25.8 C
Jakarta
Rabu, Juni 16, 2021
spot_img

Latest Posts

Bawaslu Lebong Lantik PAW Dua Anggota Panwascam

“Jaga Integritas, Netralitas, Profesional & Mentalitas,”

kondisi diruangan aula Kecamatan Amen Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Janji Pergantian Antar Waktu (PAW) Panwas Kecamatan Amen dan Topos. dok
LEBONG, Beo.co.id – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lebong, Jepriyanto, SP, secara resmi telah melantik Supri Yono sebagai anggota Panitia Pengawas Kecamatan Amen dan Sudomo sebagai anggota Panitia Pengawas Kecamatan Topos pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lebong Tahun 2020.
Acara pelantikan yang dilaksanakan di Kantor Sekretariat Bawaslu Lebong lebih tepatnya diaula Kecamatan Amen, Rabu pagi (04/11/2020). Merupakan proses pergantian antar waktu (PAW) mengantikan Eni Mardiawati yang sebelumnya sebagai anggota Panitia Pengawas Kecamatan Amen yang telah mengajukan surat pemberhentian dan sebaliknya juga Bobi Saputra sebagai anggota Panitia Pengawas Kecamatan Topos yang telah dilakukan pemberhentian tetap oleh Bawaslu Lebong.
Keputusan Ketua Bawaslu Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lebong nomor 95/K.BE-06/HK01.01/X/2020 tentang pemberhentian tetap, berdasarkan berita acara 105/K.BE06/XI/2020 tentang rapat pleno membahas penetapan anggota Panwaslu Kecamatan Amen terpilih dan berita acara 100/K.BE-06/X/2020 tentang rapat pleno membahas tindaklanjut hasil verifikasi dan wawancara calon penganti anti waktu anggota Panswaslu Kecamatan Topos tanggal 31 Oktober 2020.
Dalam sambutan Ketua Bawaslu Kabupaten Lebong menyampaikan, dengan dihadirinya Bawaslu Provinsi Bengkulu Koordinator Divisi (kordiv) Sengketa, kita meminta masukkan motivasi, nasehat serta bimbingan beliau kepada anggota Panwaslu Amen dan Topos serta Panwaslu se- Kabupaten Lebong.
“Untuk terus menjaga interigas, netralitas, Profesional dan mentalitas sebagai penyelenggaran pengawas di Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu serta Bupati dan Wakil Bupati Lebong yang sedang berjalan ini,” ujar Jepriyanto dalam acara pelantikan Anggota Panwaslu Amen dan Topos dilanjut pengambilan sumpah, penandatanganan pakta integritas dilanjut penyerahan SK.
Lanjut Jepriyanto berpesan, untuk terus menjaga solidaritas kebersamaan dan memberi pembekalan ilmu tugas serta fungsi Panwaslu dalam menjalani tanggungjawab kepada anggota Panwaslu yang baru dan agar cepat bisa beradatasi dalam bekerja.
“Pelaksanaan ini sudah dekat, ibarat kita melakukan tauladan bukan hanya diatas kertas, tapi ini harus ditanam dalam jiwa kita,” luganya.
Komisioner Bawaslu Provinsi Bengkulu, Kordiv Sengketa, Ediyansyah Hasan, SH., MH mengatakan, bahwa penting harapan kita untuk terus berupaya bekerja sesuai dengan regulasi dan sesuatu prinsip kita pengawasi dan mengwujudkan pesta demokrasi yang bersih.
“Karena masih tingginya angka politik uang, terlibat politik dan jangan sampai terlibat serta intruksikan itu, mulai dari keluarga kita. Politik uang perusak tatanan demokrasi yang tujuan awalnya untuk mensejahterakan masyarakat,” sambut Ediyansyah.
Sementara itu dia juga menjelaskan, jika ditemukan pasangan calon (paslon) yang terbukti melakukan politik uang akan didiskualifikasi, meskipun dinyatakan menang pada saat pemungutan suara. Hal itu mengacu kepada undang – undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang pemilukada.
“Aturannya sudah kuat dalam UU Pilkada. Bahkan yang dikenai sanksi tidak hanya pemberi, tetapi penerima juga,” tegasnya.
Diakhir dia mengatakan, bekerjalah dengan aturan, jika berani maka dia berkata benar, jika dia ragu berarti dia bersalah. “Belajarlah nerupaya untuk pintar. Perlu diketahui disini ada jejang karir kemungkinan akan melanjuti Bawaslu provinsi atau kota. Asal kita mau, asal kita mau belajar semoga kita mendapatkan amal dan mendapatkan kebutuhan serta jalan,” tuturnya.

Pewarta : Sbong Keme

Latest Posts

Don't Miss