spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Proyek IPA Desa Sungai Ning Melintang Jurang Bersangga Kayu, Diduga Dikerjakan Asal Jadi

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
LAPORAN : M. MARHEAN

SUNGAI PENUH, BEO.CO.ID – Tidak hanya pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) Kabupaten Kerinci tahun belakangan “menuai masalah” sepertinya menarik pula pekerjaan infrastruktur pembangunan intalasi pengelola air (IPA) di Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai yang diduga dalam pekerjaannya asal jadi.

Dari informasi dilaman website LPSE Kota Sungai, paket Uprating IPA Desa Sungai Ning dengan nilai harga penawaran Rp. 328.745.121,20 dilaksanakan CV. Ramariri beralamat dijalan Depati Perbo No. 183 RT. 06 Desa Koto Lebu, Kota Sungai Penuh.

Investigasi Lapangan :

Proyek IPA Desa Sungai Ning yang mengambil sumber mata air dari Sungai Ning yang melintasi jalan lintas Kerinci – Tapan. Dari informasi dan keterangan masyarakat setempat, cukup strategis pembangunan Uprating IPA dari posisi saluran air dari atas sampai turun ke bawah hingga memasuki perkampungan masyarakat wilayah desa Sungai Ning, distribusi air tersebut ke RT 4 dan RT 7 dengan harapan adanya azas manfaat dalam pembangunan yang kini tengah berjalan.

Dari saluran Air Sungai Ning menuju bak penampung diperkirakan sepanjang 300 meter, saluran pipa terpasang bertulisan paralon SNI 06-0084-2002 UPVC S-12,5 Q 110 mm. Ditemukan, dari gorong-gorong membentang telanjang dengan melintasi jurang sungai sekitar 10 M hanya disangga dengan kayu, kondisi ini lah sangat dikhawatirkan.

Terdapat di beberapa titik pipa tidak tertanam dengan baik, sebagian galian ditemukan kurang lebih kedalamannya 30 cm, pertanyaan apakah sesuai dengan gambar juklak dan juknis, meskipun proyek ini masih dalam tahap pekerjaan.

Ditempat lain, melewati bak penampung galian pipa yang tertanam disalah satu kebun milik warga kedalamannya lebih kurang 25 cm dan masih ada sebagian tidak tertimbun dengan baik.

Ketika awak media ini mengkonfirmasikan ke salah satu pekerja yang dilapangan, terkait papan informasi proyek. Ia menjawab tidak tahu sama sekali dimana posisi papan informasi/merk pekerjaan tersebut. Kendati demikian bahwa papan informasi masuk dalam item pekerjaan yang dikontrak dan sangat penting sebagai informasi untuk masyarakat luas.

Darto (45) warga Sungai Ning menyampaikan proyek pekerjaan IPA bisa berdampak adanya azas manfaat dalam pembangunannya. Ia juga berharap dalam pembangunannya dapat berumur panjang.

“Pembangunan IPA ini dapat bermanfaat bagi masyarakat disini, selain itu pembangun proyek tersebut bisa berumur panjang,” singkatnya.

 

Sementara itu, pak Sugeng (60) RT 7 desa Sungai Ning turut menerangkan, pembangunan IPA dapat diselesaikan secara baik serta tepat waktu. Dia juga menutur lagi bahwa proyek pembangunan air bersih ini telah kebutuhan pokok masyarakat dan layak dikonsumsi.

“Selama ini persoalan kami disini adalah air, air yang ada telah tercemar oleh limbah sampah dari TPA di Bukit Renah Padang Tinggi,” ungkap mengakhiri.

Media ini belum berhasil mengkonfirmasikan kepihak PUPR Kota Sungai Penuh dan rekanan sampai berita ini diturunkan. (***)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org