28 C
Jakarta
Senin, Maret 1, 2021

Soal Pengecer Pupuk Subsidi “Nakal” di Lebong, Tomas Minta Hearing ke Dewan

LEBONG, BEO.CO.ID - Mewakili para petani salah satu tokoh masyarakat (Tomas), Nedi Aryanto Jalal (51) menyurati dewan Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, guna meminta jadwal...

Latest Posts

Melalui Pakaya, Sejumlah Media “Gagal Kerjasama” Dengan Paslon Fikri-Samuji


Kota Curup, Beo.co.id- Rencana kerjasama publikasi kegiatan berita blusukan paslon No. 4 Fikri-Samuji, telah dibicarakan dengan Fikri, mewakili pihak media, JHon, Beni, Ade, Aris.


Menurut Fikri, dia sangat sibuk maka penyelesaian kerjasamanya, saya serahkan dengan Pakaya Saniba. (Pakaya) Hal ini dijelaskan Fikri disaat istirahat pada kegiatan blusukan Desa Tanjung Beringin, Kota Pagu Kecamatan Curup Utara. Ternyata gagal ditangan Pakaya, tidak ada penjelasan penyelesaiannya?


Hal ini dijelaskan Pahrodi Riswan, Aris kepada Bidik07elangOposisi, Senin (30/11) di Air Putih Baru Curup Selatan. Padahal sebelumnya, Pakaya, telah bertemu dengan Jhon, Aries, Beni dan Bang Ayub di posko Fikri-Samuji, Rabu (25/11/2020), bahkan Pakaya mencatat nama-nama media, yang akan kerjasama.


Pakaya, mengatakan (waktu itu), ini akan saya laporkan pada Fikri, secepatnya kukasih kabar, kata Pakaya meyakinkan. Ternyata, sampai tanggal 30 Nopember 2020 (Senin), sama sekali tak ada kabar dari Pakaya, diduga gagal melakukan kerjasamanya.


Sejumlah kawan-kawan dari media cetak dan online, merasa sangat ngemis dengan “Pakaya” padahal direncanakan kontrak, 20 Nopember 2020, untuk lima belas hari kerja, kenyataannya gagal total.


Bang Ayub, salah satu Wartawan senior mengatakan, bohong dan kebohongan sudah biasa terjadi, sebagai orang media tak perlu berkecil hati. Berarti mereka tidak butuh media, Ya sah-sah saja, paparnya.


Dan tak perlu diributkan, namanya janji. Apa lagi janji “politik” sama dengan visi dan misi, pembuktiannya menunggu sudah jadi bupati (terpilih). Itupun, jika calon pemenangnya sadar akan tanggungjawabnya. Namanya saja janji politik, hanya kejujuran, kesadaran dan tanggungjawab yang bisa menjawabnya. Jika tidak, “janji, hanya tinggal janji tak lebih dari itu.” Tandas Bang Ayub.

Yang penting kini, kita ciptakan rasa aman dan nyaman. Gunakan hak pilih secara benar, sesuai hati nurani masing-masing.Tanpa kerjasama, selama ini sudah kita bantu Tim Fikri-Samuji, sesuai kemampuan yang ada. Yang penting jangan rebut, jangan kecewa hal seperti itu biasa tutup bang Ayub. (***/Sbong Kime).

Latest Posts

Don't Miss