spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kendalikan Nafsu, Untuk Menghindari Berbuat Buruk

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Oleh: Gafar Uyub Depati Intan

Nafsu, akal (fikiran) cenderung berbuat buruk. Ketika kita gagal mengendalikannya. Karena nafsu dan akal selalu digoda oleh ‘’jin, syaoitan dan Iblis, agar kita selalu berbuat buruk kapan dan dimana saja ?’’

Minimal berbuat sesuatu untuk mencari keuntungan pribadi, tidak pada jalan yang benar. Itulah perbuatan, dan suruhan ‘’jin, syaoitan dan iblis’’ maka kita harus cepat-cepat melawannya.

Nah, bagaimana cara melawannya? Jawabannya memang tidak mudah, karena nafsu dan akal busuk selalu berdampingan dengan ‘’iblis/ syaoitan’’ untuk menghancurkan jalan kehidupan menuju kebaikkan.

Nafsu, sukanya hidup serba berlebih, akunya (egoisme) dan menolak menerima kebenaran dari pihak manapun. Itulah ‘’ego busuk dan akal kotor, yang dikendalikan oleh ‘’Jin, Iblis dan Syaoitan’’

Dalam hitungan menit kita harus melawan, dengan mengingat pada Tuhan yang maha kuasa, Allah SWT.

Sang pencipta Langit dan Bumi dengan segala isinya. Dengan keyakinan yang kuat, bahwa keajaiban itu ada. Tuhan, (Allah SWT), memang tak bisa dilihat dan diraba-raba, dimana Allah itu?.

Ia, (allah) tidak bisa dilihat secara raga, tapi ada. Wujud dari adanya Allah, adanya langit dan bumi dengan segala kekayaannya yang ada dalam perut bumi dan lautan. Itu, bukti allah itu ada.

Untuk melawan, ‘’jin, iblis dan syaoitan’’ kita harus tahu siapa diri kita, dari mana kita dan mau kemana kita? Kita diciptakan Allah dari Rahim ibu kita, maka kita wajib sujud dan bersyukur padanya (allah swt). Kita harus berbuat baik tanpa henti, dan menyembahnya.

Menyembah, melakukan perintahnya dengan terus melakukan Sholat lima waktu, dan menghentikan larangannya. Maka kita semua yang mengerjakan kebaikan itu, hingga akhir hayat dikandung badan, mampu menghindari godaan, ‘’jin, iblis dan syaitan’’ berarti kita mampu melawannya.

Dan pada ibu yang melahirkan kita, kita wajib bersyukur dan berbuat kebaikkan padanya, dengan cara menjaga, merawat, dan menyayanginya, hingga Ia wafat kembali kepada sang pencipta, allah swt.

Pengabdian kita pada ibu jangan putus, walaupun secara kasat mata kita tidak bisa lagi melihatnya, maka kita berbuat dengan cara kita berdo,a dan memohon pada allah swt, dengan mengirimkan lafazs Al-Fatihah, dan selanjutnya. Semoga, jasad dan rochnya diberikan tempat yang baik disisinya. Karena Allah maha besar, dan maha segalanya.

Mulai detik ini, kenalilah siapa kita, dari mana kita dan mau kemana kita? Kita berasal dari ciptaan Allah SWT dan kembali kepadanya (wafat/ mati).

Dimasa hidup kita ini, tebarkanlah kebaikan kepada semua orang, hidup damai berdampingan satu sama lainnya, tanpa membedakan, suku, agama, ras dan antar golongan. Karena, berbuat kebaikan adalah perintah (suruhan) dari allah, jauhkan dan hentikanlah segala bentuk larangannya.

Dan marilah kita bersujud dan memohon ampun padanya, dan segala gerakkan nafas yang diberikan allah kepada kita untuk bergerak, melihat, mendengar, mencium, dan merasakannya, adalah ciptaan allah dan miliknya.

Barang siapa diantara kita, mengenal allah dengan keajaibannya, maka kita akan mampu menjauhkan diri dari, perbuatan jahat/ godaan dari ‘’Jin, Iblis dan Syaoitan’’ hanya kepada sang penciptalah kita bersujud dan bersyukur, bukan pada yang lainnya.

Semoga kita selalu diberkahinya, dengan amal dan perbuatan pada kebaikkan. Amin Yarabol alamin. (***).

Penulis, adalah hamba allah yang lemah ini. Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia Prop Bengkulu, Pemimpin Redaksi Gegeronline.Co.Id/ BEO.co.id, Pengamat masalah Sosial/ Kemanusiaan, kaum miskin Pedesaan dan Kota, tinggal di Bengkulu.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org