepi. Dok

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, keluhan para majelis guru, yang minta namanya dirahasiakan (UU No.40 tahun 1999 tentang Pers) mengatakan, ‘’pak Herezein, sering tidak masuk dan terlambat, dan pulangnya lebih awal’’ benarkah…???

Ternyata ada benarnya, ‘’pak Herzein, malas lagi’’ kata salah satu sumber kompeten di SMP Negeri 28 itu, kepada Jurnalist Beo.co.id.

Dan tudingan selama ini, Herzein ‘’pemalas masuk sekolah, terkuak ketidak disiplinannya dalam kegiatan belajar dan mengajar, juga soal disiplin waktu hadir dalam bertugas, ‘’sering terlambat datang cepat pulang’’

Kamis, (4/8/22) Herzein, S.Pd, lagi-lagi tidak masuk, menjalankan tugasnya, selaku kepsek?. Awak media ini berusaha untuk mendapatkan penjelasannya, ‘’kenapa sering tidak masuk, terlambat hadir dan cepat pulang, alias pemalas?’’

Masyarakat luas, orang tua/ wali murid dan majelis guru mempertanyakan keadaan yang terjadi itu. Dan bagaimana masalah Absensi, dan siapa yang berani tegur Herzein?

Serunya dalam catatan awak media ini, setelah sampai disekolah ini, ‘’didepan pintu gerbang disuguhkan dengan pemandangan seorang anak didik (murid) yang lagi asyiik bermain HP android, tanpa ditegur oleh pihak sekolah, ‘’seolah hal yang biasa, di SMP Negeri 28, Kerinci ini’’

Ketika ditanya Jurnalist Beo.co.id, kepada salah satu sumber kompeten disekolah, kenapa pak ‘’Herzein, malas lagi, jawabannya kami tidak tahu pak…itu urusan beliau, kata sumber’’

BACA JUGA :  Tanggapi Keluhan Warga, Lurah Siulak Deras Janji Bangun Drainase

Ketika ditanyakan tolong buku tamunya? Para guru tidak memberikan buku tamu untuk di-isi, buku tamu didalam ruangan kepala sekolah (ruang pak Herzein), pintunya masih terkunci rapat. Ini pertanda kepsek Herzein tidak masuk, tandas sumber.

BACA JUGA :  Mutasi, “Bertangan Besi Diktator” Ala Bupati Adirozal-Bunuh Carakter Golongan IV

Dalam pemantauan Beo.co.id, terlepas ada alasan yang penting, harus diurus oleh Kepsek SMPN 28 ini, (Herzein, S.Pd), seharusnya memberi tahukan kemajelis guru lewat sambungan hanphone dan atau pesan lainnya.

Sehingga, bila ada kepentingan masyarakat kesekolah termasuk kalangan Pers, para majelis guru bisa menjelaskan atas halangan ketidak hadiran ‘’pak Herzein’’ selaku kepsek yang bertanggungjawab langsung atas mundur majunya pendidikkan di SMPN 28, ini, jelas sumber.

Pengawasan lemah: Seringnya, Herzein tidak hadir dalam proses belajar dan mengajar dan dikeluhkan para majelis guru, ini patut diduga kurang berjalannya pengawasan dari atas.

Dimana pengawasan dan pembinaan setiap wilayah kecamatan terdapat pengawas sekolah, bisa jafi pengawasan juga tidak berjalan sebagaimana mestinya. (***)

Laporan : Muhammad Marhen Jurnalist Beo.co.id/ Perwakilan Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Editor/Penulis : Gafar Uyub Depati Intan

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Get in Touch

Related Articles

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Get in Touch

22,764FansSuka
3,432PengikutMengikuti
PelangganBerlangganan

Latest Posts