Suara Masyarakat Kerinci, Balon Sipil-Militer & Sipil-Sipil 2024 ?

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Jairudin (tokoh masyarakat). Dok

KERINCI, BEO.CO.ID – Sejak Juni 2022 tahun lalu, sudah berjalan enam bulan lebih, suhu politik di Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi, mulai menghangat, sejumlah nama digadang-gadangkan masyarakat (Simpatisan) dan keluarga bakal calon (balon) kuat, balon Kuda Hitam 2024 mendatang antara lain nama, Arwiyanto, SE anggota DPRD Kerinci dua periode 2014-2019 dan 2019-2024 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), diharapkan masyarakat sosok sederhana itu, (Arwiyanto) turun gunung mencalonkan diri. Kata Jairudin, 61 tahun via sambungan telephonenya jarak jauh sekitar pukul 17:25 Wib, 2 Januari 2023.

Menjelang akhir tahun 2022, 29-30 dan 31 Desember 2022, sejumlah warga Kerinci, khususnya dari Kerinci hulu (mudik) daerah pemilihan 1 (Dapil1) Kecamatan Gunung Kerinci, Siulak dan Siulak Mukai, serta Daerah Pemilihan 2, Kayu Aro, Kayu Aro Barat dan Gunung Tujuh dan sebagian Kerinci Tengah dan Hilir. Turunnya ‘’Pak Arwiyanto, SE mencalonkan diri, sebagai balon Bupati Kerinci 2024 mendatang.

Menurut Jairudin, kenapa masyarakat banyak atau berharap Arwiyanto, mencalonkan diri sebagai balon bupati, alasan kita tidak muluk-muluk, pertama mudah komunikasi, tanpa membeda-bedakan satu dengan lainnya.

Kedua pemurah (mudah berunding), sehingga terjadi saling meringankan, itu makanya kita yakin dan berharap Arwiyanto, berani mencalonkan diri, Insya allah didukung masyarakat, ujarnya.

Masih hangat dalam ingatan masyarakat di Siulak Deras dan sekitarnya, tiga hari lalu ‘’pak Arwiyanto’’ mengadakan sunat massal dikediamannya untuk 90 orang keluarga tidak mampu dan yatim piatu selama dua hari.

Dan dalam satu hari 45 orang, berjalan dua hari dan bagi mereka yang sudah bersunat (Sunat) dibantu lagi dana untuk anak-anak Yatim Piatu Rp1.000.000,- (Satu juta rupiah) dan miskin/ pra sejahtera Rp500.000,-(lima ratus ribu rupiah), bantuan-bantuan seperti ini sangat memberikan manfaat bagi masyarakat, apa lagi masyrakat yang tidak mampu, jelas Jairudin kepada redaksi media ini.

Dan hal-hal lain, masyarakat juga sering dipinjami mobil untuk kepentingan keluarga pergi berobat, baik didaerah Kerinci maupun keluar Kerinci, Kota Padang dan Bukit Tinggi, jadi kemudahan seperti ini masyarakat sangat merasa tertolong paparnya.

Kita berharap balon-balon lainnya pun melakukan hal yang sama, jadi masyarakat merasa tertolong walaupun bantuannya kecil. Kebiasaan ini, bukan baru sekarang dilakukan Pak Arwiyanto, jauh sebelum jadi DPRD sudah terbiasa saling tolong dan bantu satu sama lainnya.

Hal ini, dimulai dari almarhummah orang tua Arwiyanto, Nasrul R, pensiunan Guru, yang juga mantan anggota DPRD Kerinci satu periode dari Partai Bulan Bintang, bak meminjam istilah ‘’ buah jatuh tak jauh dari pohonnya ‘’ kita dengan Arwiyanto, tak bermaksud memuji dan memuja-mujanya, tapi kepeduliannya terhadap sesama sangat tinggi, papar Jairudin.

Kita berharap calon pemimpin daerah (Bupati/ kepala daerah), orang yang peduli dan tahu kepentingan masyarakatnya, siapapun yang akan menjadi Bupati Kerinci kedepannya, kata Jairudin diakhir keterangannya.

Memang Kerinci memiliki banyak tokoh yang diharapkan bisa tampil, terutama kalangan militer, dengan duet ‘’Sipil-Militer’’ dan ‘’Sipil/Polri-Sipil’’ nama Arwiyanto, tokoh dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang kini memiliki 4 kursi wakil di DPRD Kerinci.

Menjelang memasuki tahun baru 2023, sejumlah warga menyampaikan pendapat dan himbauan dengan mengirimkan keterangan dan foto pada redaksi BEO.co.id, mereka berharap Arwiyanto, salah satu sosok tokoh yang sangat sederhana dan dikenal membaur dengan kalangan masyarakat bawah (akar rumput) bisa tampil sebagai balon (bakal calon) Bupati/ Kepala Daerah Kabupaten Kerinci, 2024 mendatang.

Himbauan pada Arwiyanto, bukan tanpa alasan. Karena selama dua periode menjadi anggota dewan Kerinci, pertama mudah komunikasi, dekat dengan masyarakt bawah dan memberi bantuan sesuai kemampuannya sebagai wakil rakyat dari dapil 1. Ini salah satu alasan riil masyarakat, mengharapkan Ia tampil sebagai balon terlepas soal bagaimana prosesnya nanti?.

Alasn masyarakat sederhana, mudah dihubungi, mudah komunikasi dan familiar, tanpa membeda-bedakan. Dan mudah melaporka kesulitan, dan beliau mudah menerima laporan, itulah kemudahan yang kami rasakan selama ini, kata warga.
Dan kami berharap pak Arwiyanto, bisa berdampingan dengan militer, misalnya Mayor Liswar, SH dari TNI-AD, kini menjabat Plt Kasdim 0417 Kerinci.

Dan apa lagi beliau pada Maret 2023 akan pensiun. Dan sosok Liswar, sebagai putra Asli Kerinci (Kerinci Tengah), dikenal ramah dan bergaul dengan semua lipsan, dari beliau menjabat Danramil Gunung Kerinci, beberapa tahun silam.

Dan dikenal ramah, sama dengan pak Arwiyanto. Yang jelas, kami tidak kesulitan komunikasi, papar mereka, dalam keterangan lisan dan tertulis pada redaksi media ini.

Dan seraya minta namanya buat sementara waktu tak perlu dipublikasikan. Dan penyampaian keterngan dan harapan, agar dapat dikritisi masyarakat luas, sebagai masukan yang objektif dan terbuka.

Karena masyarakat memiliki hak berpendapat dan menyampaikan koreksi secara luas kepada bakal calon (balon) Bupati Kerinci 2024 mendatang. Membaca dan mempelajari rekam jejak bakal calon (balon), dalam waktu yang panjang.

Jadi tidak bak memilih ‘’kucing dalam karung’’ hanya suaranya yang nyaring, mengeooang. Jadi pendapat dan saran / kritik masyarkat dalam berdemokrasi dibangun dengan baik, professional, dan tampilnya balon kepala daerah tidak dengan cara dipaksakan, karena memiliki uang dan haus kekuasaan?.

Dan membangun Kerinci, diperlukan sosok yang tahu dan faham penyakit dan kepentingan masyarakat Kerinci, bukan pencitraan. Dalam pengamatan redaksi media ini sejak tahun 2014 silam, sejak DR.H Adirozal, MSi menjabat Bupati Kerinci, pembangunan Kerinci disegala sector sudah bergerak dan berputar-putar, namun ‘’gerakkannya jalan ditempat’’ bayangkan satu tahun lagi masa jabatannya berakhir 10 program unggulannya, yang ditetapkan dalam Visi dan Misinya nyaris gagal seperti infrastruktur jalan kabupaten, dimana-mana mudah ditemukan jalan berkubang-kubang, baik di Kerinci hulu, tengah dan hilir.

Dua RSU, Desa Ujung Ladang dan Bukit Kerman, belum selesai 100% masyarakat Kerinci suka tidak suka harus berobat ke Sumatera Barat, Kota Padang, Bukit Tinggi dan Kota Jambi, yang jarak tempuhnya ratusan kilometer sudah banyak sisakit wafat ditengah perjalanan, baik dari Kerinci menuju Kota Padang dan sebalik dari Kota Padang ke Kerinci, dengan jarak tempuh 278 km dank e Jambi 418 km. Bayangkan, lamanya sisakit berada dalam kendaraan, (berjam-jam lamanya).

Dan lembaga Legislatif DPRD Kerinci, masih menumpang di RSU Ujang Ladang Unit Gawat Darurat, dan sejumlah kantor pemerintahan lainnya. Berikutnya jalan desa dan jalan keladang (Kebun) yang semeraut, dan dijanjikan DR H Adirozal, MSi, pembangunan KLB Berkeadilan (Kerinci Lebih Baik-Berkeadilan), tak lebih hampir sama dengan pencitraan. Sebagaimana ditulis dalam media centre dan media tertentu, seolah infrastruktur Kerinci, ‘’mulus-mulus saja.’’

Kedepannya siapapun diberi kepercayaan oleh masyarakat Kerinci dan dianugerahi tuhan allah swt, sudah menjadi kewajiban membangun Kerinci dengan baik dan benar, sesuai visi dan misinya.

Pencitraan, akan terbangun dengan sendirinya jika visi dan misi Bupati Kerinci, berhasil direalisasikan secara nyata dan factual ditengah masyarakat.

Maka pemimpin Kerinci kedepan harus sosok tokoh yang peduli dengan kepentingan masyarakatnya bukan kepentingan kelompok, apa lagi memperkaya diri dan keluarga.

Sejak tahun 2014 silam sampai tahun 2022, sejumlah bangunan di Kerinci berumur pendek, tidak sesuai dengan rencana umur bangunan sebagaimana dicantumkan dalam kontrak, terutama pekerjaan jalan, jembatan dan bangunan fisik lainnya.

Maka pengawasan pembangunan kedepannya harus ditingkatkan maksimal, mampu menjawab tantangan yang telah direncanakan. Maka diperlukan Wakil Bupati (orang kedua) di Kerinci, memiliki disiplin yang kuat, maka gagasan (ide) mengawinkan ‘’sipil-militer’’ menjadi penting, karena militer dikenal dengan disiplin kerjanya yang tinggi dan kuat, patuh dan taat pada pimpinan.

Kedua, sipil/Polri-Sipil, dan sipil-sipil, dan tidak melihat latar belakangnya, yang penting pengawasan berjalan maksimal, sesuai tujuan akhir pembangunan, memberikan azasmanfaat bagi rakyat (masyarakat) Kerinci, bukan kelompok.

Maka yang ditawarkan sebagian masyarakat Kerinci saat ini, duet sipil-mliter, sipil/polri-sipil dan sipil-sipil, yang penting disiplin yang kuat dan menerapkan aturan pengawasan secara benar. Tanpa pengawasan yang benar dan maksimal, seberapapun besarnya dana pembangunan yang dikucurkan, akan sia-sia, karena pendeknya umur bangunan, atau tidak sesuai dengan rencana umur bangunan.

Masyarakat sebagian punya pandangan, saran dan pendapat, jika Arwiyanto, serius bakal menjadi balon Bupati Kerinci 2024 mendatang, bisa berdampingan dengan Militer, Polri dan Sipil-Sipil. Terdapat sejumlah nama, menurut versi sebagian masyarakat Kerinci, duet yang akan diusulkan Arwiyanto-Liswar.

Dan Arwiyanto-AKBP (Purn) Asril Syam, dan atau Arwiyanto-Jondri Kamsix, kenapa ini digagas dari jauh-jauh hari, untuk memberikan ruang terbuka pada masyarakat membaca dan mempelajari latar belakang para balon (bakal calon), baik untuk bupatinya maupun wakil. Jadi bebas memberikan pendapat baik tertulis maupun lisan didepan umum yang dijamin dalam UDD 1945.

Dan masyarakat harus menjadi pemilih yang cerdas, guna membangunan Kerinci lima tahun kedepan 2024-2029. Redaksi media ini menerima kritik, saran dan pendapat, sepanjang resmi dan jelas pengirimnya, dilengkapi identitas KTP (Kartu Tanda Penduduk) yang sah, akan dimuat apa adanya. (BEO.CO.ID/ Gafar Uyub Depati Intan).

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org