“Modal Sebungkus Kopi,” Oknum MB Diduga Lecehkan Pelajar di Bukit Tengah

KERINCI, BEO.CO.ID – Entah setan apa yang merasuki jiwa MB (43) warga yang berdomisili di jalan Komplek Perkantoran Bukit Tengah, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, pasalnya, diduga melakukan perbuatan amoral pelecehan sexsual.

Bermodus berbelanja ke warung tetangganya melakukan dugaan pelecehan sexsual kepada EL (17) yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas di salah satu sekolah di Kerinci.

Kronologi

Menurut EL saat melaporkan peristiwa ini ke salah satu kantor pengacara yang beralamat jalan Muradi No 8 Kota Sungai Penuh secara detail dia menjelaskan, tadi pagi di waktu bapak (Orang tua) ke pasar Pukul 08 : 30 WIB, saya di rumah bersama teman (Melisa-teman tidur).

“Bapak berangkat ke pasar, pintu rumah tidak tertutup rapat, sekitar pukul 08 : 30 WIB, datanglah seorang konsumen (pelanggan) membeli kopi, sebut saja oknum MB katanya mau membeli kopi,” ujar EL sambil meniru teriak oknum MB.

Namun oknum MB bertanya kepada EL Orang tuamu dimana ? EL menjawab ke pasar dengan polosnya. Lanjut keterangan EL oknum MB menyerobos masuk keruangan warung (Kedai) EL dengan keadaan tertidur bergegas bangun karena ditarik kelambu oleh MB.

BACA JUGA :  HASIL PENGERUKAN SUNGAI SEGABU, DIJUAL KETEMPAT LAIN MERUPAKAN KEJAHATAN PIDANA

“Saya langsung bangun mengambil kopi, lalu saat oknum MB membayar kopi bagian tangan saya  ditarik oleh MB, tidak mau dilepas. Saya ngomong bapak jangan begitu dan saya mau mengembalikan kembalian uang beli kopi,” ceritanya kepada awak media.

Jauh diterangkan EL, oknum MB semakin menggila sebelum meninggalkan warung, ia “meremas payudara saya sebelah kiri.” Akhirnya EL menggerutu mengatakan kepada oknum MB “kenapa kurang ajar sekali, lalu oknum MB bergegas pergi setelah melakukan tindakkan tersebut,” sembari menceritakan kembali peristiwa yang dialaminya.

Sementara itu sebagai pihak keluarga korban sangat menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut, pihak keluarga akan melakukan pelaporan ke pihak yang berwajib.

“Anak kita ini bawah umur dan statusnya seorang pelajar, ini membuat pisikisnya terpukul dan jiwanya terguncang kita melakukan pelaporan,” singkat keluarga korban. (Elly)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org