spot_imgspot_img

Jalan Menuju Desa Sungai Lisai Masih Berkalang Tanah, Catatan Pemimpin Terpilih

LEBONG, Beo.co.id – Puluhan tahun harapan masyarakat desa Sungai Lisai, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu sedikit bernapas lega, setelah masuknya program Kodim 0409 Rejang Lebong melalui Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2019 – 2020 yang lalu, dalam pembangunan akses jalan menuju Desa Sungai Lisai.
Dari hasil investigasi lapangan, Sabtu siang (23/1/21), program pembangunan TMMD, dimulai dari Desa Sebelat menuju Desa Sungai Lisai pembangunan jalan rabat beton hanya dibangun sepanjang kurang lebih 1 Km dengan lebar 2 meter.
Untuk kondisi jalan selanjutnya 9 Km mencapai ke desa tujuan akses jalan belum diselimuti pembangunan permanen (fisi), seperti pembangunan rabat beton yang dibangun oleh TMMD tahun sebelumnya.
Tidak hanya itu, kondisi ini diperparah ada beberapa titik akses jalan yang masih berkubangan dengan lumpur dan digenangi air, dengan kedalaman 40-50 cm. Kesulitan itu banyaknya anak sungai kecil yang hanya berlantai papan (kayu). Bahkan para pengguna jalan harus melewati beberapa anak sungai dengan ketinggian air kurang lebih 20 – 40 cm.
Medan terberat itu dari keterangan masyarakat Ketenong II, ketika ditanya awak media ini (23/1/21), menjelang musim penghujan tiba, akses jalan cukup sulit untuk dilewati kendaraan roda dua (motor sudah dimotifikasi semi trail), karenakan kondisi jalan cukup licin dan naik turun (tebing).
Ketika media ini sampai ditempat tujuan disambut oleh keramahan masyarakat lanjut menuju kediaman Kepala Desa (Kades) Sungai Lisai dengan disuguhkan air putih serta kehangatan air kopi hasil bumi masyarakat setempat.
Dalam perbincangan yang panjang kepada awak media ini Kades Sungai Lisai, Hajron mengatakan, ada tiga poin penting yang menjadi harapan besar masyarakat. Bahkan sudah puluhan tahun lamanya, yaitu pembangunan transportasi jalan dan bidang kesehatan, baru kita mengarahkan menuju desa adat yang bakal disiapkan.
“Kita masih berharap pembangunan akses jalan seperti program pembangunan TMMD sebelumnya dan dibidang kesehatan, agar masyarakat kita tidak berobat jauh, baru kita berwacana membuat desa adat,” terangnya.
Sebelumnya, kita mengucap syukur alhamdulillah sudah dibangunnya, akses jalan melalui program TMMD. Tapi kami masih mengharapkan pembangunan tersebut berkelanjutan sampai akses jalan ini ke desa Sungai Lisai
“Agar memudah membawah hasil tani, seperti kopi dan nilam sebagian kecil itu kulit manis (cassiavera), mempercepat perputaran ekonomi masyarakat kita. Semoga pemimpin terpilih Pilkada kemarin memprioritaskan pembangunan jalan didesa kami,” tutur kepada media ini.
Diungkap langsung oleh Kadis PUPR Kabupaten Lebong, Joni Prawinata yang dihubungi via selulernya, mengatakan bahwa pembangunan akses jalan Sungai Lisai untuk tahun 2021 masih berlanjut dengan anggaran 1,5 Miliar masih melibatkan TMMD.
“Hal ini sesuai dengan MoU dengan Balai Besar TNKS, sehingga kegiatan harus tetap dilanjutkan,” ujarnya secara singkat.
Sama halnya, pembangunan kedepan akan melanjutkan pembangunan rabat beton yang sebelumnya sudah dibangun.
“Kita akan menyambung pembangunan sebelumnya, semoga tidak ada halangan dan mohon juga kerjasama kawan-kawan,” kata Joni menutupi percakapan.

Pewarta : Sbong Keme

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

0FansSuka
2,987PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts