spot_imgspot_img

Reni Haryanti : Berikan Bantuan Kursi Roda Masyarakat Miskin

KOTA BENGKULU, Beo.co.id – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat miskin anggota DPRD Kota Bengkulu, Reni Haryanti, SH. memberikan bantuan untuk salah seorang masyarakat yang tergolong miskin di daerah pemilihan empat kota Bengkulu. Hal itu di sampaikan Srikandi Partai Demokrat dalam acara Reses di kediamannya jalan Basuki Rahmat, Minggu 22 November belum lama ini.

Reni Haryanti berfoto bersama usai melakukan reses didapil 4 dan sekaligus memberi bantuan kursi roda kepada masyarakat tak mampu. dok

Reses pertama anggota Dewan Kota Bengkulu Priode 2019 – 2024, merupakan kewajiban anggota sebelum menyelesaikan pembahasan anggaran  tahun 2021. Untuk menjaring aspirasi masyarakat, supaya APBD yang  akan  dibelanjakan dalam pembangunan Kota Bengkulu tahun 2021.

Reni Haryati sebagai anggota DPRD dari Dapil empat, mengucapkan terima kasih atas aspirasi masyarakat yang telah disampaikan dalam reses,tapi sebagai anggota DPRD dari Partai Demokrat yang hanya mendapat satu kursi di dapil empat akan tetap berjuang untuk menyampai aspirasi bersama dengan rekan-rekan yang lain.

“Dalam Pilihan legislatif yang lalu Demokrat hanya mendapatkan satu kursi hanya yakni satu kursi setiap dapil ini akan perjuangkan asipirasi masyarakat yang masih tertundah,” ujar Wakil ketua Komisi II DPRD Kota.

Berdasarakan aspirasi yang di sampaikan masyarakat dalam reses, terlihat pembangunan yang dilaksanakan tahun belum mencapai rasa keadilan, pasalnya beberapa tokoh dan pengurus RT serta  RW di dapil empat pemerintah kota tahun lalu terkesan belum adil, bahkan lebih memfokus pembangunan di daerah Kecamatan Kampung Melayu dan Kecamatan Selebar, apakah ini karena dalam Pilkada yang lalu Walikota dan Wawali yang sekarang berhasil  meraih kemenangan di dua Kecamatan itu.

“Betul-betul harus tepat sasaran dan melahirkan pemerataan pembangunan, agar tercapai rasa keadilan bagi masyarakat,” ucapnya wanita berbadan sintal itu.

Ketua RT 7 kelurahan Kembang manis, Uang Saidi mengatakan, pembangunan yang dilaksanakan pemerintah tahun anggaran 2019 belum mencermin pemerataan, bahkan terkesan Pemda Kota lebih fokus pada dua Kecamatan, Kecamatan Kampung Melayu dan Kecamatan Selebar.

“Apa memang akibat merupakan basis kemenangan Walikota dalam Pilkada yang lalu,” ? tanya kritik.

Pengurus RT 7 mengakui pihak sebagai ujung tombak pemerintah di tingkat bawah sudah menyampaikan proporsal setiap tahun,tapi sampai saat ini jalan Kembang Manis belum dapat pioritaskan peningkat jalan.

“Bahkan aspalnya rusak padahal lokasinya berada tak jauh dari Balai Kota dan juga rumah dinas Walikota Bengkulu,” katanya.

Ketimpangan pembangunan  sector pembangunan sarana seperti lampu jalan Draenase masih adanya jalan rusak serta pelayanan kesehatan belum mencerminkan  pemerrataan, bahkan terkesan pemerintah kurang peka terhadap kondisi masyarakat yang kurang beruntung alias miskin.

“Jika melihat program yang di umbar-umbarkan Walikota yang mengatakan sangat peduli janda tua orang miskin belum berjalan secara merata, mungkin program itu baru di laksanakan di tempat tertentu saja,” tuturnya.

Pewarta : AS

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

0FansSuka
2,887PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts