Soal Izin Tambang Dalam RTRW, Sekda Rejang Lebong ‘Sudah Dilaporkan MCP KPK’

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kota curup, BEO.co.id – Soal perizinan Tambang Pasir diwilayah Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu yang Izinnya dikeluarkan dalam areal terlarang wilayah RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kabupaten Rejang Lebong 2012-2032, telah kita laporkan ke MONITORING CENTRE for PREVENTION (MCP) KPK (KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI), 5 Nopember 2022 dalam pertemuan dengan MCP KPK di Hotel Mensiur Bengkulu, jelasnya saat dihubungi (1/12/2022) diruang kerjanya lantai II Pemda Rejang Lebong, Kamis.

Papan merk tambang Pasir PT. RYU Putra Perkasa. Dok Beo.co.id/Rejang Lebong


Kita terkejut mendengar laporan masyarakat adanya kegiatan pertambangan Pasir di Kelurahan Talang Benih Kecamatan Curup, dan telah dicek. Ada pihak yang melakukan chek dilapangan ternyata benar adanya.


Maka dalam pertemuan dengan pihak MCP KPK, kita laporkan resmi guna diambil langkah MONITORING CENTER for PREVENTION Wilayah itu, masuk dalam Kecamatan Curup dan telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) No. 8 tahun 2012 atas keputusan bersama DPRD Rejang Lebong dengan Pemerintah Daerah, untuk RTRW Kabupaten Rejang Lebong 2012 – 2032.
Dalam pertemuan itu, ada delapan masalah daerah terutama soal perizinan Pertambangan, jelasnya pada Wartawan BEO.co.id.

Terpantau kendaraan membawa material PT RYU Putra Perkasa. Dok Beo.co.id


Kehancuran Lingkungan: Dari keterangan data yang dihimpun kondisi riil fisik lingkungan dari pinggir daerah aliran sungai (DAS) Musi sudah hancur berantakkan, membentuk cekung dan cembung alias tinggi rendah dengan kedalam bervariasi dari 1m s/d 3m dan sebagian tempat genangan air.

Dari dokumen 2017, 2018 dan 2019 lebih kurang lima tahun silam daerah itu pernah ditutup pihak Polres Rejang Lebong, dan 2018 muncul lagi tambang liar lalu ditutup oleh Tim Pemdakab Rejang Lebong, bersama aparat terkait lainnya. Lalu 2022 daerah itu dan sekitarnya muncul lagi tambang liar. Ada dua lokasi baru yang belum diketahui pemiliknya?.


Dan lingkungan yang berjarak dengan DAS Musi dan Jembatan 500 m, untuk menyeberangi Sungai Musi arah ke Pungguk Lalang (kiri) dan Dusun Sawah (kanan) dan sekitarnya. Jika penambangan dan izin diberikan dikawasan tersebut, akan bisa menimbulkan dampak buruk kedepannya, hanya menunggu waktunya saja.


Dan sangat rentan terhadap ancaman banjir tahunan dari Sungai Musi, terbesar dan terpanjang di Prop. Bengkulu membentang ke Kota Palembang, melewati jembatan Ampera, Sumatera Selatan.

Terlihat aktivitas jual beli material di tambang pasir PT. RYU Putra Perkasa berjalan lancar. Dok Beo.co.id


Dan kondisi disekitarnya tandus dan hancur sangat dikhawatirkan terjadi daya gerak, karena ekosistemnya sudah rusak. Dan tekanan akan melahirkan daya tarik antara lingkungan yang sudah hancur dengan bibir Sungai Musi itu. Dan tekanan banjir dan atau curah hujan tinggi.
Maka Dinas PUPRPKP Rejang Lebong bersama tim Pemda Rejang Lebong melakukan penelitian yang cukup panjang dan hasilnya melahirkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Rejang Lebong, dan tetapkan dengan Perda No. 8 tahun 2012.


Dan pada tahun 2018 silam ada lima lokasi pertambangan yang ditutup atas instruksi Bupati Rejang Lebong ketika itu dijabat, DR. H. Ahmad Hijazie, SH. MH, termasuk tambang milik ‘’Toton’’ dan telah disiarkan sejumlah media Cetak, Online dan Televisi saat itu.


Anehnya, PT RYU PUTRA PERKASA, izinnya bisa dikeluarkan sebagaimana tercantum pada papan Merk yang terpasang dijalan masuk Pertambangannya, (Tambang Pasir-Red). (BEO.co.id / ***)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Headlines

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Latest Posts

https://situs-toto.togel.togetherband.org